Dua Faktor yang Dapat Membuat Pep Guardiola Tinggalkan Manchester City

Pep Guardiola sudah melatih Manchester City sejak 2016.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 18 Agustus 2024
Dua Faktor yang Dapat Membuat Pep Guardiola Tinggalkan Manchester City
Pep Guardiola (Foto: Outlook India)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sejak melatih Manchester City dari 2016, Pep Guardiola sudah meraih sukses besar dengan raihan satu titel Liga Champions dan enam Premier League, empat di antaranya diraih beruntun hingga Man City mengukir rekor.

Tidak sekedar meraih trofi, Guardiola juga mengembangkan permainan Man City hingga mereka jadi salah satu tim yang disegani di Inggris dan juga Eropa. Kontraknya habis hingga 2025 dan tidak ada indikasi Guardiola bertahan atau teken kontrak baru.

Menilik rivalnya, Jurgen Klopp, yang pergi dari Liverpool setelah melatih klub dari 2015, Guardiola juga dapat melakukan hal yang sama. Potensinya pergi cukup terbuka karena dua faktor.

Baca Juga:

Prediksi dan Statistik Chelsea Vs Manchester City: Berat di Awal

Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea Vs Man City

Sederet Fakta Menarik Jelang Duel Chelsea Vs Manchester City

Pep Guardiola (Foto: The Sun)

Sebagaimana diungkapkan Marti Perarnau, penulis buku biografi Guardiola berjudul "The Pep Revolution", ada dua faktor yang dapat membuatnya tinggalkan Man City. Apa saja?

"Pada dasarnya dia (Guardiola) memiliki klub yang sempurna karena ekosistemnya, dia memiliki hubungan yang sangat baik dengan para pemain dan para pemain memiliki banyak energi dan keinginan untuk menang lagi," terang Perarnau dikutip dari Manchester Evening News.

"Saya pikir hanya ada dua faktor: keluarga dan kelelahannya sendiri setelah sembilan pertandingan. Mungkin keluarga mengatakan terlalu banyak waktu di Manchester dan anak-anak sudah besar."

"Jika itu tidak terjadi, siapa tahu saya tidak mengatakan bahwa Pep tidak akan memperpanjang kontraknya tentu saja, saya pikir dia akan mengambil keputusan antara bulan November dan Februari."

Perarnau juga melihat perubahan dalam diri Guardiola selama melatih Man City, terutamanya dari sisi saat menghadapi momen sulit pertandingan atau caranya menghadapi pemain tertentu.

"Saya pikir itu adalah perubahan utama Pep. Lebih dari pertanyaan taktis atau lainnya, saya pikir perubahan yang paling penting adalah dia lebih santai dalam cara berkompetisi dan juga selama pertandingan," imbuh Perarnau.

"Selama Community Shield di Wembley, di momen terburuk dalam pertandingan dia relatif santai. Dia belajar dari pengalaman bertahun-tahun di Barcelona dan Bayern."

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

"Dia mulai berpikir bahwa dia perlu mendorong para pemain sampai ke tepi dan setelah bertahun-tahun dia memahami bahwa beberapa pemain tidak perlu didorong sampai akhir – misalnya, Kevin De Bruyne tidak perlu dimotivasi maksimal (sampai ia kesal)."

"Beberapa pemain perlu lebih santai dan lebih ramah selama pertandingan, saya pikir dia memahaminya," urai Perarnau.

Guardiola Pep Guardiola Manchester City Premier League

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Wonderkid Manchester United Ajukan Permintaan untuk Pergi, Ada Apa dengan Setan Merah?
Wonderkid 15 tahun JJ Gabriel mengajukan permintaan untuk meninggalkan Manchester United. Real Madrid, Barcelona, dan Bayern Munchen mengintai.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Wonderkid Manchester United Ajukan Permintaan untuk Pergi, Ada Apa dengan Setan Merah?
Inggris
Sering Kritik Wasit, Mikel Arteta Disebut bak Sir Alex Ferguson
Jamie Carragher menyamakan Mikel Arteta dengan Sir Alex Ferguson setelah pelatih Arsenal itu mengkritik keras keputusan wasit kontra Sunderland.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Sering Kritik Wasit, Mikel Arteta Disebut bak Sir Alex Ferguson
Inggris
Warisi Skuad Peninggalan Klopp dan Slot, Iraola Minta Fans Liverpool Sabar
Andoni Iraola meminta fans Liverpool bersabar menghadapi performa naik turun The Reds setelah mewarisi skuad peninggalan Jurgen Klopp dan Arne Slot.
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Warisi Skuad Peninggalan Klopp dan Slot, Iraola Minta Fans Liverpool Sabar
Inggris
Konyol, jika Manchester United Pecat Michael Carrick
Michael Owen menilai konyol jika Manchester United memecat Michael Carrick setelah start buruk di Premier League. Ia juga menyoroti lini pertahanan.
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Konyol, jika Manchester United Pecat Michael Carrick
Inggris
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Protes Fans Manchester United Warnai Start Terburuk Klub Sejak 1992-1993
Manchester United mengawali Premier League dengan empat poin dari empat laga, menyamai start terburuk sejak 1992-1993. Fans pun melakukan protes.
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Protes Fans Manchester United Warnai Start Terburuk Klub Sejak 1992-1993
Inggris
Old Trafford Taman Bermain Manchester City, Erling Haaland Raja di Derby Manchester
Erling Haaland menjadi raja baru Derby Manchester dengan 9 gol. Man City juga mencatat rekor 10 kemenangan tandang di Old Trafford.
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Old Trafford Taman Bermain Manchester City, Erling Haaland Raja di Derby Manchester
Inggris
Kartu Merah Phil Foden yang Mengubah Segalanya di Derby Manchester
Kartu merah Phil Foden menjadi titik balik Derby Manchester. Man City bermain dengan 10 pemain, tetapi tetap mampu mengalahkan Man United 1-0.
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Kartu Merah Phil Foden yang Mengubah Segalanya di Derby Manchester
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Leeds United vs Newcastle United: Duel Dua Tim Limbung
Prediksi Leeds United vs Newcastle United di Premier League 2026/2027. Simak link streaming, head to head, prediksi skor, dan susunan pemainnya!
Johan Kristiandi - Senin, 14 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Leeds United vs Newcastle United: Duel Dua Tim Limbung
Jadwal
Jadwal Pertandingan Bola Malam Ini: Inter vs Udinese dan Torino vs Roma
Jadwal bola malam ini, Senin (14/9) hingga Selasa (15/9) WIB. Ada Inter vs Udinese, Torino vs Roma, Leeds vs Newcastle, dan Villarreal vs Real Betis.
Johan Kristiandi - Senin, 14 September 2026
Jadwal Pertandingan Bola Malam Ini: Inter vs Udinese dan Torino vs Roma
Inggris
Klasemen Premier League Terbaru: Manchester City Tempel Arsenal, Manchester United Mendekat ke Papan Bawah
Klasemen Premier League 2026/2027 terbaru usai derby Manchester. Man City menempel Arsenal di puncak, sedangkan Man United terpuruk di posisi ke-13.
Johan Kristiandi - Senin, 14 September 2026
Klasemen Premier League Terbaru: Manchester City Tempel Arsenal, Manchester United Mendekat ke Papan Bawah
Bagikan