BolaSkor.com - Induk Sepak Bola Eropa, UEFA, telah menyiapkan closing ceremony Piala Eropa 2020 dengan megah dan elegan, meski di tengah pandemi COVID-19. UEFA menerapkan protokol kesehatan ketat bagi penonton yang hadir di Stadion Wembley.
Salah satunya adalah setiap penonton wajib sudah melakukan vaksinasi dan bebas COVID-19 dalam 1x24 jam. Tentu saja hal lain yang dilakukan adalah pembatasan jumlah penonton.
Untuk menambah kemeriahan, UEFA akan memutar deretan lagu yang dipilih melalui voting di Twitter resmi Piala Eropa 2020. Lagu "Butter" dari boyband Korea Selatan, BTS memenangi voting. Total ada 4.181.025 orang yang mengikuti voting.
Lagu 'Butter' dari BTS mengoleksi 46,6 persen suara. Mengungguli lagu 'Kill My Mind' dari Louis Tomlinson dengan 43,8 suara.
Sedangkan lagu 'Bad Guy' milik Billie Eilish berada di posisi tiga dengan 6,5 persen suara. Usher dengan lagu 'Yeah' hanya mendapat 3,1 persen voting.
Terpilihnya 'Butter tidak mengejutkan. Selain fans BTS fanatik, lagu 'Butter' juga masuk Billboards Hot 100.
Ada Lagu Harry Styles hingga The Weeknd
Selain 'Butter' milik BTS, UEFA juga memutar lagu "Kill My Mind" (Louis Tomlinson), "Adore You" (Harry Styles), serta "Blinding Lights" (The Weeknd).
"Tidak ada elemen tambahan yang dapat diintegrasikan pada tahap ini, sebab jadwal hitung mundur yang sangat mepet dan kompleksitas operasional menjelang kick-off," tambah juru bicara UEFA yang tidak disebutkan namanya kepada Sky News.
I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com.
I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018.
Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."