Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

FA Salahkan Manchester United terkait Kasus Rasis Edinson Cavani

FA mengakui Cavani tidak berniat bersikap rasis.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Jumat, 08 Januari 2021
FA Salahkan Manchester United terkait Kasus Rasis Edinson Cavani
Edinson Cavani (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Federasi sepak bola Inggris (FA) menjelaskan secara rinci alasan memberikan hukuman larangan bertanding sebanyak tiga kali kepada Edinson Cavani terkait kasus rasisme. Ternyata keputusan itu ditujukan kepada klub sang pemain, Manchester United.

Cavani tersangkut kasus hukum setelah menuliskan kata 'Negrito' saat membalas sebuah pesan dari kerabatnya. Unggahan tersebut dianggap berbau rasisme yang tertuju kepada pria berkulit hitam.

Namun keputusan FA memberikan hukuman yang cukup berat kepada Cavani mengundang polemik. Apalagi diketahui bahwa kata 'Negrito' merupakan ungkapan rasa sayang untuk orang Amerika Latin.

Baca Juga:

Saran untuk Donny van de Beek: Tinggalkan Manchester United

Solskjaer Butuh Trofi untuk Amankan Posisinya di Manchester United

Pesan Paul Pogba Selepas Kekalahan MU di Derby Manchester

Unggahan Edinson Cavani yang dituduh rasis.

Berbagai protes kepada FA dan dukungan untuk Cavani diberikan banyak pihak. Namun pemain berkebangsaan Uruguay itu secara dewasa menerima keputusan tersebut dan tak berniat melakukan banding.

FA Kemudian mengumumkan alasan tertulis dari hukuman kepada Cavani pada Kamis (7/1) kemarin. Isinya ternyata mereka mengakui mantan pemain Paris Saint-Germain itu tidak berniat rasis.

"Komisi dengan mudah menyimpulkan bahwa pihaknya puas tidak ada niat dari pihak pemain untuk bersikap diskriminatif atau ofensif dengan cara apa pun," bunyi pernyataan FA.

"Komisi puas karena pemain tersebut menulis balasannya dengan apresiasi penuh kasih atas pesan dari teman Uruguay-nya dan bahwa pesan itu tidak dirancang atau dimaksudkan untuk menjadi rasis atau menyinggung baik kepada temannya atau orang lain yang membaca konten dari unggahan Instagram."

"Kesimpulan seperti itu didukung oleh semua bukti yang tersedia yang relevan dengan keadaan di mana pos dibuat dan dengan memperhatikan karakter dan respons pemain," tambahnya.

Meski begitu, FA pada akhirnya tetap memberikan hukuman kepada Cavani. Hal ini sebagai peringatan kepada Manchester United yang dianggap gagal mengatur perilaku pemainnya di media sosial sehingga menimbulkan kontroversi.

"Mengingat profil tinggi pemain dalam permainan, ketidakmampuannya untuk berbicara bahasa Inggris dan fakta bahwa ia telah mendekati delapan juta pengikut Instagram, komisi terkejut bahwa tidak ada 'pelatihan' yang secara khusus diberikan untuk pemain oleh klubnya," tutup pernyataan tersebut.

Edinson Cavani Manchester United FA Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Liga Indonesia
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Persija Jakarta resmi merekrut gelandang Jepang Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan kontrak dua tahun. Eks Daegu FC itu diproyeksikan memperkuat lini tengah Macan Kemayoran di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Italia
Anan Khalaili Gagal Berlabuh, Inter Milan Ditawarkan 20 Bek Kanan
Inter Milan dikabarkan ditawari 20 bek kanan setelah gagal merekrut Anan Khalaili. Simak daftar pemain yang masuk radar Nerazzurri, termasuk Djed Spence, Guela Doue, dan Julian Ryerson.
Johan Kristiandi - Selasa, 14 Juli 2026
Anan Khalaili Gagal Berlabuh, Inter Milan Ditawarkan 20 Bek Kanan
Piala Dunia
Harga Tiket Inggris vs Argentina Melambung, Jauh Lebih Mahal daripada Prancis Lawan Spanyol
Harga tiket laga semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina dua kali lipat lebih mahal dibandingkan Prancis dan Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Harga Tiket Inggris vs Argentina Melambung, Jauh Lebih Mahal daripada Prancis Lawan Spanyol
Bagikan