Guardiola Ungkap Satu Hal yang Dapat Membuatnya Pergi dari Man City

Pep Guardiola dapat meninggalkan Manchester City jika satu hal ini terjadi.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 08 Mei 2022
Guardiola Ungkap Satu Hal yang Dapat Membuatnya Pergi dari Man City
Pep Guardiola (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pep Guardiola sudah menangani Manchester City sejak 2016. Enam tahun melatih The Citizens sukses memenangi tiga titel Premier League, empat Piala Liga, dan satu Piala FA. Man City juga konsisten bersaing di papan atas.

Guardiola menyulap City jadi tim yang menghibur dengan permainan sepak bola ofensif. City juga terus bersaing di papan atas Premier League serta Liga Champions, meski faktanya Guardiola belum mengakhiri kutukannya dalam memenanginya lagi.

Kendati demikian selama pelatih berusia 51 tahun masih menangani City maka klub akan selalu bersaing di level tertinggi. Begitu juga dengan Jurgen Klopp di Liverpool.

Transisi dengan pergantian pelatih tidak pernah mudah dan lihat saja tim seperti Manchester United, tak ayal fans Liverpool dan Manchester City bisa saja harap-harap cemas jika Klopp dan Guardiola meninggalkan klub.

Baca Juga:

7 Fakta Menarik Usai Real Madrid Singkirkan Manchester City di Semifinal Liga Champions

Manchester City Berniat Bajak Paul Pogba

Bersaing dengan Rival Sekota, Man City Juga Kejar Frenkie de Jong

Guardiola saat ini masih bertahan di City, tetapi ada momen atau satu pengecualian yang dapat membuatnya hengkang dalam sekejap jika terjadi. Apa itu?

Sebagaimana dilansir dari Guardian, Guardiola akan pergi apabila hierarki atau manajemen Man City berbohong kepadanya, termasuk dengan tudingan pelanggaran FFP (Financial Fair Play) yang ramai dibicarakan.

“Mengapa saya membela klub dan orang-orangnya? Itu karena saya bekerja dengan mereka," kata Guardiola di Guardian.

“Ketika mereka dituduh melakukan sesuatu, saya bertanya kepada mereka, ‘Ceritakan tentang itu’. Mereka menjelaskan dan saya percaya mereka. Saya berkata kepada mereka, 'Jika Anda berbohong kepada saya, lusa saya tidak ada di sini'. Saya akan keluar dan saya tidak akan menjadi teman mereka lagi."

“Saya menaruh kepercayaan saya kepada Anda karena saya percaya Anda 100 persen sejak hari pertama dan saya membela klub karena itu. Ketika Anda meletakkan sesuatu di sini (sponsor) itu dibayar lebih, tetapi (klub lain) uangnya berasal dari AS tetapi uangnya benar, meskipun lebih tinggi. Kita harus menghadapinya, kita harus berjuang dengan itu. Seperti biasa saya adalah penggemar berat untuk mendukung organisasi ini, tidak diragukan lagi.”

Guardiola menjelaskan kepergian itu bukan hanya tentang target memenangi titel liga atau Liga Champions, tapi ia ingin melatih klub yang benar-benar dijalankan dengan baik: transparansi dan kejujuran dari manajemen.

“Ini adalah situasi pada 2012 atau 2013, saya masih di Barcelona, sebagian besar orang yang berlari tidak ada di sini sekarang, tetapi tentu saja saya tidak akan menyukainya," imbuh Guardiola.

"(Apa) yang saya suka adalah mewakili klub yang melakukan hal-hal dengan benar (dan) baik. Ini bukan tentang memenangkan Liga Champions dan Premier League, kami ingin melakukannya dengan baik untuk orang-orang dan penggemar kami," pungkas dia.

Guardiola Pep Guardiola Manchester City

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Vonis Manchester City memicu ketegangan Inggris-UEA. Pemerintah UEA dilaporkan mengancam menarik investasi miliaran poundsterling dari Inggris.
Arief Hadi - Minggu, 04 Oktober 2026
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Inggris
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Skandal finansial Manchester City menjadi topik pembicaraan di skuad Inggris. Thomas Tuchel memilih tak berspekulasi jelang lawan Kroasia.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Inggris
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Manchester City mengajukan banding atas vonis pelanggaran aturan keuangan Premier League dan menegaskan klub tidak bersalah atas dakwaan tersebut.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Inggris
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Jamie Carragher merasa kasihan kepada pemain Man City, tetapi menilai gelar Premier League pada periode pelanggaran finansial harus dicabut.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Inggris
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Pep Guardiola akhirnya buka suara setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial Premier League. Ia menegaskan dukungannya kepada klub.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Inggris
Legenda Manchester United Tak Mau Terima Trofi Hibahan dari Manchester City
Wayne Rooney menolak medali Premier League hibahan jika gelar Manchester City dicabut. Ia menilai Man United tidak pantas mendapatkannya.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Legenda Manchester United Tak Mau Terima Trofi Hibahan dari Manchester City
Inggris
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak 4 temuan utama Premier League dan respons terbaru The Citizens.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Inggris
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Simak daftar gaji pemain Manchester City. Erling Haaland menjadi pemain dengan bayaran tertinggi, mencapai £27,3 juta atau sekitar Rp559,65 miliar per tahun.
Arief Hadi - Selasa, 29 September 2026
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Inggris
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran Premier League. Chairman Khaldoon Al Mubarak buka suara dan bertekad buktikan kebenaran.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 26 September 2026
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Liga Indonesia
Persib Hanya Memiliki 27 Pemain, Igor Tolic Santai dan Membandingkannya dengan Manchester City
Persib Bandung hanya memiliki 27 pemain untuk empat kompetisi. Igor Tolic tetap santai dan membandingkan kedalaman skuadnya dengan Manchester City.
Arief Hadi - Sabtu, 26 September 2026
Persib Hanya Memiliki 27 Pemain, Igor Tolic Santai dan Membandingkannya dengan Manchester City
Bagikan