Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Erik Lamela, Aktor Antagonis Kekalahan Manchester United yang Mengundang Polemik

Lamela bertanggung jawab membuat Manchester United bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-28.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Senin, 05 Oktober 2020
Erik Lamela, Aktor Antagonis Kekalahan Manchester United yang Mengundang Polemik
Erik Lamela (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Erik Lamela mungkin tak mencetak gol saat Tottenham Hotspur mengalahkan Manchester United dengan skor 6-1 di Old Trafford, Minggu (4/10). Namun dirinya dianggap sebagai aktor antagonis yang memancing amarah fans Setan Merah.

Lamela bertanggung jawab membuat Manchester United bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-28. Akting kesakitannya membuat Anthony Martial diganjar kartu merah langsung oleh wasit.

Padahal dari tayangan ulang, Martial hanya menyentuh muka Lamela dengan ringan. Hal itu juga merupakan reaksi usai disikut lebih dulu oleh dirinya.

Baca Juga:

You'll Never Walk Alone, Manchester United

Datang Tidaknya Memphis Depay ke Barcelona Bergantung pada Manchester United

Maguire-Bailly Buat Blunder Berbuah Gol Tottenham, Manchester United Butuh Bek Baru

Insiden kartu merah Anthony Martal.

Tak heran jika perilaku Lamela tersebut menuai kecaman banyak pihak. Ia dianggap mencederai sportivitas.

Salah satu pihak yang bereaksi keras adalah manajer Ole Gunnar Solskjaer. Dengan setengah menyindir, ia menilai Lamela butuh operasi setelah terlihat begitu kesakitan.

“Mungkin anak itu (Lamela) butuh operasi di tenggorokannya. Jika itu salah satu pemain saya, mungkin dia sudah saya gantung karena jatuh dengan mudah seperti itu," kata Solskjaer kepada Sky Sports.

"Jika Anthony terjatuh, maka hasilnya pasti berbeda. Namun, dia (Martial) tidak boleh bereaksi seperti itu."

Komentar lebih keras ditunjukkan oleh mantan pemain Liverpool yang beralih profesi menjadi pandit, Graeme Souness. Ia menyindir latar belakang Lamela yang berasal dari Amerika Latin.

"Menyedikan dan sangat latin (aksi Lamela). Saya telah bermain dan bekerja di negara Latin, jadi mengetahui bagaimana mereka memandang permainan, sedangkan orang Inggris punya cara berbeda," kata Souness dalam program siaran langsung di televisi.

Komentar tersebut sampai membuat pihak stasiun televisi dalam hal ini Sky Sports menyampaikan permaintaan maaf. Apa yang dikatakan Souness memang sudah berbau rasis.

Pandangan menarik justru disampaikan legenda Manchester United, Gary Neville. Ia memuji kepintaran Jose Mourinho yang menarik keluar Lamela di awal babak kedua demi mengindari hukuman kartu merah juga.

"Tidak ada keraguan bahwa Lamela beruntung tetap berada di lapangan. Jose cukup pintar untuk mengetahui satu pelanggaran lagi dan dia sudah selesai, jadi dia memasukkan Lucas Moura," kata Neville.

Erik Lamela Tottenham Hotspur Manchester United Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan