Hadapi Persita, Persija Akan Turunkan Terkes
Jakarta - Menjamu Persita Tangerang dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014, Rabu (12/2). Persija Jakarta kemungkinan akan menurunkan striker asing terbarunya, Zelimir Terkes, saat laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) nanti. Pelatih Persija, Benny Dollo, mengatakan penyerang 33 tahun itu sudah siap untuk berlaga bersama skuat Macan Kemayoran. Bendol-sapaan akbrab Benny Dolo- juga memastikan akan menurunkan striker asal Bosnia tersebut pada laga menghadapi Persita nanti. “Untuk Terkes, besok dia bermain,” kata Benny Dolo Usai memimpin latihan, Selasa (11/3). Menurut Bendol, pemain asal Yugoslavia itu sudah memperlihatkan kemajuan, terutama dalam hal adaptasi. Untuk itu, Bendol siap mengambil keputusan dengan memasang Terkes saat Macan Kemayoran menjamu pasukan Pendekar Cisadane. “Proses adaptasi berjalan dengan baik, komunikasi juga baik, dan Terkes juga santun saat latihan. Jadi, semua berjalan dengan baik,” tambahnya. Sementara itu, sesuai dengan regulasi PT Liga Indonesia, setiap tim hanya bisa memasang tiga pemain asing pada setiap pertandingan. Jika Terkes diturunkan dalam laga nanti, maka Bendol harus menyimpan salah satu pemain asing lain miliknya, mereka adalah Fabiano Beltrame (bek), Rohit Chand (gelandang), dan Ivan Bosnjak (striker).
11.190
Berita Terkait
Shayne Pattynama Yakin Timnas Futsal Indonesia Bisa Kalahkan Vietnam
Pujian Tinggi Pelatih Persija, Jordi Amat Berpotensi Pindah Posisi ke Gelandang
Tinggalkan Persija, Ilham Rio Fahmi dan Hansamu Yama Gabung Arema FC
Persija Pinjamkan Ilham Rio Fahmi dan Hansamu Yama
Ini Alasan Shayne Pattynama dan Paulo Ricardo Hanya Bermain Sebentar di Laga Debut
Debut Untuk Persija, Shayne Pattynama Girang Naik Rantis ke Stadion
Ketum The Jakmania Merasa Skuad Persija Belum Lengkap, Butuh Gelandang Baru
Ilham Rio Fahmi Pergi untuk Kembali ke Persija Jakarta
Persija Menang atas Persita, Mauricio Souza Sebut Fisik Pemain Lawan Sulitkan Macan Kemayoran
Diky Soemarno Sebut Kehadiran The Jakmania di Tangerang Sebagai Sebuah Sejarah