Dianggap Dejan Lovren Overrated, Ini Tanggapan Berkelas Sergio Ramos
BolaSkor.com – Sergio Ramos memiliki tipikal karakter yang kerapkali memicu kebencian publik kepadanya, meski dia adalah salah satu bek tengah terbaik dunia. Ibarat pisau bermata dua, Ramos sangat bagus dari segi kualitas bermain dan juga memiliki mentalitas yang kuat. Tapi, ia juga memiliki haters karena permainannya yang menjurus kasar.
Dalam beberapa kesempatan, cukup banyak orang yang senang atau bahagia ketika melihat Ramos kesulitan di satu laga atau bermain buruk. Bahkan publik Santiago Bernabeu juga tidak segan menyiulinya jika Ramos bermain buruk di Real Madrid.
Kritikan dan pembicaraan kepadanya semakin besar ketika beberapa waktu lalu Dejan Lovren, bek Liverpool, yang bermain melawan Madrid di final Liga Champions 2017-18, berkata bahwa Ramos hanyalah bek overrated (dinilai berlebihan).
Hanya karena Ramos memperkuat Madrid, tiap kesalahan yang dilakukannya tidak terlalu dibahas. Lovren bahkan mengklaim dirinya lebih baik dari Ramos. Menanggapi ucapan itu, bek berusia 32 tahun punya jawaban berkelas.

“Saya katakan berulang kali. Saya tidak tahu apakah hal-hal seperti itu diucapkan karena frustrasi atau alasan lainnya. Saya tidak akan menanggapi Lovren atau siapa pun yang ingin memenangi tiga halaman depan atau headline (media). Semuanya bertarung untuk dirinya sendiri ketika bertanding,” tegas Ramos di Marca.
Tekanan dari haters atau publik Bernabeu pun tidak merisaukan Ramos. Ia tidak memedulikannya dan menganggap serius hal semacam itu, karena yang terpenting baginya adalah fokus ketika bertanding.
“Saya tidak pernah berkata (siulan) tidak adil. Jika Bernabeu sedikit menargetkan Anda, ini karena mereka pikir Anda seharusnya bisa bermain lebih baik lagi. Saya telah melihat legenda-legenda hebat disiuli. Jika dalam waktu 14 tahun saya hanya sekali disiuli, maka saya sepenuhnya berterimakasih,” tambah Ramos.
“Ketika segalanya berjalan baik saya tak mau jemawa dan kritikan-kritikan saya tidak akan menjatuhkan saya. Tekanan ada bagi mereka yang sudah ada lama. Saya tidak menganggapnya serius,” pungkasnya.
Arief Hadi
16.363
Berita Terkait
Eks Penyerang Malaga Sepakat Gabung Persib Bandung
Arsenal ke Final Piala Liga Inggris, Eberechi Eze Tak Sabar Main di Wembley
Indonesia Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031, Bersaing dengan Korsel hingga Australia
Mauro Zijlstra Bagian dari Proyek Jangka Panjang Persija Jakarta
Sebelum Batal Rekrut Mateta, Tiga Ahli Medis Berbeda Beri Peringatan kepada AC Milan
Persija Buka Peluang Mauro Zijlstra Kembali ke Eropa jika Ada Kesempatan
Martin Zubimendi Anggap Dirinya Tidak Dibutuhkan Real Madrid
Kecam Genosida, Pep Guardiola Tegaskan Keberpihakan kepada Palestina
Final Piala Liga Inggris Jadi Vitamin buat Arsenal untuk Arungi Sisa Musim
Bawa Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia Futsal 2026, Hector Souto Belum Puas