BolaSkor.com - Pelatih Persib, Igor Tolic, secara terang-terangan mengungkap perbedaan antara Kakang Rudianto dan Dion Markx.
Hal itu diungkapkan setelah muncul sejumlah pendapat dari Bobotoh yang mempertanyakan keputusan Persib meminjamkan Dion Markx ke Persita Tangerang.
Sebagian Bobotoh menilai Kakang Rudianto seharusnya menjadi pemain yang dilepas atau dipinjamkan, bukan Dion Markx.
Baca Juga:
Prediksi dan Link Streaming Persib vs PSM Makassar: Faktor Eksternal Bisa Jadi Penghambat
Igor menjelaskan Kakang merupakan pemain utama di Persib. Bahkan pemilik nomor punggung 5 itu memiliki jumlah bermain paling banyak dalam tiga tahun terakhir.
Dia selalu siap untuk bermain. Apakah Kakang melakukan kesalahan? Ya. Tapi siapa yang tidak pernah membuat kesalahan? Siapa di antara kalian yang tidak pernah membuat kesalahan? Saya datang ke sini satu jam, tidak ada yang siap dengan pertanyaan,
tanya Igor di Stadion GBLA, Sabtu (5/9).
Alasan Dion Dipinjamkan
Kondisi ini, lanjutnya, berbeda dengan Dion. Bek berdarah Indonesia-Belanda itu cukup banyak menghuni bangku cadangan pada musim 2025/2026.
“Dia (Dion) perlu bermain,” katanya.
Dengan alasan itu, Igor memutuskan untuk meminjamkan Dion ke Persita Tangerang. Apalagi tim berjulukan Pendekar Cisadane berkeinginan menggunakan jasanya.
Baca Juga:
Jika Kakang duduk di bangku cadangan dan Sandy (Walsh) bermain, bagi Kakang itu bukan masalah, karena dia sudah punya 100 pertandingan,
jelas sang pelatih.
“Namun, untuk Dion jika harus duduk di belakang Sandy Walsh, itu jadi masalah. Karena selama satu tahun, berapa banyak pertandingan yang dia dapatkan?”
“Jadi, ini adalah keputusan-keputusan tersebut. Tidak ada yang perlu khawatir tentang ini. Kami memikirkan hal ini dan kami mencoba menyelesaikannya,” jelasnya.
Keputusan Tepat Igor Tolic
Igor merasa keputusannya meminjamkan Dion sangat tepat. Sementara Kakang yang tetap bertahan, seharusnya mendapatkan dukungan.
“Jika ada yang salah, itu adalah (tanggung jawab) pelatih, tentu saja. Karena satu-satunya hal yang berubah dalam 15 tahun terakhir adalah pelatih. Kecuali Bojan, yang merupakan pengecualian,” urai Igor Tolic.
Baca Juga:
Igor Tolic Ungkap Alasan Mengapa Persib Lepas Saddil Ramdani
“Berapa banyak pelatih dalam 15 tahun terakhir? Berapa banyak? Dan siapa yang bertahan? Manajemen bertahan, kitman bertahan, pemain bertahan, dan pelatih dan ini adalah pekerjaan kami. Mengambil keputusan, mengambil tanggung jawab.”
“Keputusan bagus, bertahan. Keputusan tidak bagus, setelah beberapa saat, terima kasih banyak. Ini adalah pekerjaannya. Ini adalah kehidupan seorang pelatih,” pungkasnya. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)