Fabio Quartararo, Anak Muda Ajaib dari Negeri Menara Eiffel

Fabio Quartararo membuat keajaiban dengan merebut gelar juara dunia MotoGP 2021.
Andhika PutraAndhika Putra - Senin, 25 Oktober 2021
Fabio Quartararo, Anak Muda Ajaib dari Negeri Menara Eiffel
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - MotoGP 2021 menjadi momen bersejarah bagi Prancis. Setelah menunggu selama 22 tahun, akhirnya Negeri Menara Eiffel dapat kembali mencicipi gelar juara dunia.

Hal ini tidak terlepas dari peran Fabio Quartararo. Pembalap Monster Enegry Yamaha itu akhirnya mampu merebut trofi kemenangan yang sempat hilang setelah sebelumnya berhasil didapat Patrick Pons pada 1979 di kelas 750cc.

Lewat Quartararo pula, Prancis akhirnya mulai diakui sebagai negara pencetak pembalap papan atas bersama Inggris Raya, Spanyol, dan Italia.

Lahir di Kota Nice pada 20 April 1999, Quartararo sudah menunjukkan talentanya sejak umur 4 tahun. Berbekal bakat ini, Quartararo akhirnya memutuskan pindah ke Spanyol untuk mengikuti kompetisi usia dini. Tercatat beberapa kemenangan berhasil diraihnya saat itu.

Di antaranya adalah kelas 50cc pada 2008, 70cc di 2009, dan 80cc di 2011. Berselang satu tahun kemudian, Quartararo berhasil memetik kemenangan kembali di kejuaraan Mediterranean pre-Moto3.

Pada 2013, Quartararo memutuskan masuk ke dalam kejuaraan CEV Repsol di bawah bendera Wild Wolf Racing. Selama berkarier di kompetisi tersebut, Quartararo berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan.

Baca Juga:

MotoGP Emilia Romagna: Bagnaia Terjatuh, Quartararo Kunci Gelar Juara Dunia

Gagal Start Baris Depan, Quartararo Mulai Ragukan Gelar Juara

Dua tahun kemudian pembalap berjuluk El Diablo ini resmi masuk ke dalam Grand Prix kelas Moto3. Saat itu Quartararo menjalani debutnya sebagai pembalap Estrella Galicia 0,0.

Sayangnya selama kariernya di kelas Moto3, Quartararo tidak dapat menunjukkan hasil positif. Terbukti musim 2015 dan 2016, pembalap kelahiran Perancis ini gagal menempati posisi sepuluh besar di klasemen akhir.

Hal serupa juga terjadi di kelas Moto2. Selama dua tahun, Quartararo gagal menunjukkan performa signifikan. Posisi sepuluh menjadi hasil terbaik yang pernah dicapai pembalap berusia 22 tahun ini.

Namun, semua berubah saat Quartararo naik ke kelas premier. El Diablo mulai menunjukkan taringnya dihadapan pembalap-pembalap senior. Pada debutnya di musim 2019, Quartararo secara mengejutkan mampu menempati posisi kelima di klasemen akhir.

Di musim selanjutnya Quartararo berhasil konsisten menjaga performanya. Quartararo bahkan mampu meraih podium pertama sebanyak tiga kali, yakni di MotoGP Spanyol, MotoGP Andalusia, dan MotoGP Catalunya. Sayangnya prestasi ini harus tercoreng akibat permasalahan teknis yang mengakibatkan El Diablo gagal meraih gelar juara.

Namun, kegagalan itu ternyata tidak membuat Quartararo kian terpuruk. Sebaliknya pembalap yang mengidolakan Cristiano Ronaldo ini justru mendapat kesempatan masuk ke dalam tim pabrikan Yamaha di musim 2021. Quartararo bahkan berhasil memperbaiki catatan buruk yang diperoleh sebelumnya.

Tengok saja saat Quartararo berhasil menempati posisi puncak pada klasemen sementara di akhir paruh pertama. Prestasi ini terus berlanjut hingga Quartararo mampu mengunci gelar juara dunia usai menjalani MotoGP Emilia Romagna.

Penulis: Bintang Rahmat

Breaking News Motogp MotoGP 2021 Fabio Quartararo
Ditulis Oleh

Andhika Putra

Posts

8.253

Berita Terkait

Liga Indonesia
Real Madrid vs Barcelona Legends Akan Getarkan GBK, Sambut 500 Tahun Jakarta
Pertandingan El Clasico akan hadir di Jakarta, dalam tajuk “Clash of Legends Jakarta” di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 18 April 2026.
Tengku Sufiyanto - Senin, 12 Januari 2026
Real Madrid vs Barcelona Legends Akan Getarkan GBK, Sambut 500 Tahun Jakarta
Inggris
Menilik Rekam Jejak Michael Carrick sebagai Manajer Interim Manchester United: Pernah Menumbangkan Arsenal
Michael Carrick masuk radar manajer interim Manchester United. Menilik rekam jejaknya bersama Setan Merah, termasuk kemenangan atas Arsenal.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Januari 2026
Menilik Rekam Jejak Michael Carrick sebagai Manajer Interim Manchester United: Pernah Menumbangkan Arsenal
Liga Indonesia
Persija Melawan Serangan Rasisme terhadap Allano Lima Usai Laga Kontra Persib
Winger Persija, Allano Lima, mendapatkan serangan rasisme di media sosial. Persija tegas berdiri bersama Allano untuk melawan segala tindakan diskriminasi.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Januari 2026
Persija Melawan Serangan Rasisme terhadap Allano Lima Usai Laga Kontra Persib
Prediksi
Prediksi dan Statistik Juventus vs Cremonese: Bianconeri Harus seperti Mobil Ferrari
Prediksi dan statistik Juventus vs Cremonese di Serie A 2025/2026. Bianconeri diunggulkan menang, simak analisis lengkap dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Januari 2026
Prediksi dan Statistik Juventus vs Cremonese: Bianconeri Harus seperti Mobil Ferrari
Italia
Superkomputer Prediksi Hasil Juventus vs Cremonese: Peluang Menang Bianconeri Sangat Besar
Superkomputer Opta memprediksi hasil Juventus vs Cremonese di Serie A 2025/2026. Peluang menang Bianconeri sangat besar. Simak persentasenya!
Johan Kristiandi - Senin, 12 Januari 2026
Superkomputer Prediksi Hasil Juventus vs Cremonese: Peluang Menang Bianconeri Sangat Besar
Timnas
John Herdman Kurang Fit, Sesi Perkenalan Resmi Diundur ke 13 Januari
PSSI awalnya akan memperkenalkan secara resmi John Herdman kepada awak media di Jakarta pada Senin (12/1).
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Januari 2026
John Herdman Kurang Fit, Sesi Perkenalan Resmi Diundur ke 13 Januari
Liga Indonesia
Mauricio Souza Tanggapi Rumor Fajar Fathurrahman Gabung Persija Jakarta
Fajar Fathurrahman dikabarkan bakal bergabung ke Persija Jakarta setelah berpisah dengan Borneo FC Samarinda.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Januari 2026
Mauricio Souza Tanggapi Rumor Fajar Fathurrahman Gabung Persija Jakarta
Liga Indonesia
Persija Kalah dari Persib Akibat Dua Kesalahan Individu
Pelatih Persija, Mauricio Souza, menilai kekalahan tim asuhannya dari Persib Bandung disebabkan oleh dua kesalahan individu.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Januari 2026
Persija Kalah dari Persib Akibat Dua Kesalahan Individu
Liga Indonesia
Persija Dikalahkan Persib, The Jakmania Tuntut Manajemen Evaluasi Pemain
Persija Jakarta kembali menelan kekalahan saat bertandang ke markas Persib Bandung. Kali ini, Macan Kemayoran kalah oleh gol tunggal Beckham Putra.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Januari 2026
Persija Dikalahkan Persib, The Jakmania Tuntut Manajemen Evaluasi Pemain
Lainnya
Bandung bjb Tandamata Petik Pelajaran dari Kekalahan Lawan Jakarta Popsivo Polwan
Bandung bjb Tandamata gagal melanjutkan tren positif usai kalah dari Jakarta Popsivo Polwan. Di laga pembuka musim, Bandung bjb Tandamata menang atas Livin.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Januari 2026
Bandung bjb Tandamata Petik Pelajaran dari Kekalahan Lawan Jakarta Popsivo Polwan
Bagikan