Granada Puncaki Klasemen LaLiga dengan Modal Skuat Bernilai 33,5 Juta Euro

Granada tidak berhentinya membuat kejutan di musim 2019-20 dan saat ini memuncaki klasemen LaLiga.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 28 Oktober 2019
Granada Puncaki Klasemen LaLiga dengan Modal Skuat Bernilai 33,5 Juta Euro
Granada (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Granada CF tidak habisnya memberikan kejutan dalam perjalanan LaLiga 2019-20. Tidak berhenti setelah mengalahkan Barcelona pada September lalu, tim berjuluk Nazaries terus menjaga konsistensi bermain dan menduduki puncak klasemen LaLiga.

Memainkan pekan 10 kontra Real Betis di Los Carmenes, Granada menang 1-0 melalui gol yang dicetak Alvaro Vadillo di menit 61. Tambahan tiga poin sudah cukup bagi Granada naik ke puncak klasemen dengan raihan 20 poin.

Di kala media dan publik membahas soal penundaan El Clasico Barcelona kontra Real Madrid karena aksi unjuk rasa di Catalunya, Granada mampu memuncaki klasemen LaLiga dengan keunggulan satu laga - satu poin dari Barca di urutan dua.

Sekedar catatan, Granada baru promosi ke LaLiga pada Juni 2019 dari Divisi Segunda, lalu mengalahkan Barcelona pada September 2019, dan kini di bulan Oktober memuncaki klasemen LaLiga. Tak usah heran apabila Sid Lowe, penulis di Guardian, membuat artikel khusus soal Granada.

Baca Juga:

Juni Promosi, September Kalahkan Barcelona, Oktober Granada Puncaki LaLiga

Anomali Granada di LaLiga

Kalah dari Granada, Laga Tandang Masih Jadi Masalah untuk Barcelona

Granada

"Ini tak seharusnya terjadi. Tapi Granada merupakan satu-satunya dari tiga tim promosi sepanjang masa yang menempati puncak klasemen dalam fase ini," tulis Sid Lowe.

Lebih hebat lagi, menurut Transfermarkt, nilai skuat Granada hanya 33,5 juta euro - harga yang relatif rendah di Eropa - dan berada di bawah banderol pemain-pemain top Eropa, semisal Frenkie de Jong yang mencapai 70 juta euro lebih.

Gaji rata-rata di dalam skuat Granada pun dibatasi pada angka 35,46 juta euro, di atas dua klub Real Valladolid (32,03 juta euro) dan Mallorca (29,96 juta euro). Jadi, sebenarnya tidak ada yang spesial di dalam skuat Granada saat ini.

Bahkan, dana pembelajaan Granada di musim panas ini tidak lebih dari 10 juta euro atau lebih tepatnya 7,25 juta euro setelah membeli Domingos Duarte, Yan Brice, dan Darwin Machis (Roberto Soldado direkrut gratis).

Granada sadar mereka kalah bersaing dari segi finansial dengan klub-klub lain. Mereka menutupinya dengan pembelian pemain yang efisien - sesuai dengan kebutuhan pelatih, Diego Martinez.

"Kami tak punya (uang) jutaan euro tapi kami punya usaha, antusiasme, dan ambisi," ucap bek Granada, German Sanchez.

"Jika saya punya lemon maka saya akan membuat jus lemon, jika saya punya jeruk saya akan buat jus jeruk," tambah Martinez.

Martinez, 38 tahun, menjadi salah satu pelatih termuda di LaLiga dan belum pernah melatih di kasta tertinggi sebelumnya. Tapi, Martinez merupakan sosok yang membentuk kolektivitas kuat dalam skuat Granada, tim yang pernah hampir bangkrut setelah degradasi ke Segunda pada 2016-17.

Tiga hal dalam ciri permainan Granada asuhan Martinez adalah: agresivitas, melakukan tekanan dengan kompak, dan coba merebut bola di garis pertahanan lawan (untuk melakukan serangan balik). Simpel tapi efisien.

"Para pemain ... Anda bertanya apa rahasianya. Para pemain," ucap Martinez dengan penuh keyakinan ketika ditanya resep sukses Granada di awal musim ini.

Diego Martinez

Bukan hanya dari jiwa pengorbanan dan kolektivitas pemain-pemain Granada, mereka juga mendapatkan dukungan penuh dari suporter yang membuat Martinez salut.

"Anda bisa merasakannya; mereka juga menikmati ini. Koneksinya sangat hebat, selama dua jam semuanya melupakan masalah mereka; ketika fans melihat kinerja Anda, berbagi nilai kepada Anda, ini sangat hebat. Sangat menyenangkan berada di situasi ini," terang Martinez.

Bak istilah di masa lampau, perlahan tapi pasti, Granada saat ini harus menikmati proses tanpa harus memikirkan posisi mereka di LaLiga. Abaikan itu dan terus melaju.

"Kami tidak melihat angka-angka (statistik dan posisi). Saya minta maaf harus seperti ini, tapi inilah yang membawa kami sejauh ini," pungkas German Sanchez.

Breaking News Granada LaLiga

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Spanyol
Kondisi Belum Bugar, Bernardo Silva Kena Sindir Jose Mourinho
Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, menyoroti kondisi fisik Bernardo Silva yang dinilainya belum ideal setelah kembali dari liburan.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Kondisi Belum Bugar, Bernardo Silva Kena Sindir Jose Mourinho
Inggris
Manchester United Terus Berburu Talenta Muda, Giliran Gelandang Leicester Jadi Incaran
Manchester United bergerak untuk merekrut gelandang muda Leicester City, Louis Page.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Manchester United Terus Berburu Talenta Muda, Giliran Gelandang Leicester Jadi Incaran
Italia
Luka Modric Bongkar Kesalahan AC Milan Musim Lalu yang Bikin Gagal ke Liga Champions
Gelandang AC Milan, Luka Modric, masih menyimpan kekecewaan setelah Rossoneri gagal lolos ke Liga Champions musim lalu.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Luka Modric Bongkar Kesalahan AC Milan Musim Lalu yang Bikin Gagal ke Liga Champions
Inggris
Bruno Guimaraes Bakal Hadirkan Warna Baru dalam Permainan Arsenal
Mikel Arteta melihat Bruno Guimaraes sebagai sosok yang bisa memberikan energi baru di lini tengah Arsenal.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Bruno Guimaraes Bakal Hadirkan Warna Baru dalam Permainan Arsenal
Italia
Trevoh Chalobah Gabung Como, Cesc Fabregas Jadi Alasan Utama
Trevoh Chalobah mengungkapkan bahwa sosok Cesc Fabregas menjadi salah satu alasan utama di balik keputusannya melanjutkan karier di Italia.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Trevoh Chalobah Gabung Como, Cesc Fabregas Jadi Alasan Utama
Inggris
Curtis Jones Tak Masuk Skuad Liverpool, Kode Hengkang ke Inter Milan?
Curtis Jones tidak masuk skuad Liverpool saat menghadapi Monaco dalam laga uji coba pramusim di Anfield.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Curtis Jones Tak Masuk Skuad Liverpool, Kode Hengkang ke Inter Milan?
Inggris
Enzo Maresca Tak Bisa Jamin Masa Depan Omar Marmoush di Manchester City
Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, membuka kemungkinan Omar Marmoush meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Enzo Maresca Tak Bisa Jamin Masa Depan Omar Marmoush di Manchester City
Piala Asia
FIFA ASEAN Cup di SUGBK dan Si Jalak Harupat, Erick Thohir Beber Target Timnas Indonesia
Stadion GBK dan Si Jalak Harupat siap gelar FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir dukung target tinggi John Herdman bawa Timnas Indonesia berprestasi.
BolaSkor - Senin, 10 Agustus 2026
FIFA ASEAN Cup di SUGBK dan Si Jalak Harupat, Erick Thohir Beber Target Timnas Indonesia
Inggris
Arsenal Belum Efisien, Mikel Arteta Minta Fans Tidak Panik
Menurut Mikel Arteta, Arsenal belum menunjukkan efisiensi dan ketajaman yang biasanya menjadi kekuatan mereka.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Arsenal Belum Efisien, Mikel Arteta Minta Fans Tidak Panik
Inggris
Fakta Mengejutkan Terungkap: Bukan David Moyes, Jose Mourinho Seharusnya Jadi Pengganti Sir Alex Ferguson di MU
Manchester United ternyata nyaris menunjuk Jose Mourinho sebagai penerus Sir Alex Ferguson pada 2013.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Fakta Mengejutkan Terungkap: Bukan David Moyes, Jose Mourinho Seharusnya Jadi Pengganti Sir Alex Ferguson di MU
Bagikan