Hendra/Ahsan Susul The Minions, Indonesia Punya Tiga Ganda Putra di 8 Besar India Open 2018

Hendra/Ahsan menyingkirkan ganda Taiwan, Lu Ching Yao/Yang Po Nan, 21-15 dan 21-10.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Jumat, 02 Februari 2018
Hendra/Ahsan Susul The Minions, Indonesia Punya Tiga Ganda Putra di 8 Besar India Open 2018
Ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di India Open 2018. (Twitter Ina Badminton)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pasangan ganda putra Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan berhasil lolos ke perempat final India Open 2018. Kepastian itu didapat usai Hendra/Ahsan menyingkirkan ganda Taiwan, Lu Ching Yao/Yang Po Nan, 21-15 dan 21-10 di New Delhi, India.

Kemenangan Hendra/Ahsan atas Lu Ching/Po Nan tidaklah mudah, mengingat lawan adalah unggulan ketiga di India Open 2018. Hendra/Ahsan sangat menyakinkan pada pertandingan kali ini dengan menutup interval pertama melalui keunggulan 11-9.

Alhasil Hendra/Ahsan menutup set pertama dengan keunggulan 21-15. Di set kedua, permainan Hendra/Ahsan kian ciamik dan tidak mengalami hambatan. Hingga pada akhirnya Hendra/Ahsan unggul 21-10.

Kemenangan ini membuat Hendra/Ahsan menyusul dua ganda putra Indonesia lainnya yang berhasil lolos ke babak perempat final India Open 2018. Keduanya adalah ganda putra Angga Pratama/Rian Agung Saputro dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

Angga/Rian melaju ke babak perempat final India Open 2018 usai menyingkirkan ganda Malaysia, Chun Kang Shia/Wee Gieen Tan, 22-20, 21-17. Sedangkan The Minions menumbangkan ganda Thailand, Tinn Isriyanet/Kittisak Namdash 21-18 dan 28-26.

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon India Open 2018
Ditulis Oleh

Tengku Sufiyanto

The author is a senior sports journalist focused on football, with over 12 years of experience. Covered major international tournaments, including the AFC Asian Cup, the FIFA U-17 World Cup, the ASEAN Championship, and the Southeast Asian Games. Also been actively involved with the Football Journalists Association of Indonesia and the PSSI Pers, strengthening his network and expertise within the football industry. Among his most notable works are "Menjawab Keterkaitan PSIM dengan Keraton Yogyakarta" & "Persib Menghapus Hegemoni Belanda dari Kota Bandung"
Posts

18.371

Berita Terkait

Bagikan