Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Di Balik Start Apik Italia Ada Pescara dan Zdenek Zeman

Pada laga melawan Turki, ada hal yang terlihat menarik, terutama dari penampilan Lorenzo Insigne dan Ciro Immobile.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Minggu, 13 Juni 2021
Di Balik Start Apik Italia Ada Pescara dan Zdenek Zeman
Ciro Immobile dan Lorenzo Insigne (uefa)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Italia mengawali kiprah mereka di Piala Eropa 2020 secara gemilang. Mereka menghantam Turki tiga gol tanpa balas pada laga pembuka di Stadion Olimpico Roma, Sabtu (12/6) dini hari WIB. Penampilan trengginas Gli Azzurri yang membuat pelatih legendaris Zdenek Zeman tersenyum semringah.

Pada laga melawan Turki, ada hal yang terlihat menarik, terutama dari penampilan Lorenzo Insigne dan Ciro Immobile, yang masing-masing mencetak satu gol. Jika diperhatikan, Immobile dan Insigne seperti sudah bermain bersama selama 10 tahunan. Dan, memang demikian.

Ada satu sosok yang pasti akan bangga melihat penampilan Immobile dan Insigne di Olimpico. Dia adalah Zdenek Zeman. Pelatih asal Republik Ceko yang sudah menganggap Italia sebagai negera keduanya itu memang bisa dikatakan ada di balik sukses Italia di laga pembuka, khususnya gemilangnya penampilan Insigne dan Immobile.

Baca Juga:

Piala Eropa 2020: Sederet Fakta Menarik dari Kemenangan 3-0 Italia atas Turki

Piala Eropa 2020 - Italia 3-0 Turki: Pesan Serius Gli Azzurri

9 Aturan yang Tak Banyak Diketahui di Piala Eropa 2020

Pelatih yang pernah menangani AS Roma itu adalah orang petama yang memasangkan Insigne dan Immobile sebagai duet. Jadi jika duo tersebut seperti sudah bermain bersama selama bertahun-tahun, itu karena mereka sudah bertahun-tahun berduet.

Immobile mencetak 28 gol dan Insigne 18 saat keduanya membela Pescara di Serie B musim 2011-12. Pescara saat itu diasuh oleh Zeman, pelatih yang di Italia disebut sebagai guru sepak bola menyerang. Selain Insigne dan Immobile, dalam tim itu juga ada Marco Verratti.

Kebersamaan di Pescara membangun hubungan khusus antara Insigne dan Immobile. Meski kemudian berpisah klub, keduanya masih berteman akrab. Lihat saja bagaimana raut wajah keduanya saat selebrasi gol Italia kemarin. Bagitupun saat berbicara kepada media usai laga.

"Saya juga ikut bahagia dengan golnya Lorenzo. Itu merupakan sebuah gol buah dari pergerakan tim yang indah," kata Immobile.

Seperti yang diucapkan Immobile, gol yang dicetak Insigne memang terlihat apik. Gol itu terjadi lewat gerakan yang biasa dilihat dalam olahraga rugby. Bola bergerak horisontal dari kanan ke kiri hingga ditutup lewat finishing maut Insigne. Pergerakan yang acap terlihat dalam permainan tim asuhan Zeman. Tak heran, karena pelaku utama dari gol tersebut adalah dua pemain yang besar di bawah asuhan Zeman.

Di luar lapangan Insigne dan Immobile adalah tali yang menyatukan seluruh skuad Roberto Mancini. Hubungan yang akrab keduanya menular kepada pemain lain. Tawa dan candaan acap terdengar di Coverciano, markas latihan Italia. Candaan khas orang Napoli dari Insigne dan Immobile memang mampu mencairkan atmosfer.

"Kekuatan kami adalah mentalitas grup. Pelatih sudah membangun sebuah tim yang hebat," ujar Insigne.

Di samping bersenang-senang, Azzurri sangat serius di atas lapangan. Mereka memenangkan sembilan laga terakhir tanpa kebobolan, mencetak 28 gol. Mereka juga tak terkalahkan dalam 28 pertandingan. Italia memiliki catatan sempurna saat Immobile mencetak 14 golnya (12 menang, 0 seri, 0 kalah).

Rasanya Mancini dan Italia harus berterima kasih kepada Zeman jika duo Pescara terus bisa mempertahankan performa sepanjang turnamen.

Simak rangkuman keseruan Piala Eropa 2020 di sini.

Piala Eropa 2020 Lorenzo Insigne Ciro Immobile Breaking News

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Liga Indonesia
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Persija Jakarta resmi merekrut gelandang Jepang Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan kontrak dua tahun. Eks Daegu FC itu diproyeksikan memperkuat lini tengah Macan Kemayoran di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Bagikan