Hukuman Degradasi ke Serie B Intai Juventus

Dua Scudetto Juventus juga terancam dicopot andai terbukti bersalah.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Senin, 29 November 2021
Hukuman Degradasi ke Serie B Intai Juventus
Juventus (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Eksistensi Juventus di Serie A kini terancam karena kasus Capital Gain. Hukuman degradasi ke Serie B mengintai Bianconeri andai terbukti bersalah.

Juventus kini tengah dalam penyelidikan terkait kasus pemalsuan pembukuan dan transfer sebesar 50 juta euro. Hal ini diduga dilakukan sejak 2018.

Penyelidikan itu bermula dari sebuah berkas yang dibuka oleh Kantor Kejaksaan Turin setelah penyelidikan CONSOB dan COVISOC (Komisi Pengawas klub Serie A). Para petinggi Juventus seperti Andrea Agnelli (presiden klub), Pavel Nedved (wakil presiden), hingga Fabio Paratici (mantan direktur) telah dimintai keterangan.

Baca Juga:

Telan Kekalahan Pertama Sejak 1989, Juventus Juga Derita Cedera Pemain

Juventus Bantah Terlibat Kasus Capital Gain

Duh, Juventus Kembali Tersandung Kasus

Para petinggi Juventus telah dimintai keterangan terkait kasus ini.

Juventus secara resmi telah membantah tuduhan tersebut. Si Nyonya Tua merasa tidak melakukan pelanggaran seperti yang dituduhkan.

Ancaman degradasi kepada Juventus sendiri disampaikan oleh Asosiasi Perlindungan Hak-hak Konsumen Italia (CODACONS). Badan ini terhubung dengan Asosiasi Olimpiade Italia (CONI).

“Sistem tuduhan itu sangat serius dan menyoroti kejuaraan sepak bola terakhir, juga karena ada dominasi nyata Juventus yang berakhir pada tahun lalu,” kata presiden CODACONS, Marco Donzelli dilansir dari TMW.

“Jika Juventus secara tidak sah memperoleh keuntungan atas klub saingan dengan operasi semacam ini, maka ketetapan terkait hasil kejuaraan sepak bola terakhir akan gugur. Sebagai akibatnya, Federasi dan Otoritas persaingan pasar harus campur tangan dan memberikan sanksi kepada mereka untuk bertanggung jawab."

"Untuk alasan ini dan melindungi ribuan penggemar, kami akan mengajukan keluhan kepada Antitrust dan Kantor Kejaksaan Federal yang meminta degradasi ke Serie B untuk Juventus dan pencabutan gelar liga terakhir yang dimenangkan di bawah bayang-bayang operasi yang berpotensi ilegal ini," tambahnya.

Tuntutan Donzelli tersebut memang sangat berat. Namun bukan tidak mungkin hal itu menjadi kenyataan.

Andai terbukti bersalah dan dijatuhi hukuman berat, Juventus akan mengulangi memori buruk pada 2006 silam. Ketika itu mereka juga harus didegradasi dan dua gelar Scudetto-nya dicopot.

Juventus Serie a Breaking News
Ditulis Oleh

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Posts

6.514

Berita Terkait

MotoGP
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati, Pedro Acosta Temani Marc Marquez
Pedro Acosta resmi menggantikan posisi Francesco Bagnaia di Ducati Lenovo dan akan menemani Marc Marquez hingga MotoGP 2028.
BolaSkor - Kamis, 25 Juni 2026
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati, Pedro Acosta Temani Marc Marquez
Klasemen
Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil dan Maroko Lolos 32 Besar, Skotlandia dalam Bahaya
Brasil menutup Grup C Piala Dunia 2026 sebagai juara grup, sementara Maroko mengamankan tiket ke babak 32 besar. Skotlandia belum menyerah dan masih menunggu peluang lolos lewat jalur peringkat tiga terbaik.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil dan Maroko Lolos 32 Besar, Skotlandia dalam Bahaya
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Terakhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Menjungkalkan Skotlandia, Maroko Bungkam Haiti
Brasil sukses menutup fase grup dengan kemenangan meyakinkan atas Skotlandia. Vinicius Junior tampil gemilang membawa Selecao menjadi juara Grup C, sementara Maroko mengamankan tiket ke babak 32 besar setelah menaklukkan Haiti.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Hasil Pertandingan Terakhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Menjungkalkan Skotlandia, Maroko Bungkam Haiti
Lainnya
Program Next Generation Hadir Sebagai Platform Pengembangan Atlet Muda Indonesia
Program ini jadi kabar baik bagi para atlet muda dari semua cabang olahraga di Indonesia dan Malaysia.
BolaSkor - Kamis, 25 Juni 2026
Program Next Generation Hadir Sebagai Platform Pengembangan Atlet Muda Indonesia
Prediksi
Prediksi dan Statistik Ekuador vs Jerman: Der Panzer Mencari Kesempurnaan
Prediksi Ekuador vs Jerman pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026. Der Panzer memburu kemenangan ketiga beruntun, sementara Ekuador masih berjuang menjaga peluang lolos ke babak 32 besar.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Ekuador vs Jerman: Der Panzer Mencari Kesempurnaan
Italia
Inter Milan Siap Lakukan Berbagai Cara demi Rekrut Nico Paz
Inter Milan terus memburu Nico Paz pada bursa transfer musim panas 2026. Namun, Real Madrid dan Como masih memegang peran penting dalam menentukan masa depan gelandang muda asal Argentina tersebut.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Inter Milan Siap Lakukan Berbagai Cara demi Rekrut Nico Paz
Liga Indonesia
Wagub Jabar Bocorkan Persib Rekrut Eks Real Madrid dan Ajax Amsterdam
Persib Bandung bersiap kembali membuat gebrakan dengan mendatangkan pemain-pemain level dunia ke Indonesia.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Wagub Jabar Bocorkan Persib Rekrut Eks Real Madrid dan Ajax Amsterdam
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Grup B Piala Dunia 2026: Swiss Juara Grup Usai Tekuk Kanada, Qatar di Dasar Klasemen
Hasil Piala Dunia 2026 Grup B: Swiss sukses menjadi juara grup usai mengalahkan Kanada, sementara Bosnia-Herzegovina menjaga asa lolos dan Qatar finis di dasar klasemen.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Hasil Pertandingan Grup B Piala Dunia 2026: Swiss Juara Grup Usai Tekuk Kanada, Qatar di Dasar Klasemen
Basket
Hasil Final IBL 2026: Pelita Jaya Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi
Kemenangan Pelita Jaya atas Bogor Hornbills di gim ketiga ini membuat skuad asuhan David Singleton hanya membutuhkan satu kemenangan lagi menuju gelar juara.
BolaSkor - Rabu, 24 Juni 2026
Hasil Final IBL 2026: Pelita Jaya Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi
Piala Dunia
Kevin De Bruyne Terang-terangan Kritik Permainan Belgia: Banyak Kesalahan Konyol
Kevin De Bruyne tidak menutupi rasa frustrasi. Ia menilai timnya masih terlalu sering melakukan kesalahan yang seharusnya bisa dihindari.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Kevin De Bruyne Terang-terangan Kritik Permainan Belgia: Banyak Kesalahan Konyol
Bagikan