Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Dideportasi dari Estonia, Eks Persija Jakarta Yevgeni Kabayev Kini Catatkan Sejarah di Negara Berbahaya

Yevgeni Kabayev bergabung dengan klub Honduras, Real de Minas.
Frengky AruanFrengky Aruan - Jumat, 15 November 2019
Dideportasi dari Estonia, Eks Persija Jakarta Yevgeni Kabayev Kini Catatkan Sejarah di Negara Berbahaya
Yevgeni Kabayev saat diperkenalkan Persija. (Istimewa)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Striker asal Rusia, Yevgeni Kabayev sempat mewarnai sepak bola Indonesia. Itu setelah direkrut Persija Jakarta menjelang Liga Indonesia 2015.

Sempat memperkuat Persija Jakarta di beberapa laga, karier penyerang Rusia tersebut bersama Martin Vunk tak berlanjut lantaran sanksi FIFA pada Mei 2015.

Penangguhan FIFA membuat Liga Indonesia tak berjalan. Yevgeni Kabayev pun memilih meninggalkan Indonesia.

Yevgeni Kabayev sempat memperkuat klub Estonia, Sillamae Kalve pada 2015-2016 sebelum kembali berkarier di negaranya. Pada 2019, ia diketahui bergabung dengan klub Estonia lain, Levadia Tallinn. Kabar terakhir, Yevgeni Kabayev mendapatkan pemutusan kontrak dari klub Estonia tersebut pada Agustus 2019.

Pemutusan kontrak terjadi lantaran masalah hukum yang dihadapi sang pemain. Ia ditangkap karena melanggar batas kecepatan dan sempat ditahan dua hari, serta masuk pengadilan sebelum dideportasi dari Estonia.

Baca Juga:

Persija Jakarta 4-3 Persela Lamongan: Rampungkan Misi Tiga Poin Lagi

Edson Tavares Perlahan Sedang Membangun Tim Masa Depan Persija Jakarta

Yevgeni Kabayev sempat meluruskan bahwa dirinya tidak mengalami kecelakaan. "Saya tidak melakukan apapun untuk duduk di sel selama dua hari," dalam wawancara seperti dilaporkan Sportmail Rusia.

Yevgeni Kabayev juga mendapat larangan untuk masuk kawasan Schengen, yang meliputi 26 negara Eropa selama satu tahun. "Maka pilihan muncul di Honduras," jelas Yevgeni Kabayev.

Yevgeni Kabayev mendapat kontak dari klub Honduras Real de Minas sejak September 2019. Sekaligus membuatnya mencatatkan sejarah sebagai pesepak bola Rusia pertama yang berkarier di Honduras.

Yevgeni Kabayev. (Match TV Rusia)

Keputusan Yevgeni Kabayev berkarier di Honduras mendapat perhatian media Rusia. Mengingat Honduras dikenal sebagai negara berbahaya di dunia.

"Sebelum datang ke Honduras, saya membaca berita dan mengerti bahwa Anda tidak boleh ke sini. Saya menyaksikan, mereka menunjukkan di sana. Jika Anda pergi ke jalan, mereka akan merampok, menembak, atau membawa ke suatu tempat," jelasnya dikutip dari Sports Rusia.

Yevgeni Kabayev menyebut masih dalam kondisi aman. "Jadi ini tidak benar sama sekali. Saya tidak tahu mengapa mereka mengatakannya seperti ini. Ya ada hal seperti itu (penjagaan). Semua penjaga dengan senjata atau pistol, tapi tidak menakutkan. Sebaliknya untuk menciptakan rasa aman."

Ia juga menjelaskan bahwa klub terkemuka Honduras memiliki keuangan dan infrastruktur yang baik. Pemain yang sempat bersanding dengan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi untuk sepatu emas setelah mencetak 38 gol dalam 39 laga pada 2014 itu mengaku kontraknya juga baik.

"Gaya sepak bolanya mirip dengan Indonesia. Beberapa lapangan kurang enak, sehingga sulit untuk bermain sepak bola secara teknis, karena bola melompat. Levelnya tidak buruk."

Persija jakarta Yevgeni kabayev Breaking News

Berita Terkait

MotoGP
Hasil MotoGP Jerman 2026: Marc Marquez Terdepan, Tim Trackhouse Lengkapi Podium
Marc Marquez sukses pulang dari MotoGP Jerman 2026 dengan kemenangan sempurna di sprint race dan juga balapan utama.
BolaSkor - Minggu, 12 Juli 2026
Hasil MotoGP Jerman 2026: Marc Marquez Terdepan, Tim Trackhouse Lengkapi Podium
Ragam
Starting XI Argentina saat Terakhir Hadapi Inggris di Piala Dunia dan Nasibnya Sekarang
Menjelang semifinal Piala Dunia 2026, simak kembali starting XI Argentina saat menghadapi Inggris di Piala Dunia 2002. Ketahui nasib Pablo Cavallero, Mauricio Pochettino, Walter Samuel, Javier Zanetti, Diego Simeone, Gabriel Batistuta, hingga Juan Sebastian Veron saat ini.
Johan Kristiandi - Minggu, 12 Juli 2026
Starting XI Argentina saat Terakhir Hadapi Inggris di Piala Dunia dan Nasibnya Sekarang
Piala Dunia
Inggris vs Argentina, Rivalitas Panas Sarat Sejarah
Inggris dan Argentina akan kembali berhadapan dalam salah satu rivalitas terbesar sepak bola dunia saat bentrok di semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Minggu, 12 Juli 2026
Inggris vs Argentina, Rivalitas Panas Sarat Sejarah
Ragam
Profil Semifinalis Piala Dunia 2026: Kekuatan, Kelemahan, dan Peluang Argentina, Inggris, Prancis, dan Spanyol
Profil empat tim yang akan tampil pada semifinal Piala Dunia 2026, Inggris, Argentina, Prancis, dan Spanyol. Masing-masing tim memiliki kekuatan dan karakter berbeda.
Yusuf Abdillah - Minggu, 12 Juli 2026
Profil Semifinalis Piala Dunia 2026: Kekuatan, Kelemahan, dan Peluang Argentina, Inggris, Prancis, dan Spanyol
Piala Dunia
Sejarah! Untuk Pertama Kalinya Semifinal Piala Dunia Dihuni 4 Tim Teratas Ranking FIFA
Prancis, Spanyol, Inggris, dan Argentina menjadi empat negara yang akan bersaing memperebutkan tempat di final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Minggu, 12 Juli 2026
Sejarah! Untuk Pertama Kalinya Semifinal Piala Dunia Dihuni 4 Tim Teratas Ranking FIFA
Piala Dunia
Superkomputer Prediksi Juara Piala Dunia 2026 Menjelang Semifinal: Prancis Terdepan, Argentina Tipis Harapan
Superkomputer Opta merilis prediksi terbaru juara Piala Dunia 2026 setelah babak perempat final. Prancis menjadi favorit mengungguli Spanyol, Inggris, dan Argentina. Simak persentase peluang juara serta jadwal semifinal selengkapnya.
Johan Kristiandi - Minggu, 12 Juli 2026
Superkomputer Prediksi Juara Piala Dunia 2026 Menjelang Semifinal: Prancis Terdepan, Argentina Tipis Harapan
Ragam
Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, 6 Duel Panas Prancis vs Spanyol di Turnamen Besar
Sebelum bentrok di semifinal Piala Dunia 2026, Prancis dan Spanyol sudah enam kali berhadapan di turnamen besar (Piala Dunia dan Euro). Berikut uraiannya.
Yusuf Abdillah - Minggu, 12 Juli 2026
Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, 6 Duel Panas Prancis vs Spanyol di Turnamen Besar
Piala Dunia
Tuchel Kritik Inggris Meski Lolos Semifinal, Bellingham Beri Respons Menohok
Jude Bellingham memberikan respons tegas saat dimintai tanggapan mengenai kritik Thomas Tuchel.
Yusuf Abdillah - Minggu, 12 Juli 2026
Tuchel Kritik Inggris Meski Lolos Semifinal, Bellingham Beri Respons Menohok
Piala Dunia
Kontroversi Spidercam di Perempat Final, FIFA Tolak Protes Norwegia
Kubu Norwegia menilai gol penyeimbang Inggris yang dicetak Jude Bellingham seharusnya tidak disahkan karena diduga diawali oleh bola yang menyentuh kabel spidercam di atas lapangan.
Yusuf Abdillah - Minggu, 12 Juli 2026
Kontroversi Spidercam di Perempat Final, FIFA Tolak Protes Norwegia
Piala Dunia
Lionel Messi Ukir Sejarah Lagi, Jadi Raja Assist Piala Dunia Sepanjang Masa
Lionel Messi resmi menjadi pemain dengan jumlah assist terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Yusuf Abdillah - Minggu, 12 Juli 2026
Lionel Messi Ukir Sejarah Lagi, Jadi Raja Assist Piala Dunia Sepanjang Masa
Bagikan