Di Mata Yamaha, Sprint Race Hadirkan Banyak Kerugian

Managing Director Yamaha, Lin Jarvis kembali menyoroti kehadiran sprint race di musim 2023.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Selasa, 24 Januari 2023
Di Mata Yamaha, Sprint Race Hadirkan Banyak Kerugian
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Managing Director Yamaha, Lin Jarvis kembali menyoroti kehadiran sprint race di musim 2023. Menurutnya, hal tersebut memberikan lebih banyak kerugian bagi tim.

Pada musim 2023 ini, Dorna Sport melakukan trobosan baru dalam penyelanggaraan MotoGP. Mereka memutuskan mengadopsi format Formula 1 dengan menghadirkan sprint race di setiap serinya.

Nantinya sprint race akan disisipkan pada hari Sabtu dengan menghilangkan FP4. Prinsipnya, para rider hanya menjalani balapan dengan jumlah jarak setengah dari balapan di akhir pekan. Tujuannya agar dapat membuat MotoGP semakin seru.

Namun di sisi lain, Yamaha justru sedikit keberatan dengan penerapan format ini. Sebab format baru ini juga dapat memberikan dampak negatif.

“Akan muncul lebih banyak ketidakpastian dan risiko di balapan dibandingkan sesi latihan bebas. Di sisi lain, tentu saja kamu harus memperkirakan kecelakaan ketika kamu berupaya keras hingga mencapai limit. Realitanya banyak hal aneh bisa terjadi saat balapan,” ucap Jarvis, dikutip dari speedweek.com.

“Jadi masalah yang bisa kita hadapi adalah cedera pembalap ketika menjalani sprint race. Menurut pendapat saya, risiko munculnya cedera dari sprint race lebih tinggi dibandingkan sebelumnya,” tambahnya.

Tidak hanya itu saja, keberadaan sprint race diyakini dapat membuat beban kerja tim semakin bertambah. Pasalnya ada tuntutan kemenangan untuk menjalaninya karena pada balapan tersebut para rider bisa mendapatkan poin tambahan di klasemen sementara.

Imbasnya tim harus bekerja dua kali dalam mempersiapkan motor. Pertama untuk sprint race dan kedua untuk balapan di hari Minggu.

“Karena motor kita harus sudah siap 24 jam lebih awal dibandingkan sebelumnya. Tim sekarang juga harus mempersiapkan motor untuk balapan di hari Sabtu. Kemudian harus di setting ulang untuk balapan dengan jarak lebih panjang di hari Minggu agar bisa meraih performa maksimal kembali,” kata Jarvis.

“Sebagai bagian dari tim presentasi di Jakarta, kita sudah membicarakan kenyataan mengenai para pembalap yang membutuhkan lebih banyak energi untuk mengendarai mesin MotoGP di limit dan level teratas. Jadi para pembalap mendapat tuntutan lebih banyak,” tutupnya.

Penulis: Bintang Rahmat

Motogp
Ditulis Oleh

Yusuf Abdillah

Posts

9.976

Berita Terkait

MotoGP
Debut di MotoGP 2026, Toprak Razgatlioglu Disebut Sebagai 'The Next Casey Stoner'
Juara World Superbike (WSBK) tiga kali, Toprak Razgatlioglu, akan melakoni debut di MotoGP 2026.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 03 Januari 2026
Debut di MotoGP 2026, Toprak Razgatlioglu Disebut Sebagai 'The Next Casey Stoner'
MotoGP
5 Rekor Valentino Rossi yang Bisa Dipecahkan Marc Marquez di MotoGP 2026
Setidaknya ada lima rekor milik Valentino Rossi yang bisa dipecahkan Marc Marquez pada MotoGP 2026.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 03 Januari 2026
5 Rekor Valentino Rossi yang Bisa Dipecahkan Marc Marquez di MotoGP 2026
MotoGP
Marc Marquez Ungkap 3 Nama Pesaing Terberat di MotoGP 2026
Juara dunia MotoGP 2025, Marc Marquez, mengungkapkan sejumlah nama yang akan menjadi pesaing terberatnya pada 2026.
Yusuf Abdillah - Jumat, 02 Januari 2026
Marc Marquez Ungkap 3 Nama Pesaing Terberat di MotoGP 2026
MotoGP
CEO Aprilia Pede Marco Bezzecchi Bisa Bersaing dengan Marc Marquez di MotoGP 2026, Siap Runtuhkan Dominasi Ducati
CEO Aprilia, Massimo Rivola, percaya diri bahwa timnya bisa meruntuhkan dominasi Ducati pada MotoGP 2026 mendatang.
Tengku Sufiyanto - Selasa, 30 Desember 2025
CEO Aprilia Pede Marco Bezzecchi Bisa Bersaing dengan Marc Marquez di MotoGP 2026, Siap Runtuhkan Dominasi Ducati
MotoGP
Di MotoGP 2026, Alex Marquez Adalah Rival Marc Marquez, Bukan Adik-Kakak
Keduanya melewati musim 2025 secara gemilang dengan finis di posisi pertama dan kedua.
Tengku Sufiyanto - Jumat, 26 Desember 2025
Di MotoGP 2026, Alex Marquez Adalah Rival Marc Marquez, Bukan Adik-Kakak
MotoGP
Hasil MotoGP Valencia 2025: Marco Bezzecchi Tutup Musim dengan Kemenangan
Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi memenangi MotoGP Valencia 2025 yang digelar di Sirkuit Ricardo de Tormo.
Yusuf Abdillah - Minggu, 16 November 2025
Hasil MotoGP Valencia 2025: Marco Bezzecchi Tutup Musim dengan Kemenangan
MotoGP
Hasil MotoGP Portugal 2025: Marco Bezzecchi Terdepan Asapi Alex Marquez, Pecco Bagnaia Lagi-lagi Gagal Finis
Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, sukses memenangi balapan utama MotoGP Portugal 2025.
Yusuf Abdillah - Minggu, 09 November 2025
Hasil MotoGP Portugal 2025: Marco Bezzecchi Terdepan Asapi Alex Marquez, Pecco Bagnaia Lagi-lagi Gagal Finis
MotoGP
Hasil MotoGP Malaysia 2025: Alex Marquez Juara, Pecco Bagnaia Gagal Finis
Disusul Pedro Costa di posisi kedua.
Tengku Sufiyanto - Minggu, 26 Oktober 2025
Hasil MotoGP Malaysia 2025: Alex Marquez Juara, Pecco Bagnaia Gagal Finis
MotoGP
Hasil MotoGP Australia 2025: Raul Fernandez Raih Kemenangan Perdana, Pecco Bagnaia Masih Terpuruk
Juara dunia Moto3 Junior 2018 itu meraih kemenangan perdananya di kasta tertinggi kompetisi balap motor dunia.
Tengku Sufiyanto - Minggu, 19 Oktober 2025
Hasil MotoGP Australia 2025: Raul Fernandez Raih Kemenangan Perdana, Pecco Bagnaia Masih Terpuruk
MotoGP
Jadwal dan Link Streaming MotoGP Australia 2025 Minggu 19 Oktober, Balapan Sedang Berlangsung
MotoGP Australia 2025 tetap seru memperlihatkan pertarungan Alex Marquez dan Francesco Bagnaia untuk memperebutkan posisi kedua.
Tengku Sufiyanto - Minggu, 19 Oktober 2025
Jadwal dan Link Streaming MotoGP Australia 2025 Minggu 19 Oktober, Balapan Sedang Berlangsung
Bagikan