Hati-hati Harapan Palsu dari Manchester United

Manchester United mulai rajin meraih kemenangan. Namun, berapa lama itu akan berlangsung?
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Senin, 11 November 2019
Hati-hati Harapan Palsu dari Manchester United
Manchester United (Twitter Manchester United)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Suporter Manchester United mulai bisa kembali tersenyum melihat hasil yang diraih tim kesayangannya. Namun, para suporter tak boleh terlena mengingat The Red Devils merupakan tim yang kerap memberikan harapan palsu.

Mulai dari awal musim, Manchester United sudah terpuruk. The Red Devils pernah hanya berjarak dua poin dari zona merah.

Namun, perlahan-lahan permainan David de Gea dan kawan-kawan mulai membaik. Selain itu, pada pemain anyar yakni Daniel James, Harry Maguire, dan Aaron Wan-Bissaka mulai memberikan dampak positif.

Baca juga:

Menilik Perbedaan Skuat Muda Chelsea dan Manchester United

Ole Gunnar Solskjaer Sebut Lawan Brighton Penampilan Terbaik Manchester United

Manchester United

Manchester United menemukan titik balik usai bisa menahan calon kuat juara, Liverpool, di Old Trafford. Hingga sejauh ini, Man United adalah satu-satunya kontestan Premier League yang bisa membendung The Reds.

Setelah laga itu, Manchester United mulai rajin meraih kemenangan. Hebatnya, kemenangan tersebut diraih di hadapan pendukung lawan. Partizan Belgrade, Norwich City, dan Chelsea adalah tiga klub yang merasakan keganasan Marcus Rashford dan kawan-kawan.

Sayangnya, rentetan kemenangan tersebut berhenti di tangan Bournemouth. Man United pulang dengan tangan hampa usai kalah 1-0.

Rupanya, kekalahan tersebut tidak membuat Manchester United patah semangat. The Red Devils kembali menuai dua kemenangan beruntun yang kali ini dihasilkan ketika bersua Partizan dan Brighton.

Daniel James menuturkan, grafik peningkatan yang diukir Man United tidak terlepas dari peran Ole Gunnar Solskjaer. James menegaskan, saat ini Manchester United sedang dalam proses berkembang.

"Pada awal musim, pelatih mengatakan yang paling penting adalah kami bermain sebagai sebuah tim. Hasilnya mulai terlihat setelah beberapa pekan lalu," tegas James seperti dikabarkan Goal.

"Ketika melawan Norwich, kami mulai menunjukkan transisi permainan yang baik. Selain itu, kami juga mulai menciptakan banyak peluang," sambungnya.

Meski sedang di atas angin, Manchester United masih jauh dari kata konsisten. Pandangan tersebut mengacu pada hasil yang diraih Man United pada era Solskjaer.

Manchester United

The Red Devils pernah gagal meraih kemenangan pada enam laga beruntun di musim ini. Padahal, pada dua pertandingan sebelumnya, Man United selalu menuai tiga poin.

Sementara itu, pada musim lalu, Manchester United juga menampilan hasil serupa. Setelah kemenangan sensaional melawan Paris Saint-Germain di babak gugur Liga Champions, Man United kembali terserang penyakit inkonsisten. Man United kemudian paceklik tiga poin dalam enam laga beruntun.

Catatan tersebut menjadi indikasi jika Solskjaer masih belum menemukan formula yang membuat Man United tampil konsisten. Manajer asal Norwegia tersebut kerap kesulitan ketika sejumlah pemain inti mengalami cedera.

Mantan pemain Manchester United, Paul Parker, bahkan pesimistis The Red Devils bisa mencapai target lolos Liga Champions. Bahkan, dengan tambahan pemain baru pada bursa transfer tengah musim, Man United diprediksi tetap akan gigit jari.

"Saya ingin melihat Man United memperbaiki skuat pada Januari. Namun, realistis saja, ada banyak tim yang jauh lebih bagi dari Man United di Premier League. Saya menilai, bursa transfer tidak akan banyak membantu," kata Parker seperti dikabarkan Gambling.com.

Saat ini, Manchester United memang sedang di atas angin setelah serangkaian hasil postif. Namun, para suporter juga perlu mengingat The Red Devils mengidap penyakit lama bernama pemberi harapan palsu.

Manchester United Breaking News Premier League
Ditulis Oleh

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Posts

19.394

Berita Terkait

Piala Dunia
Ismael Saibari Ukir Sejarah saat Antar Maroko Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Keberhasilan Maroko melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 tidak lepas dari penampilan gemilang Ismael Saibari.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Ismael Saibari Ukir Sejarah saat Antar Maroko Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi
Prediksi dan Statistik Jepang vs Swedia: Samurai Biru di Atas Angin
Berikut prediksi Jepang vs Swedia di Grup F Piala Dunia 2026, lengkap dengan kabar tim, statistik, head to head, dan perkiraan susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Jepang vs Swedia: Samurai Biru di Atas Angin
Prediksi
Prediksi dan Statistik Tunisia vs Belanda: Potensi Hujan Gol
Berikut prediksi Tunisia vs Belanda di Grup F Piala Dunia 2026, lengkap dengan kabar tim, statistik, head to head, dan perkiraan susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Tunisia vs Belanda: Potensi Hujan Gol
Prediksi
Prediksi Turki vs Amerika Serikat: Tuan Rumah Mengincar Sejarah
Prediksi Turki vs Amerika Serikat pada laga terakhir Grup D Piala Dunia 2026. Turki membidik poin pertama, Amerika Serikat mengincar sejarah baru.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi Turki vs Amerika Serikat: Tuan Rumah Mengincar Sejarah
Piala Dunia
Superkomputer Prediksi Skor Ekuador vs Jerman: Der Panzer Terlalu Tangguh
Jerman difavoritkan meraih kemenangan saat menghadapi Ekuador pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026. Superkomputer Opta memberi peluang besar bagi Die Mannschaft untuk melanjutkan tren impresif dan mengunci posisi juara grup.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Superkomputer Prediksi Skor Ekuador vs Jerman: Der Panzer Terlalu Tangguh
Timnas
Peluang Timnas Indonesia Re-match Lawan Argentina, Erick Thohir: Bosan, Bawa Tim Lain
Erick Thohir menilai peluang membawa kembali Argentina ke Jakarta kecil. Namun, PSSI akan mengupayakan tim besar lainnya datang pada Maret 2027.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Peluang Timnas Indonesia Re-match Lawan Argentina, Erick Thohir: Bosan, Bawa Tim Lain
Inggris
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru oleh Oxford United
Pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan, masuk daftar nama yang akan dipertahankan Oxford United.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru oleh Oxford United
Liga Indonesia
Profil Dua Pemain Kelas Eropa yang Bakal Diboyong Persib Bandung
Simak profil dua pemain kelas Eropa yang dikabarkan bakal bergabung dengan Persib Bandung melalui tulisan di bawah ini.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Profil Dua Pemain Kelas Eropa yang Bakal Diboyong Persib Bandung
Klasemen
Klasemen Akhir Grup A Piala Dunia 2026: Afrika Selatan Dampingi Meksiko, Korsel Terancam
Meksiko menjadi juara grup A dengan poin sempurna dari tiga laga. Afrika Selatan membuat kejutan di laga terakhir dengan menjadi runner-up usai mengalahkan Korsel.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup A Piala Dunia 2026: Afrika Selatan Dampingi Meksiko, Korsel Terancam
Jadwal
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Tunisia vs Belanda, Live TVRI Jumat (26/6) Pukul 06.00 WIB
Timnas Belanda akan menghadapi Tunisia pada laga terakhir Grup F Piala Dunia 2026. Simak jadwal siaran langsung, jam tayang, serta peluang Oranje mengunci posisi juara grup.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Tunisia vs Belanda, Live TVRI Jumat (26/6) Pukul 06.00 WIB
Bagikan