Foto: Kondisi Striker PSIS Usai Kepalanya Berdarah karena Benturan dengan Kiper Persela

Striker PSIS Semarang, Gustur Cahyo sempat berbenturan dengan kiper Persela Lamongan, Aleksander.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Rabu, 31 Januari 2018
Foto: Kondisi Striker PSIS Usai Kepalanya Berdarah karena Benturan dengan Kiper Persela
Striker PSIS Semarang, Gustur Cahyo saat digotong keluar lapangan. (PT LIB)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kemenangan PSIS Semarang atas Persela Lamongan 1-0, pada laga pamungkas Grup E Piala Presiden 2018, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Selasa (30/1), harus ditebus mahal. Striker andalannya, Gustur Cahyo Putro mengalami cedera kepala usai benturan dengan kiper Persela Aleksander, jelang babak pertama usai.

Akibat benturan tersebut, kepala Gustur sampai berdarah karena terkena lutut Aleksander ketika sama-sama meloncat memperebutkan bola. Gustur sendiri sempat menjalani perawatan di lapangan, namun pada akhirnya dilarikan langsung ke rumah sakit.

Kabar terakhir menyebutkan bahwa kondisi pemain kelahiran Magelang ini berangsur membaik. Eks pemain PS TNI ini tidak mengalami pendarahan di kepalanya, pasca menjalani CT Scan di RS Wava Husada Kepanjen, Kabupaten Magelang.

Kondisi terkini Gustur Cahyo. (BolaSkor.com/Ahmad Rizal)

Meski demikian, Gustur tetap mendapatkan sejumlah jahitan di kepalanya. Kemudian Gustur sudah diizinkan meninggalkan rumah sakit Rabu (31/1) dini hari.

“Kemenangan perdana ini harus dibayar mahal dengan cederanya Gustur. Dia butuh istirahat dalam beberapa pekan dan semoga cepat pulih,” kata pelatih, PSIS Subangkit kepada BolaSkor.com. (Laporan Kontributor Ahmad Rizal/Semarang)

PSIS Semarang Piala Presiden 2018

Tengku Sufiyanto

The author is a senior sports journalist focused on football, with over 12 years of experience. Covered major international tournaments, including the AFC Asian Cup, the FIFA U-17 World Cup, the ASEAN Championship, and the Southeast Asian Games. Also been actively involved with the Football Journalists Association of Indonesia and the PSSI Pers, strengthening his network and expertise within the football industry. Among his most notable works are "Menjawab Keterkaitan PSIM dengan Keraton Yogyakarta" & "Persib Menghapus Hegemoni Belanda dari Kota Bandung"
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan