Dunia akan Jadi Saksi Dimulainya Kembali K-League di Tengah Pandemi Virus Corona
BolaSkor.com - Menyusul Bundesliga dan Super Lig yang akan memulai kembali kompetisi di pertengahan Mei ini, salah satu negara Asia Korea Selatan juga memulai K-League di tengah pandemi virus corona. Dunia akan menyaksikannya.
Dimulai Jumat (08/05) waktu setempat, K-League menurut laman resminya akan ditayangkan gratis di 17 negara dan bisa disaksikan melalui Twitter dan YouTube. Beberapa negara itu seperti di Jerman, Hong Kong, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Australia.
Juara bertahan tiga musim beruntung, Jeonbuk Motors akan melawan Suwon Bluewings di laga pembuka K-League usai terhenti karena virus corona. Diharapkan oleh Dylan Chuan, Direktur Penjualan K-League bergulirnya kembali K-League bisa memberi hiburan kepada penggemar sepak bola.
Baca Juga:
Fiorentina dan Sampdoria Umumkan Kasus Virus Corona Baru, Risiko Tinggi Membayangi Serie A
Shin Tae-yong Rencanakan TC Virtual untuk Timnas Indonesia U-19 pada Mei Ini
Stadion di Belanda Tertutup dari Penonton hingga Vaksin COVID-19 Ditemukan
"Olahraga hidup adalah bagian integral dari kehidupan sehari-hari bagi banyak orang di seluruh dunia, terutama di masa-masa sulit dan unik ini," tutur Chuan.
"Dengan dimulainya musim K-League pada 8 Mei, kami senang telah bekerja sama dengan mitra kami - perusahaan media, penyiar, dan platform OTT untuk menghadirkan hiburan yang luar biasa dan aksi sepak bola yang mendebarkan bagi para penggemar di seluruh dunia."
Kendati demikian laga itu tidak akan dimainkan secara 'normal' seperti kala virus corona belum menjadi pandemi dunia. Ada sejumlah aturan baru yang harus diikuti pemain dan staf kepelatihan.
Tidak ada penonton di dalam stadion, lalu ada larangan melakukan jabat tangan, berbicara kepada rekan setim, lawan dan ofisial, dan pelatih menggunakan masker wajah, serta meludah.
"Meludah atau meniup hidung berlebihan dilarang dan pemain harus menahan diri dari percakapan jarak dekat," kata petugas komunikasi K-League, Woo Cheoung-sik.
"Selama pertandingan, pemain yang terbiasa meludah atau berbicara dengan cermat akan diperingatkan."
Striker Suwon Bluewings, Adam Taggart tak yakin bagaimana aturan itu bisa diterapkan dalam pertandingan, khususnya pada bagian berbicara dengan rekan setim.
"Kami masih menunggu untuk mendapatkan penjelasan lengkap tentang itu (aturan baru K-League)," tutur Taggart kepada BBC Sport.
"Bagian pembicaraan, jika itu benar, akan menjadi bagian yang sulit. Meskipun saya tidak berbicara bahasa Korea, Anda masih dapat berkomunikasi dengan rekan satu tim Anda jadi saya tidak benar-benar mengerti jika kami akan dihukum jika berbicara."
"Anda bisa bayangkan akan ada kartu merah kiri, kanan dan tengah jika orang akan dihukum karena berbicara."
Kasus virus corona di Korsel sedianya belum sepenuhnya berakhir. Per Jumat (08/05) sudah ada 10.822 kasus dan 256 kematian karena Covid-19. Akan tapi Korsel disinyalir dapat mengendalikannya hingga K-League boleh kembali dimainkan.
Arief Hadi
15.899
Berita Terkait
Hadapi Putaran Kedua, Dewa United Banten FC Akan Datangkan Pemain Asing Baru
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Barcelona vs Alaves, Live Sebentar Lagi
Dewa United Banten FC Persembahkan Kemenangan untuk Founder dan Owner yang Berulang Tahun
Hasil Super League 2025/2026: Bungkam Persita Tangerang, Dewa United Banten FC Akhiri Paceklik Kemenangan
Mauricio Souza Tak Mau Bertemu Pemain Persija Dulu Usai Kalahkan PSIM di SUGBK
Persija Berharap Kembali ke JIS saat Jamu Bhayangkara FC
Pelatih Persija Sebut Rumput SUGBK Lebih Baik dari JIS
Terkesan dengan Atmosfer Jakmania dan Brajamusti di SUGBK, Pelatih PSIM Bandingkan dengan Fans Feyenoord hingga Besiktas
Jadi Top Skorer Persib di Kompetisi Asia, Andrew Jung Main Termotivasi
Merasa Seimbang dengan An Se-young, Putri KW Termotivasi Raih Peringkat 1 Dunia