Derby London Lawan Arsenal Membosankan, Chelsea Dikritik Bermain bak Tim di Tahun 1980

Mantan pemain Chelsea dan Arsenal, William Gallas, mengkritik permainan The Blues di bawah arahan Enzo Maresca.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 20 Maret 2025
Derby London Lawan Arsenal Membosankan, Chelsea Dikritik Bermain bak Tim di Tahun 1980
Enzo Maresca (Laman Resmi Premier League)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Mantan bek Chelsea dan Arsenal, William Gallas, tidak tanggung-tanggung mengkritik performa The Blues di bawah arahan Enzo Maresca. Terutamanya Gallas menyoroti ketika Chelsea kalah 0-1 dari Arsenal sebelum jeda internasional Maret.

Pada laga yang dimainkan di Emirates Stadium pada Minggu (16/03), Chelsea kalah 0-1 dari gol Mikel Merino (20'). Chelsea tak mampu menciptakan peluang berbahaya meski punya 60 persen penguasaan bola dan Arsenal lebih mengancam dengan 12 tendangan (empat sepakan tepat sasaran).

Kesulitan Chelsea mencetak gol tak lepas dari cederanya Cole Palmer, Noni Madueke, dan Nicolas Jackson. Namun, kesulitan itu juga menjadi ironi mengingat status Chelsea sebagai tim dengan serangan terbaik ketiga di liga (sama dengan Arsenal) dengan 53 gol.

Baca Juga:

Prediksi Premier League, Chelsea Tidak Masuk Empat Besar

Bellingham Dinilai Belum Siap untuk Menjadi Pemain Chelsea

Real Madrid Incar Enzo Fernandez, Chelsea Punya Satu Syarat

Menghadapi Arsenal, Maresca melakukan eksperimen. Salah satunya dengan memainkan Reece James, yang notabene bek kanan, menjadi gelandang jangkar (pivot). Padahal, Maresca masih memiliki Romeo Lavia untuk dimainkan di posisi tersebut atau menempatkan Enzo Maresca di sana.

Permainan Chelsea Dikritik

Chelsea
Chelsea (premierleague.com)

Menurut Gallas permainan Chelsea itu bak tim di tahun 1980 dan pertandingan Derby London berjalan monoton. Terlebih, tidak ada intensitas di pertandingan tersebut.

"Di lapangan (Derby London), terjadi pertarungan satu lawan satu. Saya terkejut Reece James bermain sebagai gelandang dan rasanya seperti kembali ke tahun 1980. Kita sudah berada di tahun 2025. Bagaimana Anda bisa meminta pemain Anda melakukan itu?" cetus Gallas dikutip dari Goal.

"Para pemain bertahan Benoit Badiashile dan Levi Colwill tampak takut saat menguasai bola dan dengan tekanan lebih besar dari Arsenal, mereka mungkin bisa mencetak gol kedua. Gol yang mereka cetak berasal dari tendangan sudut."

"Bagi saya, itu membosankan, terutama untuk Derby London. Saya memainkan banyak pertandingan seperti itu dan itu lebih intens. Para penggemar ingin melihat para pemain bertarung, berlari, dan saling menantang, tetapi tidak ada yang terjadi."

Melihat performa tersebut, Gallas meyakini Chelsea bermain lebih baik saat dilatih Mauricio Pochettino, meski ia juga tak memungkiri perkembangan tim dengan Maresca.

"Melihat penampilan melawan Arsenal, Anda akan berkata bahwa Chelsea akan lebih baik jika bersama Mauricio Pochettino," tambah Gallas.

"Apa yang saya lihat dari Chelsea saat melawan Arsenal, sistem dan cara mereka bermain, saya sedikit kecewa. Namun saat ini saya pikir Enzo Maresca berada di jalur yang benar, mereka masih dalam jalur untuk lolos ke empat besar. Terkadang pemilik di klub besar tidak sabar.

"Pemilik baru telah membuat banyak keputusan hingga saat ini ketika mereka tidak melihat hasil, sekarang giliran Maresca untuk menunjukkan bahwa dialah manajer yang dicari Chelsea."

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Premier League Chelsea Arsenal William Gallas Enzo Maresca
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

16.325

Berita Terkait

Inggris
Liverpool Krisis Bek Kanan, Arne Slot Tidak Mau Panik Belanja Pemain
Arne Slot mengatakan Liverpool hanya akan bertindak di bursa transfer jika itu bijaksana.
Yusuf Abdillah - Jumat, 30 Januari 2026
Liverpool Krisis Bek Kanan, Arne Slot Tidak Mau Panik Belanja Pemain
Inggris
Frimpong dan Bradley Cedera, Berikut 4 Pemain Liverpool yang Bisa Jadi Bek Kanan Darurat
Kemenangan telak 6-0 atas Qarabag di Liga Champions menyisakan kekhawatiran Liverpool dengan cederanya Jeremie Frimpong.
Yusuf Abdillah - Jumat, 30 Januari 2026
Frimpong dan Bradley Cedera, Berikut 4 Pemain Liverpool yang Bisa Jadi Bek Kanan Darurat
Italia
Tottenham Tutup Pintu Randal Kolo Muani, Juventus Cari Alternatif
Keinginan Juventus mendapatkan Randal Kolo Muani menemui jalan buntu setelah Tottenham Hotspur dikabarkan menutup pintu rapat-rapat.
Yusuf Abdillah - Jumat, 30 Januari 2026
Tottenham Tutup Pintu Randal Kolo Muani, Juventus Cari Alternatif
Ragam
Arsenal dan 5 Tim yang Tidak Terkalahkan Selama Fase Liga atau Grup di Liga Champions
Fase liga Liga Champions 2025/2026 telah berakhir dan Arsenal menempati urutan satu tanpa pernah kalah. Arsenal bukan klub pertama yang melakukannya.
Arief Hadi - Kamis, 29 Januari 2026
Arsenal dan 5 Tim yang Tidak Terkalahkan Selama Fase Liga atau Grup di Liga Champions
Inggris
Kisah Sedih Raheem Sterling
Raheem Sterling mengalami masa sulit bersama Chelsea hingga akhirnya tersingkir dari rencana utama. Dipinjamkan ke Arsenal dan kini dikaitkan dengan Napoli, ke mana sang winger akan berlabuh?
Johan Kristiandi - Kamis, 29 Januari 2026
Kisah Sedih Raheem Sterling
Liga Champions
Lolos Sempurna, Siapa yang Bisa Jadi Lawan Arsenal di 16 Besar Liga Champions?
Arsenal memastikan tempat mereka di babak 16 besar Liga Champions dengan rekor sempurna.
Yusuf Abdillah - Kamis, 29 Januari 2026
Lolos Sempurna, Siapa yang Bisa Jadi Lawan Arsenal di 16 Besar Liga Champions?
Inggris
Arsenal di Liga Champions: Sapu Bersih Kemenangan, Mencetak 23 Gol
Arsenal arahan Mikel Arteta mengakhiri fase liga di Liga Champions musim ini dengan sapu bersih kemenangan, usai mengalahkan Kairat dengan skor 3-2.
Arief Hadi - Kamis, 29 Januari 2026
Arsenal di Liga Champions: Sapu Bersih Kemenangan, Mencetak 23 Gol
Inggris
Tembus 16 Besar, Chelsea Diharapkan Bertahan Lebih lama di Liga Champions
Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, berharap The Blues dapat bertahan lama di Liga Champions setelah menembus 16 besar pasca menang 3-2 atas Napoli.
Arief Hadi - Kamis, 29 Januari 2026
Tembus 16 Besar, Chelsea Diharapkan Bertahan Lebih lama di Liga Champions
Italia
Liga Champions: Juara Bertahan Serie A Disingkirkan Chelsea, Rekor Buruk Antonio Conte Berlanjut
Perjalanan juara bertahan Serie A, Napoli, di Liga Champions musim ini berakhir dini usai kalah 2-3 lawan Chelsea. Rekor buruk Antonio Conte pun berlanjut.
Arief Hadi - Kamis, 29 Januari 2026
Liga Champions: Juara Bertahan Serie A Disingkirkan Chelsea, Rekor Buruk Antonio Conte Berlanjut
Liga Champions
Bagan Babak 16 Besar Liga Champions 2025-2026
Delapan tim yang finis di delapan besar klasemen lolos langsung ke 16 Besar, sementara 16 lainnya di posisi 9 hingga 24 harus melewati babak play-off.
Yusuf Abdillah - Kamis, 29 Januari 2026
Bagan Babak 16 Besar Liga Champions 2025-2026
Bagikan