Dua Pemain Dortmund Kecam Keputusan Penalti Wasit Laga saat Melawan Chelsea

Chelsea menang 2-0 atas Borussia Dortmund.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 08 Maret 2023
Dua Pemain Dortmund Kecam Keputusan Penalti Wasit Laga saat Melawan Chelsea
Penalti Kai Havertz (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Chelsea mengamankan tiket ke perempat final Liga Champions 2022-2023 dan menyingkirkan Borussia Dortmund. Pasca kalah 0-1 di leg pertama, The Blues menang 2-0 di Stamford Bridge, Rabu (08/03) dini hari WIB, hingga unggul agregat gol 2-1.

Dua gol Chelsea datang dari Raheem Sterling (43') dan Kai Havertz (53' penalti). Dortmund terus menekan dengan 61 persen penguasaan bola serta 13 tendangan (empat tepat sasaran), tetapi pertahanan Chelsea tidak mudah ditembus.

Laga pun berakhir dan Chelsea lolos ke perempat final. Pasca pertandingan itu publik dan Dortmund menyoroti kinerja wasit pertandingan, Danny Makkelie, wasit asal Belanda. Khususnya saat Havertz menendang penalti.

Pada tendangan pertamanya bola mengenai mistar gawang tetapi Makkelie mengulang penalti tersebut, sebab saat bola ditendang Havertz ada pemain yang sudah masuk kotak penalti yakni Salih Ozcan dan juga pemain Chelsea Ben Chilwell.

Baca Juga:

Kai Havertz Jadi Sasaran Kritik, Graham Potter Pasang Badan

Chelsea Mengulang Tendangan Penalti, Jude Bellingham: Itu Lelucon

Hasil Liga Champions: Chelsea Singkirkan Dortmund, Benfica Unggul Telak

Penalti Kai Havertz

Sontak keputusan Makkelie mengulang penalti itu tidak diterima oleh dua pemain Dortmund, Emre Can dan Jude Bellingham. Mereka tidak habis pikir dengan keputusannya.

"Wasit. Itu adalah kesalahannya hari ini. Bagaimana Anda bisa memberikan hukuman kedua dalam situasi tersebut? Bagaimana cara kerjanya? Itu sama sekali tidak berhasil!" ucap Can dikutip dari Dailymail.

"Saya tidak peduli siapa yang masuk ke sana sebelumnya. Dia arogan sepanjang permainan - itulah awalnya. Kami kalah di sini secara tidak pantas karena wasit."

Mantan pemain Liverpool itu bahkan menilai Makkelie takut dengan fans di Stamford Bridge. "Kami bermain di sini di Stamford Bridge. Mungkin dia takut kepada fans, saya tidak tahu. Tapi kemudian UEFA seharusnya memberikan wasit yang lain," cetus Can.

Bellingham juga tak habis pikir dengan penalti yang diulang itu, namun ia tak mau banyak berbicara karena tak mau mendapatkan hukuman dari kritiknya untuk wasit laga.

“Saya belum melihat kejadian itu kembali. Dari tempat saya berada sepertinya dia cukup dekat dan saya tidak yakin apa lagi yang bisa dia lakukan dengan tangannya," tambah Bellingham.

"Satu atau dua yard jauhnya, saya tidak terlalu yakin. Saya tidak ingin mendapat masalah, saya sudah membayar cukup banyak kepada mereka."

"Tapi ya, saya pikir itu sendiri mengecewakan dan fakta bahwa mereka telah mengulang penalti, itu lelucon. Saya pikir untuk setiap penalti, terutama ketika Anda memiliki run-up yang lambat, akan ada orang yang merambah ke dalam kotak sekitar satu yard. Tapi itulah permainannya, saya kira, dia membuat keputusan dan kami harus menerimanya," pungkasnya.

Kai Havertz Chelsea Dortmund Borussia Dortmund Liga Champions
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.230

Berita Terkait

Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Variasi Serangan di Lini Depan Timnas Jerman
Mengulas variasi serangan dan kedalaman lini depan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026. Kai Havertz tegaskan Die Mannschaft siap tampil kolektif.
Arief Hadi - Kamis, 04 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Variasi Serangan di Lini Depan Timnas Jerman
Piala Dunia
4 Pelatih Pecatan Chelsea Bakal Adu Taktik di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 diramaikan oleh para pelatih yang pernah membesut tim yang sama, yakni Chelsea. Siapa saja mereka?
Rizqi Ariandi - Kamis, 04 Juni 2026
4 Pelatih Pecatan Chelsea Bakal Adu Taktik di Piala Dunia 2026
Feature
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Champions League musim depan berpotensi menghadirkan empat pemain yang berasal dari negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Siapa saja mereka?
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Spanyol
Manchester United dan Barcelona Masih Tarik Ulur, Chelsea Minat Tampung Marcus Rashford
Masa depan Marcus Rashford hingga saat ini belum ada tanda-tanda kejelasan. Manchester United dikabarkan kecewa dengan perkembangan negosiasi transfer Rashford ke Barcelona.
Yusuf Abdillah - Selasa, 02 Juni 2026
Manchester United dan Barcelona Masih Tarik Ulur, Chelsea Minat Tampung Marcus Rashford
Liga Champions
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Pemain sayap Georgia milik Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia, dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Champions musim ini oleh panel juri UEFA.
Yusuf Abdillah - Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Inggris
Xabi Alonso Harus Meraih Trofi di Musim Pertamanya Melatih Chelsea
Legenda Chelsea, Michael Essien, menegaskan bahwa manajer baru Xabi Alonso wajib mempersembahkan minimal satu trofi di musim pertamanya melatih The Blues.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Xabi Alonso Harus Meraih Trofi di Musim Pertamanya Melatih Chelsea
Liga Champions
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Gelandang PSG, Joao Neves, menyindir taktik bertahan Arsenal di Final Liga Champions 2026 yang dipertegas oleh rekor statistik penguasaan bola terendah.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Liga Champions
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Arsenal kembali gagal meraih trofi Eropa usai kalah dari PSG di final Liga Champions 2026. Simak daftar lima final Eropa terakhir yang berakhir dengan kekalahan The Gunners.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Ragam
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Arsenal gagal juara Liga Champions 2026 setelah kalah dari PSG lewat adu penalti. Simak 3 faktor utama yang membuat The Gunners harus pulang tanpa trofi.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Inggris
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Arsenal dikritik karena main bertahan dan andalkan set piece lawan PSG di final Liga Champions 2026. Eddi Brokoli pasang badan dan beri balasan menohok.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Bagikan