Dituduh Ragukan Kualitas Pemain Muda Juventus, Allegri Berikan Pembelaan
BolaSkor.com - Massimiliano Allegri dianggap bukan tipe pelatih yang hobi mengorbitkan para pemain muda. Juru taktik Juventus itu ternyata punya alasannya.
Periode kedua Allegri menangani Juventus memang diganggu oleh badai cedera. Hal ini menjadi salah satu penyebab Bianconeri tercecer dari perburuan gelar.
Namun langkah Allegri mengantisipasi masalah ini mengundang kritik. Alih-alih mempromosikan pemain akademi, ia justru memainkan pemain senior bukan di posisi aslinya demi menambal lubang yang ditinggalkan deretan bintang yang cedera.
Kebijakan ini nyatanya tak berjalan mulus. Juventus masih kesulitan menemukan performa terbaik.
Baca Juga:
Allegri Klaim Sudah Teken Kontrak di Madrid, tetapi Tak Kuasa Tolak Juventus
Sulit Memahami Pemikiran Massimiliano Allegri jika Tak Mengerti Sepak Bola
Keputusan Allegri ini dianggap media Italia menghambat regenerasi pemain. Kegagalan Gli Azzurri tampil di dua edisi Piala Dunia secara beruntun menjadi efeknya.
Namun Allegri punya alasan kuat untuk berhati-hati dalam mempromosikan pemain muda. Ia tak mau yang bersangkutan layu sebelum berkembang.
“Dalam beberapa tahun terakhir, saya perhatikan ada kecenderungan di Italia untuk menganggap para pemain seperti juara setelah dua atau tiga pertandingan. Namun itu membuat mereka berkembang terburu-buru dan lebih cepat dari jadwal,” kata Allegri dilansir dari Football Italia.
“Pemain berusia 20 tahun tidak akan pernah memiliki kedewasaan seperti pemain berusia 28 tahun.”
Mengandalkan pemain muda di tim utama memang bukannya tanpa risiko. Selain performa yang masih tak konsisten, mental mereka terkadang belum siap menghadapi tekanan.
Hal ini membuat banyak pemain muda yang gagal mencapai level maksimal. Mario Balotelli bisa menjadi contoh kasus terbaik di Italia.
Balotelli sudah mendapat menit bermain yang cukup banyak saat dipromosikan dari akademi Inter. Ia kemudian berpetualang ke luar negeri dengan pindah ke Manchester City.
Balotelli kemudian menjadi ujung tombak andalan Timnas Italia di Piala Eropa 2012. Namun setelah itu, kariernya secara perlahan justru meredup karena berbagai kontroversi di luar lapangan.
6.514
Berita Terkait
Prediksi Hasil Fiorentina vs AC Milan Versi Superkomputer: Persentase Rossoneri Kurang Meyakinkan
Nasib Xabi Alonso Andai Real Madrid Kalah Lawan Barcelona di Final Piala Super Spanyol
Prediksi Persib Bandung vs Persija Jakarta 11 Januari 2026, Merebutkan Takhta Juara Paruh Musim
Prediksi dan Statistik Inter Milan vs Napoli: Panas di Papan Atas
Prediksi dan Statistik Fiorentina vs AC Milan: Rossoneri Rawan Tergelincir
Prediksi dan Statistik Real Madrid vs Barcelona: Kental Aroma Balas Dendam
Hasil Piala FA: Debut Liam Rosenior Berakhir Manis, Chelsea Menang Telak Kontra Charlton
Gustavo Almeida Berpotensi Main Lawan Persib, Mauricio Souza Tak Pusingkan Soal Masalah Ryo Matsumura
Hasil Malaysia Open 2026: Jojo dan Fajar/Fikri Terhenti di Semifinal
Bandung bjb Tandamata Usung Target Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan demi Jadi Penguasa Series Pontianak