BolaSkor.com - Serikat pemain dunia Fifpro mengatakan FIFA sudah menciptakan organisasi yang pro-FIFA untuk proses konsultasi tentang kesejahteraan pemain, alih-alih bekerja sama dengan badan perwakilan sepak bola yang diakui.
FIFA dituduh ingin menggagalkan rencana penanganan masalah kesejahteraan pemain dengan berkonsultasi dengan serikat "palsu".
Fifpro menuduh FIFA menggunakan strategi serupa dengan agen yang dinilai merupakan pola yang mengkhawatirkan.
Baca Juga:
Timnas Inggris Berharap FIFA Ubah Jadwal Kick-off Piala Dunia 2026
FIFA Jatuhkan Sanksi kepada Thom Haye, Shayne Pattynama, dan PSSI
Piala Dunia 2026: Animo Fans Tinggi, FIFA Klaim 1 Juta Lebih Tiket Telah Terjual
View this post on Instagram
FIFA mengumumkan serangkaian langkah menyusul pertemuan tentang kesejahteraan pemain di Rabat, Maroko, pada akhir pekan.
Seperti yang dikabarkan BBC Sport, Fifpro yang mewakili 66.000 pemain di seluruh dunia, mengatakan tidak diundang.
Kesejahteraan pemain merupakan isu yang terus berkembang.
Bulan lalu Fifpro mengambil tindakan hukum terhadap FIFA, dengan mengatakan bahwa kalender sepak bola begitu padat sehingga kesehatan pemain terancam.