IBL 2021, Kompetisi Olahraga Pertama yang Bergulir di Masa Pandemi

IBL 2021 menerapkan aturan ketat agar para pemain dan perangkat pertandingan terlindungi.
Andhika PutraAndhika Putra - Jumat, 12 Maret 2021
IBL 2021, Kompetisi Olahraga Pertama yang Bergulir di Masa Pandemi
IBL
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Roda industri olahraga perlahan mulai bergerak lagi. Setelah hampir setahun lamanya vakum, atlet Tanah Air mulai mendapat titik terang lagi.

Sudah tak terhitung atlet yang berteriak akibat tak adanya kompetisi. Belum lagi perangkat pertandingan seperti wasit yang juga kehilangan mata pencaharian.

Kini, titik cerah mulai terlihat setelah Indonesia Basketball League (IBL) 2021 bergulir pada 10 Maret di Robinson Resort, Cisarua, Jawa Barat. Surat izin dari Kepolisian yang telah lama dinanti juga telah dikeluarkan.

IBL berjuang keras agar kompetisi basket di Indonesia bisa berjalan lagi. Protokol ketat disiapkan demi meminimalisir risiko.

IBL menerapkan format gelembung pada musim ini. Artinya, tak ada penonton yang boleh datang, serta jumlah orang yang terlibat juga dibatasi.

Seperti pada fase pertama IBL 2021 yang berlansung di Robinson Resort. Para pemain serta ofisial harus menjalani kompetisi selama 32 hari tanpa boleh keluar dari kawasan.

Sebelum masuk, seluruh peserta juga harus melewati screening panjang. Tes PCR sudah dilakukan tujuh hari sebelum masuk ke gelembung, lalu disambung tiga hari pra keberangkatan, kemudian dites lagi begitu tiba di Robinson Resort.

Protokol kesehatan yang begitu ketat membuat pemerintah dan Kepolisian memberi kepercayaan agar IBL 2021 bisa berjalan. Surat izin sebetulnya tak hanya dikeluarkan untuk IBL, Kepolisan dan Kemenpora juga merestui bergulirnya turnamen sepak bola bertajuk Piala Menpora.

Namun, ajang tersebut baru akan dimulai pada 21 Maret 2021. Artinya, IBL menjadi kompetisi olahraga resmi pertama yang dimulai.

Ada alasan mengapa IBL bisa berjalan lebih dahulu. Penerapan sistem gelembung buat screening lebih mudah, sekaligus meminimalisir risiko penularan.

Baca Juga:

Kalahkan Satya Wacana Saints, Louvre Dewa United Surabaya Masih Sempurna

Wijin Comeback di IBL Bareng Louvre Dewa United? (VIDEO)

“Basket lebih mudah dengan bubble. Sementara sepak bola di tempat berbeda,” ujar Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali.

“Basket tidak rumit, tempat pertandingan satu tempat dengan menginap, mengontrol protokol kesehatan lebih mudah,” imbuhnya.

Bergulirnya IBL juga bisa menambah kepercayaan FIBA terkait kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah FIBA Asia Cup 2021 dan FIBA World Cup 2023.

“Ketika izin keluar, kami bahagia. Pertama, jika kompetisi tidak berjalan, bakal berdampak terhadap ekonomi, baik itu pemain, pelatih, ofisial, hingga perangkat pertandingan. Ini awal yang bagus bagi basket Indonesia,” ujar Ketua Umum PP Perbasi, Danny Kosasih.

Breaking News Basket IBL

Berita Terkait

Liga Indonesia
Erick Thohir Ancam Pengurangan Poin Klub Imbas Kekerasan Suporter
Erick Thohir memberi waktu satu minggu kepada klub dan operator liga untuk menyepakati pencegahan kekerasan suporter. Pengurangan poin jadi ancaman.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Erick Thohir Ancam Pengurangan Poin Klub Imbas Kekerasan Suporter
Liga Indonesia
Sumardji Salut dengan Bobby Nasution, Sumut Dinilai Peduli Timnas Indonesia
Sumardji mengapresiasi Bobby Nasution dan Pemprov Sumut atas dukungan terhadap Timnas Indonesia U-17 dan U-19 melalui penyelenggaraan turnamen internasional.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Sumardji Salut dengan Bobby Nasution, Sumut Dinilai Peduli Timnas Indonesia
Liga Indonesia
The Jakmania Salurkan Bantuan untuk Korban Karhutla di Palembang dan Kalimantan
The Jakmania menyalurkan masker, Oxycan, susu, air mineral, dan vitamin untuk membantu masyarakat terdampak karhutla di Palembang dan Kalimantan.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
The Jakmania Salurkan Bantuan untuk Korban Karhutla di Palembang dan Kalimantan
Liga Indonesia
Rapor Buruk The Cong Viettel Jelang Hadapi Persib: Kesempatan Maung Bandung Amankan 3 Poin
The Cong Viettel tanpa kemenangan dalam tiga laga terakhir jelang menghadapi Persib Bandung di AFC Champions League Two 2026/2027. Maung Bandung berpeluang mengamankan tiga poin.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Rapor Buruk The Cong Viettel Jelang Hadapi Persib: Kesempatan Maung Bandung Amankan 3 Poin
Liga Indonesia
Striker Naturalisasi Timnas Malaysia Tepis Kabar Pindah ke Klub Super League
Striker naturalisasi Malaysia, Bergson da Silva, menepis kabar pindah ke Super League Indonesia. Ia bahagia di Malaysia dan masih terikat kontrak dengan JDT hingga Juni 2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Striker Naturalisasi Timnas Malaysia Tepis Kabar Pindah ke Klub Super League
Liga Indonesia
The Cong Viettel Diterpa Masalah Jelang Lawan Persib Bandung
The Cong Viettel diterpa krisis cedera lima hingga enam pemain penting jelang melawan Persib Bandung di ACL Two 2026/2027. Pertahanan mereka juga rapuh.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
The Cong Viettel Diterpa Masalah Jelang Lawan Persib Bandung
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel: Kesempatan Amankan 3 Poin
Persib Bandung vs The Cong Viettel, matchday 2 Grup E ACL Two 2026/2027, di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (14/10), pukul 19.15 WIB, Live Vision+
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel: Kesempatan Amankan 3 Poin
Italia
Statistik Goncalo Ramos Jeblok, AC Milan Terancam Kembali Tertipu dalam Membeli Striker
Statistik Goncalo Ramos bersama AC Milan jadi sorotan! Baru cetak satu gol di Serie A, Rossoneri terancam mengulang kesalahan transfer striker.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Statistik Goncalo Ramos Jeblok, AC Milan Terancam Kembali Tertipu dalam Membeli Striker
Liga Indonesia
The Jakmania Diserang di Tol Palikanci, Anggota Perempuan Jadi Korban
The Jakmania Cikampek diserang di Tol Palikanci saat pulang dari Bantul. Sejumlah anggota terluka, termasuk perempuan, PP The Jakmania minta kasus diusut.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Oktober 2026
The Jakmania Diserang di Tol Palikanci, Anggota Perempuan Jadi Korban
Liga Indonesia
Tim EPA U-18 Diserang Kelompok Suporter, Manajemen Persib Kecam Rivalitas Berubah Jadi Kriminal
Tim EPA Persib U-18 diserang di Rest Area Batang hingga bus rusak dan koper diduga dijarah. Manajemen Persib mengecam keras dan mendesak pelaku diproses hukum.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Tim EPA U-18 Diserang Kelompok Suporter, Manajemen Persib Kecam Rivalitas Berubah Jadi Kriminal
Bagikan