Fabregas Sedih Lihat Reputasi Wenger di Arsenal Rusak karena Dipaksa Hengkang

Cesc Fabregas masih kecewa dengan cara kepergian Arsene Wenger dari Arsenal.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 02 April 2019
Fabregas Sedih Lihat Reputasi Wenger di Arsenal Rusak karena Dipaksa Hengkang
Cesc Fabregas dan Arsene Wenger (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Cesc Fabregas, gelandang AS Monaco, masih sedih melihat cara Arsene Wenger pergi meninggalkan Arsenal pada 2018. Wenger hengkang dari klub yang sudah dilatihnya selama 22 tahun. Menurut Fabregas, Wenger seharusnya pergi dengan cara yang lebih baik.

Wenger, 69 tahun, pergi di akhir musim 2017-18 meski kontraknya masih menyisakan semusim lagi dengan Arsenal. Kepergiannya diyakini terjadi karena tuntutan jajaran direksi The Gunners yang menginginkannya untuk mengundurkan diri.

Musim lalu menjadi klimaks bagi karier Wenger karena Arsenal dua musim beruntun tak lolos Kualifikasi Liga Champions, performa inkonsisten yang kemudian berujung munculnya protes fans yang menginginkannya untuk hengkang.

Tagar "Wenger Out" terus dikumandangkan fans saat Wenger masih melatih Arsenal beberapa musim terakhir. Tak punya pilihan lain, Wenger memilih untuk mengundurkan diri saat masih menyisakan satu tahun kontrak.

Baca Juga:

PSG Tak Tertarik Rekrut Arsene Wenger Menjadi Direktur Olahraga

Arsenal 2-0 Newcastle: The Gunners Kembali ke 4 Besar

Tak Ada Pemain Arsenal di Timnas Inggris, Unai Emery Lontarkan Pembelaan

Cesc sene dan Arsene Wenger

Pengunduran itu sangat tidak Wenger sekali hingga publik menyangka manajemen Arsenal memintanya mundur. Kasarnya, Wenger dipecat Arsenal. Pada momen itulah Fabregas kecewa karena warisan manajer asal Prancis selama 22 tahun rusak karena pemecatan itu.

"Di beberapa momen saya sedih, ya. Dia (Wenger) tidak layak diperlakukan seperti itu (dipecat). Dalam sepak bola, segalanya tentang (apa yang terjadi) hari ini. Apa yang Anda lakukan kemarin (di masa lalu), sayangnya, tidak dihitung," ucap Fabregas kepada beIN Sports.

Fabregas menjadikan cerita soal Wenger sebagai contoh bagaimana sepak bola di era modern ini. Seringkali, segala kontribusi besar yang pernah terjadi di masa lalu tidak berarti apa-apa jika performa terkini menurun.

"Ketika Anda pensiun setelah 20-30 tahun lalu, orang-orang akan membicarakannya dan mengingatnya seperti 'wow, apa yang telah mereka lakukan'," lanjut mantan gelandang Arsenal, Barcelona, dan Chelsea itu.

Fabregas tidak akan pernah melupakan Wenger yang memberinya panggung besar di sepak bola Eropa. Gelandang asal Spanyol promosi dari akademi ke tim utama Arsenal pada 2003 dan bermain hingga 2011.

Wenger melatih Arsenal pada medio 1996-2018. Dalam kurun waktu tersebut, Wenger menanamkan filosofi dan membangun pondasi Arsenal sebagai klub yang kerap mengorbitkan pemuda-pemuda berbakat.

Dia juga sukses mempersembahkan tiga titel Premier League dan tujuh Piala FA. Tentu saja, salah satu momen ikoniknya saat membawa Arsenal juara Premier League 2003-04 tanpa pernah kalah. Premier League mengenalnya sebagai skuat The Invincibles dan rekor itu tak terpecahkan sampai saat ini.

Breaking News Arsenal Arsene Wenger Cesc Fabregas AS Monaco

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
10 Pemain Tahan Malaysia, Indra Sjafri Ungkap Pekerjaan Rumah Timnas Indonesia
Indra Sjafri mengapresiasi mental Timnas Indonesia saat bermain 10 pemain melawan Malaysia, tetapi menilai sistem permainan masih perlu dibenahi.
Rizqi Ariandi - Selasa, 29 September 2026
10 Pemain Tahan Malaysia, Indra Sjafri Ungkap Pekerjaan Rumah Timnas Indonesia
Timnas
RD Bela Perjuangan Timnas Indonesia Usai Imbang Lawan Malaysia dengan 10 Orang
Rahmad Darmawan mengapresiasi perjuangan Timnas Indonesia yang bermain dengan 10 pemain saat imbang 0-0 melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Rizqi Ariandi - Selasa, 29 September 2026
RD Bela Perjuangan Timnas Indonesia Usai Imbang Lawan Malaysia dengan 10 Orang
Jadwal
Link Streaming Australia vs Brasil pada Selasa (29/9), Live Sebentar Lagi di Sini!
Link streaming Australia vs Brasil tersedia di sini. Saksikan duel uji coba Australia vs Brasil yang berlangsung Selasa (29/9) pukul 17.00 WIB.
Johan Kristiandi - Selasa, 29 September 2026
Link Streaming Australia vs Brasil pada Selasa (29/9), Live Sebentar Lagi di Sini!
Timnas
Shin Tae-yong Diminta Balik ke Timnas Indonesia, Ketum The Jakmania Beri Respons
Ketum The Jakmania Muhammad Aditya Putra buka suara soal wacana Shin Tae-yong kembali ke Timnas Indonesia dan menegaskan kontraknya dengan Persija wajib dihormati.
Rizqi Ariandi - Selasa, 29 September 2026
Shin Tae-yong Diminta Balik ke Timnas Indonesia, Ketum The Jakmania Beri Respons
Sports
Link Streaming MLBB Asian Games 2026: Timnas Indonesia vs Malaysia, Live Gratis di YouTube
Link streaming MLBB Indonesia vs Malaysia di Asian Games 2026 tersedia di sini. Simak jadwal, cara menonton, dan live pertandingan Indonesia vs Malaysia, gratis di YouTube.
Johan Kristiandi - Selasa, 29 September 2026
Link Streaming MLBB Asian Games 2026: Timnas Indonesia vs Malaysia, Live Gratis di YouTube
Timnas
Update Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup Usai Indonesia Ditahan Malaysia: Begini Peluang Garuda ke Final
Update klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 usai Indonesia vs Malaysia 0-0. Simak posisi Garuda, hitung-hitungan lolos ke final, dan laga penentu!
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Update Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup Usai Indonesia Ditahan Malaysia: Begini Peluang Garuda ke Final
Hasil akhir
Hasil Pertandingan: Jepang Comeback Lawan Venezuela, Uruguay Bantai Korea Selatan
Hasil pertandingan Jepang vs Venezuela dan Uruguay vs Korea Selatan. Jepang comeback 2-1, sementara Uruguay menang telak 4-1 atas Korea Selatan.
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Hasil Pertandingan: Jepang Comeback Lawan Venezuela, Uruguay Bantai Korea Selatan
Italia
Milan dan Inter Rebutan Striker Cagliari, Satu Tim Kini Lebih Unggul
Inter Milan dan AC Milan berebut striker muda Cagliari, Paul Mendy. Inter disebut lebih unggul, tetapi Cagliari belum berniat melepas sang striker.
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Milan dan Inter Rebutan Striker Cagliari, Satu Tim Kini Lebih Unggul
Liga Indonesia
Sandy Walsh Punya Kabar Baik untuk Persib
Sandy Walsh membawa kabar baik untuk Persib Bandung. Bek Timnas Indonesia itu mulai kembali berlatih di lapangan setelah menjalani pemulihan cedera.
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Sandy Walsh Punya Kabar Baik untuk Persib
Timnas
Link Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia: Live Gratis di Youtube
FIFA ASEAN Cup 2026 Timnas Indonesia vs Malaysia, Senin (28/9), SUGBK, Jakarta, kick off pukul 19.30 WIB, Live Indosiar, Rans Entertainment, dan Vidio.
Rizqi Ariandi - Senin, 28 September 2026
Link Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia: Live Gratis di Youtube
Bagikan