Fabio Quartararo Banyak Curi Ilmu dari Marc Marquez
BolaSkor.com - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, berharap Marc Marquez segera pulih. Meski rival di lapangan, El Diablo mengakui banyak belajar dari The Baby Alien.
Marquez dipastikan absen pada MotoGP Jerman akhir pekan ini. Rider asal Spanyol itu masih dalam masa pemulihan setelah melakukan operasi.
Tanpa kehadiran Marquez, MotoGP Jerman tentu akan hampa. The Baby Alien merupakan raja Sirkuit Sachsenring dengan delapan kemenangan.
“Marc adalah salah satu pembalap di paddock yang paling akrab dengan saya. Dia melewati masa-masa sulit," ujar Quartararo
“Namun, mari berharap dia kembali seperti sebelumnya. Saya telah belajar banyak darinya dan saya ingin terus belajar," imbuhnya.
Bagi Quartararo, Marquez adalah rival sekaligus mentor. Pada musim debutnya di 2019, Quartarari banyak mencuri ilmu dari Marquez.
“Tahun 2019 adalah waktu yang paling saya nikmati. Dua balapan yang saya lakukan dengan Marc, di Misano dan di Thailand, saat saya bersaing untuk meraih kemenangan bersamanya meskipun masih rookie di MotoGP adalah sesuatu yang sangat brutal," ujar Quartararo.
“Saya baru saja tiba di kategori dan bersaing dalam perlombaan dengan juara dunia delapan kali. Itu hampir berarti lebih dari gelar," imbuhnya.
Andhika Putra
8.253
Berita Terkait
Dihujani Hujatan, Gabriel Martinelli Minta Maaf
Sepakat, Arsenal Ikat Bukayo Saka dengan Kontrak Baru hingga 2031
Luis Enrique Jadi Nama Baru di Bursa Pelatih Manchester United
Sam Allardyce Klaim Hanya Carlo Ancelotti yang Bisa Menyelamatkan Manchester United
Pilihan Mengerucut ke Dua Nama, Manchester United Sudah Tentukan Waktu Pengumuman Pelatih Baru
Resmi Gabung Manchester City, Antoine Semenyo Punya Janji yang Berbahaya untuk Rival
Tanpa Chant Rasis, Viking Siap Pertontonkan Koreo Termahal di Laga Persib vs Persija
Persija Terus Berinovasi, Luncurkan Produk Reksa Dana Pendapatan Tetap
Berita Transfer Inter Milan: Juventus Ganggu Rencana Rekrut Tarik Muharemovic, Davide Frattesi Diincar Klub Inggris
Persib vs Persija, Marc Klok: Rivalitas dan Harga Diri