Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Dua Legiun Asing Persebaya Menilai Liga 1 Akan Tetap Kompetitif dan Menarik meski Tanpa Degradasi

PSSI berencana kembali menggulirkan Liga 1 2020 mulai bulan September, tanpa degradasi.
Frengky AruanFrengky Aruan - Senin, 08 Juni 2020
Dua Legiun Asing Persebaya Menilai Liga 1 Akan Tetap Kompetitif dan Menarik meski Tanpa Degradasi
Aryn Williams. (Dok. pribadi)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - PSSI berencana kembali menggulirkan Liga 1 2020 mulai bulan September. Kompetisi akan bergulir tanpa degradasi seperti yang ditawarkan sebelumnya dalam rapat virtual.

Penggawa asing Persebaya Surabaya menilai kompetisi akan tetap kompetitif meski tanpa degradasi. Gelandang serang Mahmoud Eid misalnya menilai rencana kompetisi tanpa degradasi, sah-sah saja. Mahmoud menyebut persaingan akan tetap sengit tergantung bagaimana klub menyikapi pertandingan.

"Itu tergantung bagaimana melihatnya, setiap tim akan memperlakukannya sesuai dengan cara mereka," jelas Mahmoud Eid. "Bagi kami (Persebaya), kami datang untuk memenangkan setiap pertandingan, kami punya tujuan dan fokus untuk itu," tambah pemain kelahiran Swedia itu.

Baca Juga:

Penyerang TIRA-Persikabo Enggan Terlalu Tanggapi Ketiadaan Degradasi

Gelandang Persib Dedi Kusnandar Semakin Antusias Latihan Mandiri Menyusul Opsi Liga 1 Dilanjutkan

Hal senada disampaikan Aryn Glen Williams. Gelandang bertahan Green Force ini menyebutkan kompetisi akan tetap bergengsi. Sebab, ada perebutan gelar juara yang akan membuat persaingan tetap sengit.

"Semua tim ingin menjadi juara, sehingga masih akan menjadi kompetisi yang sulit untuk perebutan gelar," katanya.

Liga tanpa degradasi merupakan opsi yang diusulkan perwakilan klub dalam rapat dengan federasi untuk membahas kelanjutan kompetisi di tengah pandemi. Namun, musim depan, bakal ada dua tim dari Liga 2 yang akan dipromosi. Selain tanpa degradasi, kompetisi rencananya akan dipusatkan di Pulau Jawa.

Meski begitu, Mahmoud berharap ada solusi konkret dari PSSI terkait latihan timnya. Pasalnya, Surabaya yang menjadi markas Persebaya merupakan zona merah penyebaran Covid-19.

"Saya sangat berharap kompetisi kembali bergulir. Saya pikir melanjutkan liga adalah ide yang bagus," kata Mahmoud. "Tetapi harus ada solusi untuk latihan, karena Surabaya zona merah," tandas pemain kelahiran 26 Juni 1993 itu. (Laporan Kontributor Kurniawan/Surabaya)

Persebaya surabaya Liga 1 Mahmoud eid Aryn Williams Breaking News

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan