BolaSkor.com - FIFA resmi menjalin kemitraan strategis dengan Board of Peace (BoP) guna mendorong pemulihan dan perdamaian di wilayah konflik melalui sepak bola, dengan fokus awal pada Gaza, Palestina.
Kesepakatan penting itu ditandatangani oleh Presiden FIFA, Gianni Infantin,o bersama anggota Gaza Executive Board of Peace, Yakir Gabay, Perwakilan Tinggi untuk Gaza, Nickolay Mladenov, serta Komisaris Utama Komite Nasional Administrasi Gaza, Ali Shaath.
Penandatanganan kerja sama berlangsung di markas Donald J. Trump US Institute of Peace, sekaligus menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem sepak bola menyeluruh di Gaza melalui pembangunan infrastruktur, program pendidikan, hingga pengembangan atlet elite.
Baca Juga:
Presiden Prabowo Berikan Bonus SEA Games 2025, Total Rp465 Miliar Langsung Ditransfer ke Atlet
Tim Indonesia Lalui Target Emas di SEA Games 2025, Presiden Prabowo Subianto: Gembira tapi Pusing
Pesan Presiden Prabowo Subianto untuk Atlet-atlet Tim Indonesia di SEA Games 2025
View this post on Instagram
Infantino menegaskan, sepak bola memiliki kekuatan besar dalam menyatukan masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi dan pendidikan.
“Sepak bola dapat menyatukan orang-orang dan berkontribusi pada dunia yang lebih makmur, terdidik, setara, dan damai,” ujar Infantino.
Program Pemulihan untuk Gaza
Fase awal kolaborasi ini akan menghadirkan program pemulihan komprehensif yang memadukan pembangunan fisik dengan aktivasi sosial dan ekonomi di Gaza.
Beberapa proyek infrastruktur yang direncanakan meliputi:
- Pembangunan 50 mini-pitch FIFA Arena di dekat sekolah dan permukiman warga
- Lima lapangan sepak bola berstandar internasional
- Pendirian FIFA Academy berteknologi modern
- Stadion nasional baru berkapasitas 20.000 penonton
Selain pembangunan fasilitas, program ini juga akan fokus pada:
- Penciptaan lapangan kerja
- Peningkatan keterampilan tenaga kerja lokal
- Partisipasi generasi muda
- Liga sepak bola putra dan putri
- Aktivitas komunitas
- Penguatan ekonomi lokal
- Empat Tahap Implementasi
Program ini akan dijalankan dalam empat fase utama:
Fase I – Aktivasi Komunitas (3-6 bulan)
Pembuatan 50 lapangan mini FIFA Arena serta implementasi program Football for Schools untuk menyediakan ruang bermain yang aman dan mudah diakses.
Fase II – Infrastruktur Profesional (12 bulan)
Pembangunan lima lapangan sepak bola ukuran besar untuk mendukung pembentukan klub lokal dan jalur pengembangan pemain.
Fase III – FIFA Academy (18-36 bulan)
Pusat pengembangan bakat yang mengintegrasikan olahraga elite, pendidikan, dan fasilitas akomodasi.
Fase IV – Stadion Nasional (18-36 bulan)
Pembangunan stadion berkapasitas 20.000 kursi yang dapat digunakan untuk kegiatan olahraga maupun acara budaya.