FSG Bukan Biang Kerok dari Masalah Liverpool Saat Ini

Jamie Carragher bicara soal masalah yang dihadapi Liverpool.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 06 Februari 2023
FSG Bukan Biang Kerok dari Masalah Liverpool Saat Ini
Liverpool (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Liverpool belum keluar dari periode negatif. The Reds secara mengejutkan kalah 0-3 saat melawan Wolverhampton Wanderers di Molineux Stadium dan semakin jauh dari zona Eropa di Premier League.

Kekalahan itu semakin memperparah situasi Liverpool setelah kalah dua kali dari Brighton & Hove Albion di Premier League dan Piala FA. Buruknya situasi Liverpool saat ini berkebalikan 180 derajat dari musim lalu, di mana mereka bertarung merebutkan empat trofi.

Muncul banyak teori dari keterpurukan Liverpool dari masalah psikologi dari kegagalan musim lalu, lelah mental, hingga skuad yang kian menua dan tidak lagi bisa mengikuti gaya sepak bola yang diterapkan Jurgen Klopp.

Fans juga menyalahkan FSG selaku pemilik Liverpool karena tak berinvestasi membeli pemain pada Januari di posisi yang dibutuhkan. Alih-alih melakukannya, Liverpool justru merekrut Cody Gakpo ketika klub butuh tambahan pemain di lini belakang dan lini tengah.

Baca Juga:

Hasil dan Klasemen Premier League: Man United Susah Payah Menang, Liverpool Kian Terpuruk

Jurgen Klopp Ungkap Penyebab Liverpool Dihajar Wolverhampton

Beda Pendapat Klopp dengan Robertson Terkait Keterpurukan Liverpool

Namun Jamie Carragher, legenda Liverpool sekaligus pandit sepak bola, melihat masalah Liverpool saat ini bukan salah FSG melainkan staf, pemain, dan bagian rekrutmen pemain setelah Michael Edwards meninggalkan Liverpool.

"Rasanya ada begitu banyak area yang tidak tepat di Liverpool. Beberapa dari mereka ada di lapangan dan beberapa di luar lapangan," terang Carragher dikutip dari Dailymail.

"Saya mengatakan ini beberapa hari yang lalu. Banyak pendukung, saya pikir, mengambil pilihan yang mudah. Dimulai dengan Brentford, Brighton dua kali dan kemudian Wolves, bukan kalah dari tim-tim itu, tapi caranya."

"Itu mungkin tiga kekalahan tandang terburuk, tidak hanya di bawah Klopp tetapi dalam sejarah Premier League dari Liverpool. Kehilangan begitu buruk. Mereka tidak hanya kalah, mereka benar-benar babak belur. Itu bisa menjadi 0-5 untuk Wolves kemarin."

"Pertandingan Brighton seharusnya lebih buruk. Mereka tidak hanya kalah dari tim-tim ini dengan gol yang aneh, mereka benar-benar terhapus dari lantai (kalah telak)."

"Banyak orang melihat kepemilikan. Apa yang terjadi saat ini, saya tidak menyalahkan FSG sedikit pun untuk itu. Saya tidak. Saya sekarang akan dikritik oleh bagian pendukung tertentu karena menjadi pembela kepemilikan. Saya tidak punya pekerjaan di Liverpool."

Staf Liverpool, dalam hal ini bagian rekrutmen pemain, jadi sasaran kritik Carragher dengan mencontohkan kegagalan klub merekrut Aurelien Tchouameni yang pada akhirnya ke Real Madrid dari AS Monaco.

"Tapi Anda harus melihatnya dengan benar dan mengatakan ini, bagi saya, tergantung pada staf dan pemain serta tim rekrutmen. Alasan saya kembali ke tim rekrutmen adalah karena selama empat atau lima tahun terakhir, semua orang telah menggunakan Liverpool sebagai model untuk diikuti semua orang di negara ini dan Eropa," imbuh Carragher.

"Beli murah jual mahal. Dan orang-orang mengatakan mereka belum memasukkan cukup uang."

"Tapi apa yang terbaik dari Liverpool sebenarnya adalah menjual dan mendatangkan uang untuk memungkinkan mereka pergi dan membelanjakan 75 juta poundsterling untuk bek tengah, 60 juta poundsterling untuk penjaga gawang, 50 juta poundsterling - unik untuk Naby Keita. Tapi sekarang, mereka sudah sampai akhir musim lalu dan staf - ada uang di sana untuk pemain lini tengah."

“Mereka mencoba membeli pemain yang pergi ke Real Madrid (Aurelien Tchouameni) jadi ada 60-70 juta poundsterling di sana untuk pemain lini tengah."

"Mereka tidak bisa mendapatkan dia dan Jurgen Klopp dan stafnya, atau tim rekrutmen memutuskan 'Kami tidak perlu membeli seorang gelandang'."

"Itu ada pada mereka. Dan kemudian mereka memasuki musim ini dan sejak hari pertama melawan Fulham, mereka belum mampu mengatasi intensitas pertandingan sepak bola Premier League dan mereka benar-benar terlindas di setiap pertandingan yang mereka mainkan," pungkas dia.

Liverpool Premier League

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Vonis Bersalah Manchester City Tak Bisa Menghapus Masa-masa Kejayaan Pemain
Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial. Kyle Walker menegaskan vonis tersebut tak bisa menghapus kenangan kejayaan para pemain.
Arief Hadi - Rabu, 07 Oktober 2026
Vonis Bersalah Manchester City Tak Bisa Menghapus Masa-masa Kejayaan Pemain
Inggris
Hukuman untuk Manchester City Seharusnya Berlaku Selama 3 hingga 5 Tahun
Jamie Carragher menilai Manchester City seharusnya mendapat hukuman 3-5 tahun atas kasus pelanggaran finansial Premier League.
Arief Hadi - Rabu, 07 Oktober 2026
Hukuman untuk Manchester City Seharusnya Berlaku Selama 3 hingga 5 Tahun
Inggris
Virus FIFA, 2 Pemain Arsenal Kembali dalam Kondisi Cedera
Virus FIFA kembali menghantam Arsenal. Christos Tzolis dan Kai Havertz mengalami cedera hamstring saat membela timnas masing-masing.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Virus FIFA, 2 Pemain Arsenal Kembali dalam Kondisi Cedera
Inggris
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Vonis Manchester City memicu ketegangan Inggris-UEA. Pemerintah UEA dilaporkan mengancam menarik investasi miliaran poundsterling dari Inggris.
Arief Hadi - Minggu, 04 Oktober 2026
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Inggris
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Skandal finansial Manchester City menjadi topik pembicaraan di skuad Inggris. Thomas Tuchel memilih tak berspekulasi jelang lawan Kroasia.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Inggris
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Manchester City mengajukan banding atas vonis pelanggaran aturan keuangan Premier League dan menegaskan klub tidak bersalah atas dakwaan tersebut.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Inggris
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Jamie Carragher merasa kasihan kepada pemain Man City, tetapi menilai gelar Premier League pada periode pelanggaran finansial harus dicabut.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Inggris
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Pep Guardiola akhirnya buka suara setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial Premier League. Ia menegaskan dukungannya kepada klub.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Inggris
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak 4 temuan utama Premier League dan respons terbaru The Citizens.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Inggris
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Simak daftar gaji pemain Manchester City. Erling Haaland menjadi pemain dengan bayaran tertinggi, mencapai £27,3 juta atau sekitar Rp559,65 miliar per tahun.
Arief Hadi - Selasa, 29 September 2026
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Bagikan