Hengkang dari Alpine, Brivio Akan Kembali ke MotoGP?
BolaSkor.com – Manajer tim Alpine F1, Davide Brivio mengumumkan keputusan kontroversial di tengah masa jabatannya. Pria asal Italia ini memilih melepaskan jabatannya.
Padahal berdasar kontrak yang telah disepakati, Brivio masih memiliki jatah selama satu musim. Tercatat kontrak Brivio akan selesai di akhir musim 2024 ini.
“Dapat berpartisipasi bersama Alpine merupakan salah satu lebaran dalam karir yang bisa saya banggakan. Saya sangat berterimakasih kepada Alpine karena memberikan peluang untuk melihat Formula 1, di mana hal tersebut merupakan ambisi saya, dan memberikan kesempatan menikmatinya sebagai bagian dari pengalaman olahraga balap kepada para pembalap muda di Akademi,” ujar Brivio, dikutip dari paddock-gp.com.
“Saya berharap yang terbaik untuk tim dan Akademi di masa depan. Saya juga yakin kita nanti dapat melihat banyak pembalap muda yang memiliki pencapaian tinggi dalam karirnya."
“Bisa menjadi bagian dari hal tersebut jelas merupakan sesuatu yang sangat saya banggakan. Saya merasa terhormat karena Alpine bisa memenuhi keinginan untuk mengejar kesempatan yang mungkin saya harapkan akan hadir kembali di masa depan,” tambahnya.
Beredarnya pengumuman ini nyatanya turut menimbulkan spekulasi liar terkait masa depan Brivio. Tidak sedikit pihak yang mengatakan pria berumur 59 tahun itu akan kembali ke dunia MotoGP.
Wajar saja, sebab muncul isu panas yang mengatakan Honda berencana merekrut Brivio. Dirumorkan pabrikan Jepang itu ingin menggantikan Alberto Puig.
Jika dilihat, hal ini terbilang masuk akal. Pasalnya dalam empat tahun terakhir kepemimpinan Puig, Honda mengalami penurunan performa secara signifikan. Mereka tidak dapat lagi bersaing secara kompetitif dalam perebutan gelar juara dunia.
Terlebih Davide Brivio memiliki track record positif ketika masih berkarir di dunia MotoGP. Lewat kepiawaiannya dalam mengatur tim, Brivio berhasil membawa Yamaha dan Suzuki meraih hasil luar biasa.
Tercatat saat bersama Yamaha, Brivio mampu mempersembahkan lima gelar juara dunia (2004, 2005, 2008, 2009, 2010) dan empat gelar konstruktor (2005, 2008, 2009, 2010). Sedangkan ketika berada di bawah bendera Suzuki, dia mampu membuat tim beratribut warna biru ini kembali ke masa kejayaannya lewat gelar juara dunia pada musim 2020.
Penulis: Bintang Rahmat
Yusuf Abdillah
9.956
Berita Terkait
Debut di MotoGP 2026, Toprak Razgatlioglu Disebut Sebagai 'The Next Casey Stoner'
5 Rekor Valentino Rossi yang Bisa Dipecahkan Marc Marquez di MotoGP 2026
Marc Marquez Ungkap 3 Nama Pesaing Terberat di MotoGP 2026
CEO Aprilia Pede Marco Bezzecchi Bisa Bersaing dengan Marc Marquez di MotoGP 2026, Siap Runtuhkan Dominasi Ducati
Di MotoGP 2026, Alex Marquez Adalah Rival Marc Marquez, Bukan Adik-Kakak
Hasil MotoGP Valencia 2025: Marco Bezzecchi Tutup Musim dengan Kemenangan
Hasil MotoGP Portugal 2025: Marco Bezzecchi Terdepan Asapi Alex Marquez, Pecco Bagnaia Lagi-lagi Gagal Finis
Hasil MotoGP Malaysia 2025: Alex Marquez Juara, Pecco Bagnaia Gagal Finis
Hasil MotoGP Australia 2025: Raul Fernandez Raih Kemenangan Perdana, Pecco Bagnaia Masih Terpuruk
Jadwal dan Link Streaming MotoGP Australia 2025 Minggu 19 Oktober, Balapan Sedang Berlangsung