FIFA Dituduh Ciptakan Serikat Pemain 'Palsu'
BolaSkor.com - Serikat pemain dunia Fifpro mengatakan FIFA sudah menciptakan organisasi yang pro-FIFA untuk proses konsultasi tentang kesejahteraan pemain, alih-alih bekerja sama dengan badan perwakilan sepak bola yang diakui.
FIFA dituduh ingin menggagalkan rencana penanganan masalah kesejahteraan pemain dengan berkonsultasi dengan serikat "palsu".
Fifpro menuduh FIFA menggunakan strategi serupa dengan agen yang dinilai merupakan pola yang mengkhawatirkan.
Baca Juga:
Timnas Inggris Berharap FIFA Ubah Jadwal Kick-off Piala Dunia 2026
FIFA Jatuhkan Sanksi kepada Thom Haye, Shayne Pattynama, dan PSSI
Piala Dunia 2026: Animo Fans Tinggi, FIFA Klaim 1 Juta Lebih Tiket Telah Terjual
View this post on Instagram
FIFA mengumumkan serangkaian langkah menyusul pertemuan tentang kesejahteraan pemain di Rabat, Maroko, pada akhir pekan.
Seperti yang dikabarkan BBC Sport, Fifpro yang mewakili 66.000 pemain di seluruh dunia, mengatakan tidak diundang.
Kesejahteraan pemain merupakan isu yang terus berkembang.
Bulan lalu Fifpro mengambil tindakan hukum terhadap FIFA, dengan mengatakan bahwa kalender sepak bola begitu padat sehingga kesehatan pemain terancam.
Fifpro: Pemain Tidak Dilibatkan
Yusuf Abdillah
9.931
Berita Terkait
Final Piala Super Spanyol: Xabi Alonso Siapkan Rencana untuk Redam Lamine Yamal
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Portsmouth vs Arsenal pada Minggu (11/1), Live Sebentar Lagi
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Fiorentina vs AC Milan, Live Sebentar Lagi
Cesar Meylan, Asisten John Herdman di Timnas Indonesia yang Meraih Emas Olimpiade
5 Fakta Menarik Jelang Duel Portsmouth vs Arsenal di Putaran Ketiga Piala FA
Hasil Super League 2025/2026: Persib Bandung Juara Paruh Musim Usai Kalahkan Persija Jakarta
Liam Rosenior Ungkap Alasan Tetap Memakai Taktik Enzo Maresca
Samai Sergio Aguero, Debut Antoine Semenyo di Manchester City Tuai Pujian
Beckham Putra Bawa Persib Unggul atas Persija di Babak Pertama
Dipecat Manchester United, Ruben Amorim Kembali ke Portugal dan Jadi Pengangguran Banyak Duit