Piala AFF 2026

Dugaan Match-Fixing Laos Bikin Integritas Piala AFF 2026 Disorot

Dugaan match-fixing Laos dan kontroversi wasit Indonesia vs Singapura membuat integritas serta tata kelola Hyundai ASEAN Cup 2026 disorot.
Rizqi AriandiRizqi Ariandi - Sabtu, 15 Agustus 2026
Dugaan Match-Fixing Laos Bikin Integritas Piala AFF 2026 Disorot
Myanmar vs Laos di Piala AFF 2026. (ASEANutd)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Integritas penyelenggaraan Piala AFF 2026 tengah mendapat sorotan tajam. Setelah kontroversi keputusan wasit pada laga Timnas Indonesia kontra Singapura, kini muncul dugaan pengaturan skor yang melibatkan sejumlah anggota Timnas Laos.

Federasi Sepak Bola Laos (LFF) telah meminta kepolisian setempat untuk menyelidiki dugaan match-fixing, suap, dan perjudian ilegal yang diduga terjadi selama keikutsertaan Laos di Piala AFF 2026.

Namun, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. LFF juga belum menyatakan adanya pemain tertentu yang terbukti melakukan tindak pidana.

Baca Juga:

Timnas Laos Diduga Terlibat Match Fixing di Piala AFF 2026

Identitas pemain yang masuk dalam radar pemeriksaan pun belum diumumkan. Karena itu, dugaan tersebut tetap harus disikapi dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Meski demikian, kasus ini berpotensi menjadi persoalan besar bagi AFF. Bukan hanya soal dugaan pelanggaran yang dilakukan individu, tetapi juga menyangkut sejauh mana federasi regional mampu menjaga integritas kompetisi.

Laos Telan 4 Kekalahan Beruntun dengan Skor Mencolok

Laos memang menjalani kiprah buruk di Grup B dengan menelan empat kekalahan beruntun. Mereka kalah 0-5 dari Thailand, 0-4 dari Malaysia, 1-4 dari Filipina, dan 2-7 dari Myanmar.

Rentetan hasil tersebut kemudian memunculkan pertanyaan di tengah publik. Kendati demikian, hasil pertandingan dengan skor besar maupun kekalahan beruntun tentu tidak bisa dijadikan bukti bahwa sebuah laga telah diatur.

Baca Juga:

Cara Nonton Gratis dan Link Streaming Semifinal Piala AFF 2026 Malaysia vs Vietnam, Minggu (16/08)

Pengamat sepak bola sekaligus Founder Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali, menilai persoalan tersebut menjadi ujian bagi AFF.

Menurutnya, tantangan AFF bukan hanya mengungkap dugaan match-fixing, tetapi juga memastikan seluruh perangkat kompetisi bekerja dengan standar yang dapat dipercaya.

"Ujian bagi AFF bukan hanya menemukan pihak yang mungkin bertanggung jawab. Sorotan terhadap integritas turnamen itu justru bisa melebar ke kualitas pengambilan keputusan di lapangan," kata Akmal dalam keterangannya.

Turut Singgung Kontroversi Laga Singapura vs Timnas Indonesia

Duel
Duel Timnas Indonesia vs Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8) malam WIB. (ASEAN United FC)

Akmal kemudian menyinggung kontroversi yang terjadi pada pertandingan Timnas Indonesia melawan Singapura di laga terakhir Grup A, 7 Agustus lalu.

Dalam pertandingan yang dipimpin wasit asal Oman, Abdullah Salim Khalfan Al-Amouri, terdapat sejumlah keputusan yang menuai perdebatan.

Satu di antaranya terjadi sekitar menit ke-20 ketika Mitchell Baker terjatuh di kotak penalti Singapura. Pemain Indonesia meminta penalti karena adanya kontak dengan pemain Singapura, tetapi wasit tidak memberikan tendangan 12 pas.

Baca Juga:

Cara Nonton Gratis dan Link Streaming Semifinal Piala AFF 2026 Singapura vs Thailand, Sabtu (15/8)

Kontroversi lainnya terjadi pada menit ke-62. Kiper Singapura, Mohamad Izwan Mahbud, menangkap bola menggunakan tangan setelah bola datang dari sentuhan kaki rekan setimnya.

Wasit tetap membiarkan permainan berjalan dan tidak memberikan tendangan bebas tidak langsung untuk Indonesia.

Padahal, menurut Laws of the Game, penjaga gawang tidak boleh menangkap bola apabila bola sengaja ditendang kepadanya oleh rekan setim,

ujar Akmal.

"Jika sentuhan itu dinilai sebagai deliberate back-pass, Indonesia seharusnya mendapat tendangan bebas tidak langsung dari jarak sangat dekat karena kejadian ada di dalam kotak penalti Singapura," sambungnya.

Tuntutan Evaluasi Piala AFF

Akmal menegaskan dugaan match-fixing di Laos dan kontroversi pertandingan Indonesia melawan Singapura merupakan dua persoalan yang berbeda.

Baca Juga:

Jadi Penonton saat Melawan Indonesia, Kyoga Nakamura Berambisi Bawa Singapura ke Final Piala AFF 2026

Namun, menurutnya, kedua isu tersebut memiliki satu titik temu, yakni kepercayaan terhadap tata kelola kompetisi.

Meski keputusan wasit tetap merupakan bagian dari penilaian teknis pertandingan, kontroversi itu memperkuat tuntutan agar AFF mengevaluasi kualitas dan konsistensi perangkat pertandingan,

katanya.

"Namun, keduanya bertemu pada isu yang sama, yakni kepercayaan terhadap tata kelola kompetisi. AFF perlu merespons secara transparan dan memastikan bahwa Piala AFF 2026 berlangsung jujur, kompetitif, serta diawasi melalui mekanisme yang dapat dipertanggungjawabkan," tegas Akmal.

Timnas Indonesia Timnas Singapura Laos Piala aff Piala AFF 2026 Breaking News

Rizqi Ariandi

Meniti karier sebagai jurnalis dengan magang di Jawa Pos Koran pada 2016 setelah berkuliah di Insitut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta. Setelah itu, bergabung dengan Jacatra, lalu Bolalob, dan sejak Oktober 2021 sampai sekarang menulis untuk desk sepak bola nasional BolaSkor.com. Selain Liga Indonesia dan berbagai kegiatan PSSI, penulis juga pernah meliput Asian Games 2018, Piala AFF, SEA Games 2023, Piala Dunia U-17 2023, Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala Asia Futsal 2026
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
Dugaan Match-Fixing Laos Bikin Integritas Piala AFF 2026 Disorot
Dugaan match-fixing Laos dan kontroversi wasit Indonesia vs Singapura membuat integritas serta tata kelola Hyundai ASEAN Cup 2026 disorot.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 15 Agustus 2026
Dugaan Match-Fixing Laos Bikin Integritas Piala AFF 2026 Disorot
Timnas
Timnas Laos Diduga Terlibat Match Fixing di Piala AFF 2026
Dugaan ini muncul setelah adanya surat yang meminta pihak kepolisian melakukan penyelidikan, terhadap sejumlah hal janggal dalam penampilan Laos di Grup B Piala AFF 2026.
Tengku Sufiyanto - Jumat, 14 Agustus 2026
Timnas Laos Diduga Terlibat Match Fixing di Piala AFF 2026
Timnas
Prabowo Dorong Kewarganegaraan Ganda, Timnas Indonesia Tak Perlu Rayu Pemain Diaspora Lagi
Prabowo mendorong kewarganegaraan ganda terbatas bagi talenta tertentu. Pemain sepak bola diaspora menjadi salah satu yang berpotensi mendapat manfaat.
BolaSkor - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Dorong Kewarganegaraan Ganda, Timnas Indonesia Tak Perlu Rayu Pemain Diaspora Lagi
Inggris
Dalam 7 Musim Terakhir, Pemenang Community Shield Gagal Jadi Juara Premier League
Di era Premier League, hanya delapan dari 34 pemenang Charity Shield atau Community Shield yang berhasil menjadi juara Premier League.
Yusuf Abdillah - Jumat, 14 Agustus 2026
Dalam 7 Musim Terakhir, Pemenang Community Shield Gagal Jadi Juara Premier League
Inggris
Aturan Baru Premier League 2026-2027: VAR, Pergantian Pemain, hingga Penguluran Waktu
Premier League 2026-2027 akan menghadirkan sejumlah perubahan aturan yang bertujuan membuat pertandingan lebih cepat.
Yusuf Abdillah - Jumat, 14 Agustus 2026
Aturan Baru Premier League 2026-2027: VAR, Pergantian Pemain, hingga Penguluran Waktu
Inggris
Arsenal Rombak Skuad, Martinelli dan Nwaneri Bisa Pergi
Arsenal mulai bergerak untuk merampingkan skuad pada bursa transfer musim panas 2026.
Yusuf Abdillah - Jumat, 14 Agustus 2026
Arsenal Rombak Skuad, Martinelli dan Nwaneri Bisa Pergi
Berita
Cara Nonton Gratis dan Link Streaming Semifinal Piala AFF 2026 Malaysia vs Vietnam, Minggu (16/08)
Link streaming Malaysia vs Vietnam di semifinal Piala AFF 2026, Minggu (16/8) pukul 20.00 WIB. Saksikan gratis di YouTube Reza Arap dan Vision+.
BolaSkor - Jumat, 14 Agustus 2026
Cara Nonton Gratis dan Link Streaming Semifinal Piala AFF 2026 Malaysia vs Vietnam, Minggu (16/08)
Prediksi
Prediksi dan Statistik Chelsea vs Real Sociedad: Sebelum Pertarungan Sesungguhnya
Prediksi Chelsea vs Real Sociedad di Stamford Bridge, Sabtu (15/8) pukul 20.00 WIB. Simak statistik, H2H, kondisi tim, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Jumat, 14 Agustus 2026
Prediksi dan Statistik Chelsea vs Real Sociedad: Sebelum Pertarungan Sesungguhnya
Inggris
Manchester United Belum Selesai Belanja, Carrick Ungkap Posisi yang Ingin Diperkuat
Pelatih Michael Carrick mengakui Manchester United masih membutuhkan tambahan pemain di beberapa posisi sebelum jendela transfer ditutup.
Yusuf Abdillah - Jumat, 14 Agustus 2026
Manchester United Belum Selesai Belanja, Carrick Ungkap Posisi yang Ingin Diperkuat
Liga Indonesia
Persija Jakarta Lanjutkan Kerja Sama, The Jakmania Dijamin Gak Kelaparan
Persija Jakarta resmi memperpanjang kerja sama dengan Se’Indonesia hingga 2028. Logo Se’Indonesia tetap menghiasi jersey Macan Kemayoran.
Rizqi Ariandi - Jumat, 14 Agustus 2026
Persija Jakarta Lanjutkan Kerja Sama, The Jakmania Dijamin Gak Kelaparan
Bagikan