BolaSkor.com - Mantan bek Persib Bandung, Federico Barba, menerima tawaran bergabung dengan klub Serie B Italia, Palermo. Barba menyebut Filippo Inzaghi sebagai alasannya memilih Palermo.
Federico Barba memutuskan kembali ke Italia setelah satu musim membela Persib dan mempersembahkan gelar juara Super League 2025/2026 untuk Bobotoh.
Sebelum menerima tawaran Palermo, Federico Barba juga dikabarkan diminati oleh Hellas Verona. Namun, Barba lebih memilih bergabung dengan tim asal Pulau Sisilia tersebut.
Federico Barba Pilih Palermo karena Filippo Inzaghi
Dalam sesi wawancara yang dibagikan di akun Youtube Palermo, Federico Barba buka suara mengenai keputusannya ini.
Baca Juga:
Federico Barba Gabung Klub Serie B Italia Palermo Usai Tinggalkan Persib
Setelah Federico Barba, Persib Lepas Sergio Castel dan Dewangga
Pemain 32 tahun tersebut memilih Palermo karena pengaruh Filippo Inzaghi. Inzaghi menukangi Palermo sejak musim lalu, tepatnya mulai Juni 2025.
Diketahui, Barba dan Inzaghi pernah bekerja sama di Benevento selama hampir dua musim, dari 2020 sampai 2022.
Pasti sangat berpengaruh. Saya kenal pelatih (Inzaghi) dan semua orang pun mengenalnya. Kita tahu dia adalah seorang pemenang. Saya pribadi juga tahu bahwa dia adalah sosok yang selalu saya hormati terlepas dari apa pun yang dia lakukan. Jadi itu jelas menjadi faktor penting yang mendorong keputusan ini,
kata Barba.
Federico Barba Merasa Terhormat Gabung Palermo
Barba menambahkan, dirinya merasa terhormat menjadi bagian dari Palermo. Klub yang didirikan pada 1 November 1900 itu pernah meraih 5 gelar juara Serie B, yang terakhir kali diraih pada musim 2013-2014.
Palermo juga sempat membuat gebrakan di Serie A musim 2004-2005. Di bawah asuhan Francesco Guidolin, Palermo yang berstatus tim promosi mampu finis di peringkat 6 dan berhak tampil di Piala UEFA (saat ini bernama Europa League-Red).
Luca Toni, Eugenio Corini, Andrea Barzagli, dan Fabio Grosso menjadi pilar kunci Palermo di musim tersebut. Nama terakhir bahkan menjadi pahlawan kemenangan Timnas Italia dalam adu penalti lawan Prancis pada final Piala Dunia 2006.
"Pastinya klub dengan basis pendukung sebesar Palermo membuat Anda mudah untuk menerima penawaran ini, jadi bagi saya ini adalah sebuah kehormatan dan kebanggaan bisa mengenakan jersey ini. Dan saya berharap bisa memberikan kebahagiaan bersama rekan-rekan tim saya," ucap Barba.