Di Balik Bayaran Wah Pemain, Minimnya Upah Pekerja Klub Premier League Jadi Sorotan

Hanya empat klub Premier League yang membayar pekerja mereka dengan upah yang layak.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Kamis, 15 Agustus 2019
Di Balik Bayaran Wah Pemain, Minimnya Upah Pekerja Klub Premier League Jadi Sorotan
Ilustrasi (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Klub-klub Premier League total sudah mengeluarkan 1,41 miliar poundsterling pada bursa transfer musim panas ini. Catatan ini terlihat sangat kontras dengan perlakuan klub-klub kepada para pekerja mereka.

Dalam laporan BBC News, banyak petugas kebersihan, sekuriti, pekerja dapur, dan staf 'rendahan' di klub-klub Premier League hanya mendapatkan upah yang tidak mencukupi biaya hidup mereka. Fakta ini diungkapkan oleh Citizens UK, sebuah organisasi yang fokus menangani masalah-masalah sosial di Inggris.

Tercatat, dari 20 klub Premier League, hanya empat yang mendapatkan akreditasi dari the Living Wage Foundation, sebuah yayasan yang memperjuangkan upah layak di Inggris.

Baca Juga:

Opini Jose Mourinho: Tim B Man City Lebih Baik ketimbang Arsenal, Chelsea, dan Man United

Langgar Aturan FIFA, Manchester City Bebas dari Hukuman

Di Inggris, perusahaan yang mendapatkan akreditasi dari Living Wage sudah memberikan komitmen untuk memberikan upah yang sesuai dengan standar hidup sebenarnya. Menurut yayasan ini, upah layak minimun di Inggris rata-rata sekitar 9 pounds atau sekitar Rp154 ribu per jam. Khusus di London, nilai upah lebih tinggi, 10,55 pounds (Rp179 ribu) per jam.

Angka tersebut memang sedikit lebih tinggi dari upah minimum yang ditetapkan pemerintah sebesar 8,21 pounds (Rp140 ribu) per jam.

Lalu siapa saja yang masuk dalam empat klub yang mendapatkan akreditasi tersebut? Hanya Everton, Liverpool Chelsea, dan West Ham United. Menariknya, klub-klub yang bertarung Championship, satu kasta di bawah Premier League, justru lebih banyak yang sudah mendapatkan akreditasi. Sebut saja klub seperti Luton Town.

Artinya, klub-klub papan atas Premier League yang notabene berstatus kaya seperti Arsenal, Tottenham Hotspur, Manchester United, dan Manchester City hanya membayar pekerja mereka dengan upah minimum yang tak layak.

"Saya harus berjuang menghadirkan makanan di meja makan untuk keluarga. Saya sangat sering hanya bisa membeli makanan harga diskon," ujar pekerja kebersihan yang bekerja di Stadion Old Trafford seperti dilansir BBC.

"Mengingat banyaknya uang di sepak bola, akan menyenangkan bila klub membayar upah yang fair dan layak kepada pekerja mereka," katanya lagi.

Melihat kondisi, terutama setelah terciptanya rekor uang yang digelontorkan klub-klub untuk transfer dan gaji pemain, Citizens UK meminta klub-klub lebih memperhatikan pekerja mereka, utamanya dengan menaikkan upah menjadi lebih layak.

Citizens UK menilai kondisi yang dialami para pekerja seharusnya tidak perlu terjadi.

Premier League

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Skandal finansial Manchester City menjadi topik pembicaraan di skuad Inggris. Thomas Tuchel memilih tak berspekulasi jelang lawan Kroasia.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Inggris
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Manchester City mengajukan banding atas vonis pelanggaran aturan keuangan Premier League dan menegaskan klub tidak bersalah atas dakwaan tersebut.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Inggris
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Jamie Carragher merasa kasihan kepada pemain Man City, tetapi menilai gelar Premier League pada periode pelanggaran finansial harus dicabut.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Inggris
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Pep Guardiola akhirnya buka suara setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial Premier League. Ia menegaskan dukungannya kepada klub.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Inggris
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak 4 temuan utama Premier League dan respons terbaru The Citizens.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Inggris
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Simak daftar gaji pemain Manchester City. Erling Haaland menjadi pemain dengan bayaran tertinggi, mencapai £27,3 juta atau sekitar Rp559,65 miliar per tahun.
Arief Hadi - Selasa, 29 September 2026
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Inggris
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran Premier League. Chairman Khaldoon Al Mubarak buka suara dan bertekad buktikan kebenaran.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 26 September 2026
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Inggris
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak potensi hukuman, dari pengurangan poin hingga pencabutan gelar.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Inggris
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran regulasi Premier League. Sanksi belum diputuskan dan City diperkirakan banding.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Inggris
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Eric Cantona mengkritik pandangan Sir Jim Ratcliffe soal imigrasi. Legenda Man United itu menilai sepak bola dibangun dari berbagai gelombang imigrasi.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Bagikan