Fabio Quartararo Si Pahlawan Terlupakan MotoGP 2020
BolaSkor.com - Pembalap Petronas Yamaha, Fabio Quartararo, mengungkapkan kesedihannya dengan akhir musim 2020. Quartararo mengaku kecewa dengan peringkatnya di klasemen akhir MotoGP.
Quartararo memulai musim sebagai pahlawan MotoGP 2020. Saat itu pembalap asal Prancis tersebut memenangi dua seri pembuka di Sirkuit Jerez.
Sayangnya Quartararo tampil inkonsisten sepanjang MotoGP 2020. Hasilnya, dia pun terdampar di peringkat kedelapan pada klasemen akhir.
Baca Juga:
Kondisi Cedera Marc Marquez Kian Misteri
Didepak dari Yamaha, Jorge Lorenzo Bagai Ditusuk dari Belakang
Kondisi tersebut membuat pembalap berusia 22 tahun itu merasa sedih. Apalagi Quartararo menganggap MotoGP 2020 sebagai musim yang tak terlupakan.
"Ketika Anda mengakhiri enam balapan terakhir dengan buruk, sulit merasa senang. Namun, musim ini bisa dikenang karena membuat saya bisa memenangi tiga seri," kata Quartararo.
"Beberapa pembalap tidak pernah memenangi seri MotoGP dan saya bisa mengoleksi tiga kemenangan. Jadi menurut saya, hal itu positif. Saya merasa musim yang cukup bagus."
"Sayang di akhir saya tidak terlalu beruntung. Saya merasa sedikit sedih. Saya memiliki masalah di awal. Musim yang aneh dan saya merasa sedih. Saya ingin lebih baik," lanjutnya.
Budi Prasetyo Harsono
5.618
Berita Terkait
Dihujani Hujatan, Gabriel Martinelli Minta Maaf
Sepakat, Arsenal Ikat Bukayo Saka dengan Kontrak Baru hingga 2031
Luis Enrique Jadi Nama Baru di Bursa Pelatih Manchester United
Sam Allardyce Klaim Hanya Carlo Ancelotti yang Bisa Menyelamatkan Manchester United
Pilihan Mengerucut ke Dua Nama, Manchester United Sudah Tentukan Waktu Pengumuman Pelatih Baru
Resmi Gabung Manchester City, Antoine Semenyo Punya Janji yang Berbahaya untuk Rival
Tanpa Chant Rasis, Viking Siap Pertontonkan Koreo Termahal di Laga Persib vs Persija
Persija Terus Berinovasi, Luncurkan Produk Reksa Dana Pendapatan Tetap
Berita Transfer Inter Milan: Juventus Ganggu Rencana Rekrut Tarik Muharemovic, Davide Frattesi Diincar Klub Inggris
Persib vs Persija, Marc Klok: Rivalitas dan Harga Diri