Honda dan Yamaha Tim yang Gagal Move On

Musim 2022 menjadi tahun terburuk bagi Yamaha dan Honda. Dua pabrikan Jepang tersebut harus menelan pil pahit karena gagal menjaga konsistensinya.
Andhika PutraAndhika Putra - Jumat, 13 Januari 2023
Honda dan Yamaha Tim yang Gagal Move On
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Mantan bos Valentino Rossi, Davide Brivio akhirnya angkat bicara terkait nasib Yamaha dan Honda di musim 2022. Menurutnya, kedua pabrikan tersebut mengalami keterpurukan karena terlalu terlena dengan kesuksesan di masa lalu.

Musim 2022 menjadi tahun terburuk bagi Yamaha dan Honda. Dua pabrikan Jepang tersebut harus menelan pil pahit karena gagal menjaga konsistensinya.

Disinyalir kegagalan ini merupakan buntut dari lambatnya pengembangan motor mereka. Hal ini terlihat dari kekecewaan yang ditunjukkan oleh Fabio Quartararo dan Marc Marquez. Kedua ujung tombak tim ini kerap kali mengkritik performa motor mereka.

Berbeda dengan Yamaha dan Honda, Ducati justru meraih hasil luar biasa. Sepanjang berjalannya musim, pabrikan asal Borgo Panigale, Italia ini mampu tampil dominan. Terbukti para pembalapnya, baik dari tim pabrikan maupun satelit berhasil finish di posisi lima besar beberapa kali.

Davide Brivio yakin kondisi ini terjadi karena Yamaha dan Honda masih terjebak dengan zona nyaman di masa lalu. Mereka tidak berani mengambil langkah di luar jalur yang sudah direncanakan. Akibatnya tidak ada inovasi liar dan spontan.

Padahal tuntutan MotoGP di era saat ini sangatlah besar. Tiap tim diharuskan terus melakukan perubahan. Mereka tidak boleh hanya berpegang pada jalur aman masing-masing.

“Masalah yang dialami pabrikan Jepang karena mereka tidak mengerti bahwa MotoGP saat ini tidak lagi ada hubungannya dengan era 20 tahun lalu,” ujar Brivio, dikutip dari crash.net.

“Selama MotoGP dianggap bisnis antara pabrikan Jepang ini, mengembangkan motor akan dilaksanakan sesuai aturan pabrikan Jepang, jadwal yang panjang, di mundurkan selama berbulan-bulan dengan mengarah ke hasil akhir (gelar juara dunia) tanpa adanya goncangan (inovasi spontan),” tambahnya.

Kondisi ini jelas mempengaruhi kecepatan mereka dalam menciptakan motor yang lebih baik. Proses pengembangan motor akhirnya berjalan lambat tanpa ada perubahan signifikan.

“Inilah kenapa berita mengenai pengembangan motor sangat lambat. Misal, kamu butuh rangka baru? Itu akan memakan waktu tiga bulan. Atau apakah kita membutuhkan mesin yang berbeda? Kita akan membicarakan hal ini di tahun selanjutnya,” ungkap Brivio.

“Sementara pendekatan yang dilakukan pabrikan Eropa dalam dunia balap berjalan lebih agresif. Jadi mereka bisa menciptakan jalur baru dalam dunia balap. Yamaha dan Honda harus bisa beradaptasi,” pungkasnya.

Penulis: Bintang Rahmat

Breaking News Motogp

Berita Terkait

Timnas
Piala AFF Bukan Piala 'Ciki', Timnas Indonesia Berambisi Akhiri Dahaga Gelar
Ketua BTN Sumardji menegaskan Piala AFF bukan "piala ciki". PSSI menargetkan Timnas Indonesia meraih gelar juara AFF 2026 setelah enam kali menjadi runner-up.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Piala AFF Bukan Piala 'Ciki', Timnas Indonesia Berambisi Akhiri Dahaga Gelar
Piala Dunia
Piala Dunia 2026 Jadi Kelas Gratis, Pemain Persija Belajar dari Vitinha hingga Messi
Muhammad Rayhan Hannan mengaku menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai kelas gratis. Gelandang Persija itu belajar dari Lionel Messi dan Vitinha untuk meningkatkan permainannya.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Piala Dunia 2026 Jadi Kelas Gratis, Pemain Persija Belajar dari Vitinha hingga Messi
Liga Indonesia
Dewa United Banten FC dan Jan Olde Riekerink Resmi Berpisah
Setelah empat musim bersama, Dewa United Banten FC dan Jan Olde Riekerink resmi berpisah.
BolaSkor - Sabtu, 04 Juli 2026
Dewa United Banten FC dan Jan Olde Riekerink Resmi Berpisah
Prediksi
Prediksi dan Statistik Paraguay vs Prancis: Hati-hati, Les Bleus
Prancis vs Paraguay di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 diprediksi berlangsung sengit. Simak prediksi laga, head to head, hingga potensi Kylian Mbappe menambah gol.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Prediksi dan Statistik Paraguay vs Prancis: Hati-hati, Les Bleus
Prediksi
Prediksi dan Statistik Kanada vs Maroko: Misi Berat The Canucks Jinakkan Singa Atlas
Prediksi skor Kanada vs Maroko di babak 16 Besar Piala Dunia 2026, lengkap dengan statistik, head to head, jadwal, dan analisis kedua tim.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 04 Juli 2026
Prediksi dan Statistik Kanada vs Maroko: Misi Berat The Canucks Jinakkan Singa Atlas
Piala Dunia
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Paraguay vs Prancis: Les Bleus Masih Terlalu Kuat
Simulator Football Meets Data memprediksi Prancis menjadi favorit saat menghadapi Paraguay di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Simak prediksi skor, peluang kemenangan, dan statistik kedua tim jelang laga.
Johan Kristiandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Paraguay vs Prancis: Les Bleus Masih Terlalu Kuat
Liga Indonesia
Umuh Muchtar Singgung Persija soal Rumor Persib Datangkan Ragnar Oratmangoen
Umuh Muchtar memberi sinyal soal rumor Persib Bandung mendekati Ragnar Oratmangoen. Dalam pernyataannya, ia juga menyinggung Persija dan memastikan Maung Bandung masih menyiapkan kejutan di bursa transfer.
Johan Kristiandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Umuh Muchtar Singgung Persija soal Rumor Persib Datangkan Ragnar Oratmangoen
Piala Dunia
Lionel Messi Angkat Jempol untuk Cape Verde
Lionel Messi mengakui Argentina dibuat kesulitan oleh Cape Verde pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. La Pulga bahkan memberikan pujian atas penampilan impresif Blue Sharks usai laga berakhir 3-2.
Johan Kristiandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Lionel Messi Angkat Jempol untuk Cape Verde
Piala Dunia
Lionel Messi Pecahkan Rekor! 5 Statistik Gemilang Usai Argentina Kalahkan Cape Verde
Lionel Messi kembali menjadi bintang saat Argentina menyingkirkan Cape Verde 3-2 di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Simak 5 statistik impresif La Pulga, termasuk rekor-rekor baru yang berhasil dipecahkan.
Johan Kristiandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Lionel Messi Pecahkan Rekor! 5 Statistik Gemilang Usai Argentina Kalahkan Cape Verde
Piala Dunia
Rating Pemain Argentina vs Cape Verde: Lionel Messi Belum Bosan Jadi yang Terbaik
Lionel Messi kembali menjadi pemain terbaik saat Argentina menang 3-2 atas Cape Verde di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Simak rating lengkap seluruh pemain La Albiceleste dan Cape Verde versi FotMob.
Johan Kristiandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Rating Pemain Argentina vs Cape Verde: Lionel Messi Belum Bosan Jadi yang Terbaik
Bagikan