Dianggap Tebang Pilih, Quartararo Kritik Keputusan Steward

Steward menjatuhi hukuman denda sebesar 1.000 euro kepada Quartararo.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Selasa, 14 November 2023
Dianggap Tebang Pilih, Quartararo Kritik Keputusan Steward
Fabio Quartararo (twitter/fabioq20)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Fabio Quartararo mengaku kecewa atas keputusan steward saat menjalani pekan MotoGP Malaysia. Pasalnya tanpa ada pemberitahuan, steward tiba-tiba memberikan denda kepada Quartararo.

Tercatat saat itu Steward menjatuhi hukuman denda sebesar 1.000 euro kepada Quartararo. Alasannya karena pembalap berjuluk El Diablo itu kedapatan melepas tali helmnya saat memasuki pit lane.

Atas keputusan ini, Quartararo merasa geram. Pembalap Monster Energy Yamaha ini bahkan menilai steward berlaku tidak adil karena memberikan keputusan secara sepihak. Padahal sebelumnya steward tidak pernah mempermasalahkan hal tersebut.

“Steward tidak melakukan pekerjaannya dengan baik. Saya pikir mereka memberikan penalti dnegan menutup mata dan memilih orang yang tidak disukai, dan itu adalah saya,” tutur Quartararo dikutip dari crash.net.

“Saya selalu melepas tali helm. Selama beberapa tahun saya melakukannya. Lalu kemarin, mereka tiba-tiba memberikan penalti. Jadi saya berpikir steward tidak melakukan tugas dengan baik,” lanjutnya.

Insiden ini ternyata mendapat perhatian dari Michael Laverty. Pria yang pernah turun di kelas premier pada musim 2013-2015 ini menilai keputusan tersebut terlihat berlebihan. Namun tetap saja karena sudah ada regulasi yang mengatur, mau tidak mau Quartararo harus menerima hukuman dengan lapang dada.

“Terdapat peraturan yang mengatakan kamu harus mengenakan semua peralatan keselamatan, di pit lane dan lintasan. Namun keputusan ini memang keras. Seperti yang Quartararo katakan, dia sudah melakukannya selama bertahun-tahun. Ini terkesan remeh,” kata Michael.

“Insiden ini berawal di media sosial dan sepertinya para pengurus melihat Quaetararo melepas tali helm dari postingan jurnalis yang berada di paddock saat itu. Lalu mereka memberinya denda! Saya tidak setuju dengan itu. Quartararo tahu apa yang dia lakukan. Namun aturan tetaplah aturan.

Hal senada juga diungkapkan oleh Sylvain Guintoli. Mantan pembalap penguji Suzuki ini melihat steward terlalu keras dalam memberikan keputusan. Seharusnya ada peringatan terlebih dahulu sebelum menjatuhkan denda.

“Seharusnya hanya peringatan. Mereka bisa katakan, jangan lakukan itu karena bukan contoh yang baik, kita tidak ingin melihat hal ini lagi, dan jika mengulang perbiatan ini, kita akan jatuhkan penalti,” tandas Sylvain.

Penulis: Bintang Rahmat

Motogp Fabio Quartararo
Ditulis Oleh

Yusuf Abdillah

Posts

9.956

Berita Terkait

MotoGP
Debut di MotoGP 2026, Toprak Razgatlioglu Disebut Sebagai 'The Next Casey Stoner'
Juara World Superbike (WSBK) tiga kali, Toprak Razgatlioglu, akan melakoni debut di MotoGP 2026.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 03 Januari 2026
Debut di MotoGP 2026, Toprak Razgatlioglu Disebut Sebagai 'The Next Casey Stoner'
MotoGP
5 Rekor Valentino Rossi yang Bisa Dipecahkan Marc Marquez di MotoGP 2026
Setidaknya ada lima rekor milik Valentino Rossi yang bisa dipecahkan Marc Marquez pada MotoGP 2026.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 03 Januari 2026
5 Rekor Valentino Rossi yang Bisa Dipecahkan Marc Marquez di MotoGP 2026
MotoGP
Marc Marquez Ungkap 3 Nama Pesaing Terberat di MotoGP 2026
Juara dunia MotoGP 2025, Marc Marquez, mengungkapkan sejumlah nama yang akan menjadi pesaing terberatnya pada 2026.
Yusuf Abdillah - Jumat, 02 Januari 2026
Marc Marquez Ungkap 3 Nama Pesaing Terberat di MotoGP 2026
MotoGP
CEO Aprilia Pede Marco Bezzecchi Bisa Bersaing dengan Marc Marquez di MotoGP 2026, Siap Runtuhkan Dominasi Ducati
CEO Aprilia, Massimo Rivola, percaya diri bahwa timnya bisa meruntuhkan dominasi Ducati pada MotoGP 2026 mendatang.
Tengku Sufiyanto - Selasa, 30 Desember 2025
CEO Aprilia Pede Marco Bezzecchi Bisa Bersaing dengan Marc Marquez di MotoGP 2026, Siap Runtuhkan Dominasi Ducati
MotoGP
Di MotoGP 2026, Alex Marquez Adalah Rival Marc Marquez, Bukan Adik-Kakak
Keduanya melewati musim 2025 secara gemilang dengan finis di posisi pertama dan kedua.
Tengku Sufiyanto - Jumat, 26 Desember 2025
Di MotoGP 2026, Alex Marquez Adalah Rival Marc Marquez, Bukan Adik-Kakak
MotoGP
Hasil MotoGP Valencia 2025: Marco Bezzecchi Tutup Musim dengan Kemenangan
Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi memenangi MotoGP Valencia 2025 yang digelar di Sirkuit Ricardo de Tormo.
Yusuf Abdillah - Minggu, 16 November 2025
Hasil MotoGP Valencia 2025: Marco Bezzecchi Tutup Musim dengan Kemenangan
MotoGP
Hasil MotoGP Portugal 2025: Marco Bezzecchi Terdepan Asapi Alex Marquez, Pecco Bagnaia Lagi-lagi Gagal Finis
Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, sukses memenangi balapan utama MotoGP Portugal 2025.
Yusuf Abdillah - Minggu, 09 November 2025
Hasil MotoGP Portugal 2025: Marco Bezzecchi Terdepan Asapi Alex Marquez, Pecco Bagnaia Lagi-lagi Gagal Finis
MotoGP
Hasil MotoGP Malaysia 2025: Alex Marquez Juara, Pecco Bagnaia Gagal Finis
Disusul Pedro Costa di posisi kedua.
Tengku Sufiyanto - Minggu, 26 Oktober 2025
Hasil MotoGP Malaysia 2025: Alex Marquez Juara, Pecco Bagnaia Gagal Finis
MotoGP
Hasil MotoGP Australia 2025: Raul Fernandez Raih Kemenangan Perdana, Pecco Bagnaia Masih Terpuruk
Juara dunia Moto3 Junior 2018 itu meraih kemenangan perdananya di kasta tertinggi kompetisi balap motor dunia.
Tengku Sufiyanto - Minggu, 19 Oktober 2025
Hasil MotoGP Australia 2025: Raul Fernandez Raih Kemenangan Perdana, Pecco Bagnaia Masih Terpuruk
MotoGP
Jadwal dan Link Streaming MotoGP Australia 2025 Minggu 19 Oktober, Balapan Sedang Berlangsung
MotoGP Australia 2025 tetap seru memperlihatkan pertarungan Alex Marquez dan Francesco Bagnaia untuk memperebutkan posisi kedua.
Tengku Sufiyanto - Minggu, 19 Oktober 2025
Jadwal dan Link Streaming MotoGP Australia 2025 Minggu 19 Oktober, Balapan Sedang Berlangsung
Bagikan