Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Greysia Polii dan Sepak Bola Italia

Greysia Polii bercerita bagaimana dirinya menyukai sepak bola Italia melalui Twitter.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Senin, 02 Agustus 2021
Greysia Polii dan Sepak Bola Italia
Greysia Polii. (Instagram)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Nama Greysia Polii dan Apriyani Rahayu menjadi perbincangan seluruh masayrakat Indonesia. Dari kalangan rakyat biasa sampai Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).

Hal ini tak terlepas dari keberhasilan Greysia/Apriyani yang berhasil meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020. Keberhasilan ini didapat usai mengalahkan ganda putri China, Chen Qing Chen/Jia Yifan, dengan skor 21-19 dan 21-15 di Musashino Forest Plaza, Senin (2/8).

Ini menjadi emas pertama ganda putri untuk Indonesia dari cabang olahraga bulu tangkis Olimpiade. Sekaligus menempatkan Indonesia menjaga tradisi emas Olimpiade dari bulu tangkis.

Baca Juga:

Apriyani dan Uluran Tangan yang Menyelamatkan Karier Greysia Polii

Tanda Hati dan Kepingan Medali dari Greysia/Apriyani untuk Indonesia

Greysia/Apriyani
Greysia/Apriyani. (NOC)

Indonesia hanya absen mendapat emas kala Olimpiade London 2012. Tradisi emas Indonesia dimulai dari Susi Susanti (tunggal putri Olimpiade Barcelona 1992), Alan Budikusuma (tunggal putra Olimpiade Barcelona 1992), Rexy Mainaky/Ricky Subagja (ganda putra Olimpiade Atlanta 1996), Tony Gunawan/Candra Wijaya (ganda putra Olimpiade Sydney 2000), Taufik Hidayat (tunggal putra Olimpiade Athena 2004), Hendra Setiawan/Markis Kido (ganda putra Olimpiade Beijing 2008), dan Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir (ganda campuran Olimpiade Rio de Janeiro 2016).

Keberhasilan juga membuat Greysia Polii menjadi pebulu tangkis ganda putri tertua yang meraih emas Olimpiade. Greysia merupakan putri pasangan Willy Polii dan Evie Pakasi. Ia lahir pada 11 Agustus 1987 di Jakarta.

Greysia Polii tumbuh dalam generasi 1990-an. Wanita yang akrab disapa Greys itu ternyata juga menyukai olahraga sepak bola. Namun, ia hanya sebatas pendukung.

Seorang Interisti

Inter Milan
Inter Milan. (Twitter)

Greys merupakan penggemar Inter Milan sejak 1997. Ia sama seperti orang sebayanya yang gemar akan kemolekan Serie A Italia. Maklum saja, Serie A Italia menjadi panggung pemain bintang pada era 1990-an.

Inter Milan diperkuat sejumlah bintang, macam Ronaldo, Alvaro Reccoba, Ivan Zamorano, hingga sebelumnya ada trio Jerman, Lothar Matthaus, Andreas Brehme, dan Jurgen Klinsmann.

"Teman-teman sekalian. Saya Interisti sejati dari tahun 1997. Hahahaha," tulis Gresyia Polii di Twitternya tanggal 22 Mei 2010.

Momen tahun 2010 memang spesial bagi seorang Interisti, karena Inter Milan meraih trebel winners. Menjadi juara Serie A Italia, Coppa Italia, dan Liga Champions di musim yang sama.

Pendukung Gli Azzurri

Timnas Italia
Timnas Italia. (Twitter)

Greys yang suka klub Serie A Italia, seperti kebanyakan orang, ia juga mencintai timnas Italia. Ia menjadi penggemar Gli Azzurri setiap Italia mentas di Piala Dunia atau Piala Eropa.

Greysia Polii

"Italia memang selalu oke banget kalau ngomong soal Piala Dunia atau Piala Eropa. Pokoknya tiap kejuaraan penting begitu dia masuk semifinal, enggak usah pilih jagoan lain bos. Italy Nomero Uno. Forza Italia! (Gue enggak nonton baru bangun tidur langsung lihat hasil Piala Eropa)" tulis Greysia.

Bahkan, hasilnya luar biasa, ia melihat Italia meraih gelar juara Piala Eropa 2020 sebelum menyabet emas Olimpiade Tokyo 2020.

Greysia Polii Greysia Polii/Apriyani Rahayu Olimpiade 2020 Olimpiade Tokyo 2020 Inter Milan Olimpiade Italia Timnas Italia Breaking News

Tengku Sufiyanto

The author is a senior sports journalist focused on football, with over 14 years of experience. Covered major international tournaments, including FIFA World Cup 2026, AFC Asian Cup 2023, the FIFA U-17 World Cup 2023, ASEAN Championship (2014, 2016, 2018, 2020 2022, 2024), and Southeast Asian Games (2015, 2017, 2019, 2023, 2025). Also been actively involved with the Football Journalists Association of Indonesia and the PSSI Pers, strengthening his network and expertise within the football industry. Among his most notable works are "Menjawab Keterkaitan PSIM dengan Keraton Yogyakarta" & "Persib Menghapus Hegemoni Belanda dari Kota Bandung"
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan