Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Hamilton Diduga Tak Bayar Pajak Jet Pribadinya

Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Selasa, 07 November 2017
Hamilton Diduga Tak Bayar Pajak Jet Pribadinya
Lewis Hamilton berpose di depan pesawat jet pribadinya (Instagram/Lewis Hamilton)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Nama Lewis Hamilton muncul dalam sebuah dokumen yang berisi daftar nama-nama orang kaya di dunia yang diduga mengemplang pajak. Dokumen yang dikenal dengan sebutan Paradise Pappers itu menyebut juara dunia empat kali Formula 1 tersebut sengaja menghindari membayar pajak senilai 3,27 juta pound ketika membeli pesawat jet pribadi.

Hamilton diduga menggunakan sejumlah nama perusahaan penerbangan untuk membeli pesawat pribadi Bombardier CL605 Challenger yang sudah digunakannya sejak 2013. Nama perusahaan itu adalah Stealth Aviation, Stealth Limited, dan BRV. Tujuannya untuk menghindari pajak pertambahan nilai.

Pembelian itu dilakukan melalui perusahaan cangkang yang dibuat untuk menutupi kekayaan seseorang. Perusahaan tempurung adalah sebutan bagi sebuah perusahaan aktif akan tetapi tampak seperti tidak terlihat mempunyai kegiatan usaha ataupun aset.

Perusahaan-perusahaan ini umumnya beroperasi selayaknya perusahaan penanaman modal investasi, pengambilalihan perusahaan atau bertindak selaku Offshore Financial Centres dan pada umumnya perusahaan ini menggunakan badan hukum di Bahamas Islands, Somer's Isles, British Virgin Islands, Channel Islands, dan Cayman Islands.

Setelah ramai diberitakan, nama Hamilton tiba-tiba saja hilang dari daftar Paradise Papers. Belum diketahui penyebabnya. Dokumen tersebut berisi 13,4 juta dokumen dari dua perusahaan cangkang.

Ini bukan kali pertama Hamilton berurusan dengan pajak. Kabarnya, pembalap 32 tahun tersebut memilih tinggal di Monaco dan Swiss untuk menghindari pajak tinggi di Inggris.

"Saya melakoni balapan di 19 negara dan membayar pajak di 20 negara yang berbeda. Saya juga membayar dalam jumlah besar di sini (Inggris). Saya juga membantu menjaga kelangsungan hidup perusahaan dengan 1000 karyawan (team Mercedes F1)," ucap Hamilton saat tersandung masalah pajak awal tahun ini. (k-1)

Lewis hamilton

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Selain Inggris, Lewis Hamilton Punya Tim Favorit Lain di Piala Dunia 2026
Legenda F1 Lewis Hamilton ungkap dua tim jagoannya di Piala Dunia 2026. Selain mendukung negara asalnya Inggris, pembalap Ferrari ini juga memfavoritkan Brasil.
Arief Hadi - Sabtu, 06 Juni 2026
Selain Inggris, Lewis Hamilton Punya Tim Favorit Lain di Piala Dunia 2026
F1
5 Pembalap Penerima Gaji Terbesar pada F1 2025
Seperti halnya pada olahraga lainnya, pembalap-pembalap Formula One (F1) juga menerima gaji besar.
Arief Hadi - Rabu, 15 Oktober 2025
5 Pembalap Penerima Gaji Terbesar pada F1 2025
Bagikan