Fabio Quartararo Minta Bantuan Psikolog untuk Bangkitkan Kepercayaan Diri
BolaSkor.com - Pembalap Petronas Yamaha, Fabio Quartararo, mengungkap masalah yang dihadapinya pasca MotoGP Qatar 2019. Rider asal Prancis itu ternyata sempat terpuruk dan tidak percaya diri.
Pada balapan perdananya di kelas MotoGP tersebut, Quartararo hanya finis di posisi ke-16. Kala itu, kemampuan Quartararo juga dipertanyakan.
Prestasi Quartararo yang tak mentereng di Moto2 membuat publik heran mengapa Yamaha mau merekrutnya. Situasi itu sempat membuat Qauartararo tak percaya diri.
Baca Juga:
Repsol Honda Boyong Marc Marquez ke Jakarta dan Tak Sabar Balapan di Mandalika
“Pada balapan pertama setahun lalu, saya memiliki kesempatan mencetak poin. Namun, pada akhirnya saya gagal, hal itu sangat berat,” ujar Quartararo dikutip dari Tuttomotoriweb.
“Saat itu, saya harus mengubah energi negatif menjadi positif. Saya meminta bantuan psikolog untuk bangkit. Saat itu, rasanya begitu terpukul, tetapi saya sudah melewati itu,” sambungnya.
Selepas MotoGP Qatar, Fabio Quartararo menjelma menjadi pembalap yang mampu mengacaukan dominasi empat besar. Di akhir musim, Quartararo dinobatkan sebagai Rookie of the Year dan finis di posisi kelima klasemen.
Andhika Putra
8.253
Berita Terkait
Marc Klok Cedera, Persib Pulangkan Dedi Kusnandar
Persembahkan Kemenangan untuk Mettu Dwaramury, Owen Rahadiyan Ingatkan Persipura Fokus Persaingan Promosi
Konsistensi Bandung bjb Tandamata Diuji JPE di Awal Putaran Kedua Proliga 2026
Persija Menang atas Persita, Mauricio Souza Sebut Fisik Pemain Lawan Sulitkan Macan Kemayoran
Diky Soemarno Sebut Kehadiran The Jakmania di Tangerang Sebagai Sebuah Sejarah
Tanpa Influencer, 26 Warriors Siap Panaskan Prime Kumite Championship 3 di Jakarta
7 Catatan Statistik Menarik Duel Leeds United vs Arsenal: The Gunners Nyaman di Elland Road
3 Pemain yang Ingin Direkrut AC Milan Jelang Penutupan Bursa Transfer Musim Dingin 2026
Jadwal AC Milan: Lawan Tampil di Kompetisi Eropa, Rossoneri Baru Bertanding pada Rabu (4/2)
Superkomputer Prediksi Juara Premier League: Peluang Arsenal Lebih dari 80 Persen