Debat Format Baru UCL, Presiden UEFA Tantang Klopp Potong Gaji

Jurgen Klopp diminta potong gaji setelah kritik format baru Liga Champions.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 27 April 2021
Debat Format Baru UCL, Presiden UEFA Tantang Klopp Potong Gaji
Aleksander Ceferin dan Jurgen Klopp (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Presiden UEFA Aleksander Ceferin merespons ucapan manajer Liverpool, Jurgen Klopp yang mengkritik format baru di Liga Champions. Ceferin bahkan 'menantang' Klopp untuk memotong gajinya.

Semula berawal dari reformasi Liga Champions yang dituturkan Ceferin dengan adanya 36 tim (dari 32 tim). Perubahan format itu mengubah fase grup menjadi liga sebelum fase gugur, meningkatkan jumlah pertandingan untuk masing-masing tim.

Liga Champions baru itu belum diterapkan dan Klopp sudah melihat adanya risiko jadwal sangat padat dan potensi kelelahan untuk para pemain. Dia tak habis pikir dengan UEFA.

Baca Juga:

Setelah Kontroversi Liga Super Eropa, Giliran Format Baru Liga Champions Dikecam

Liverpool Tak Layak Lolos Kualifikasi Liga Champions

Liga Super Eropa Dibentuk, Presiden UEFA Umumkan Format Baru Liga Champions

"10 pertandingan, bukan enam dan tidak tahu harus menempatkannya di mana. Satu-satunya orang yang tidak pernah ditanyai adalah para pelatih, para pemain, dan suporter (oleh UEFA)," cetus Klopp.

"UEFA tidak meminta kami, Liga Super tidak meminta kami. Itu selalu 'Mainkan lebih banyak laga'. Liga Champions baru, apa alasannya? Uang… Saya tidak tahu bagaimana kami harus menangani lebih banyak laga."

"Anda tidak boleh memiliki 20 tim dalam satu liga, dua kompetisi turnamen, 10 pertandingan internasional sebelum Natal. Hal-hal ini tidak mungkin terjadi," imbuh dia.

Jurgen Klopp dan Aleksander Ceferin

Tak butuh waktu lama bagi Ceferin membalasnya saat diwawancara Daily Mail. Menurut Ceferin perubahan itu dilakukan untuk menyelamatkan krisis finansial klub-klub Eropa, khususnya di tengah pandemi virus corona.

Pertandingan di Liga Champions bisa saja tetap seperti saat ini atau dikurangi, namun Ceferin menilai ada risiko gaji pemain-pemain serta pelatih juga berkurang.

"Beberapa pelatih dan pemain mengatakan terlalu banyak pertandingan. Selalu ada pertandingan yang lebih sedikit tetapi juga gaji para pemain dan pelatih harus beradaptasi. Anda tidak dapat menghasilkan lebih sedikit dan menghasilkan lebih banyak setiap saat," balas Ceferin.

"Saya membaca beberapa orang berkata 'Kami tidak ingin lebih banyak pertandingan.' Saya baik-baik saja dengan itu, sungguh. Jika Liga Champions tetap seperti itu, itu akan tetap menjadi kompetisi terbaik di dunia."

"Reformasi kami terjadi karena klub membutuhkan bantuan untuk menanggapi krisis keuangan. Kami dapat melanjutkan apa adanya tetapi klub akan gulung tikar. Dan siapa yang paling tersakiti? Penggemar mereka."

"Jadi, sementara saya memahami apa yang dikatakan beberapa orang, saya akan bertanya kepada mereka 'Apa solusinya?' Kami yakin reformasi yang kami lakukan memiliki keuntungan bagi semua orang."

"Tapi kami telah menjelaskan bahwa mereka tidak sepenuhnya siap jadi, jika orang-orang itu memiliki ide yang lebih baik yang melindungi masa depan sepak bola dan juga masa depan kami, saya akan mendengarkan," pungkas Ceferin.

Breaking News Jurgen Klopp Liga Champions Aleksander Ceferin
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.204

Berita Terkait

Piala Dunia
Survei: Piala Dunia Berpotensi Ganggu Produktivitas Karyawan dan Rugikan Perusahaan
Piala Dunia bukan hanya menjadi pesta besar bagi para penggemar sepak bola, tetapi juga bisa menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Survei: Piala Dunia Berpotensi Ganggu Produktivitas Karyawan dan Rugikan Perusahaan
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Sempat Cemas, Spanyol Pede Lamine Yamal Siap Tampil di Laga Pembuka
Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, mengungkapkan keyakinannya bahwa Lamine Yamal akan fit untuk bermain di pertandingan pembuka Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Sempat Cemas, Spanyol Pede Lamine Yamal Siap Tampil di Laga Pembuka
Lainnya
Ratusan Pebiliar Dunia Siap Bertarung di Indonesia International Open 2026
128 pebiliar dunia dari 20 negara lebih akan bertarung di ajang Indonesia International Open 2026 pada 29 Juni hingga 4 Juli 2026.
BolaSkor - Kamis, 04 Juni 2026
Ratusan Pebiliar Dunia Siap Bertarung di Indonesia International Open 2026
Lainnya
Raja Sapta Oktohari Optimistis Indonesia Bisa Lampaui Target 4 Emas di Asian Games 2026
Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, yakin Pasukan Merah Putih bisa lampau target 4 medali emas di Asian Games 2026.
BolaSkor - Kamis, 04 Juni 2026
Raja Sapta Oktohari Optimistis Indonesia Bisa Lampaui Target 4 Emas di Asian Games 2026
Spanyol
Kandidat Presiden Real Madrid Janjikan Erling Haaland, Manchester City Ancam Ambil Jalur Hukum
Manchester City dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah hukum setelah kandidat presiden Real Madrid, Enrique Riquelme, secara terbuka berjanji akan mendatangkan Erling Haaland.
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Kandidat Presiden Real Madrid Janjikan Erling Haaland, Manchester City Ancam Ambil Jalur Hukum
Ragam
Piala Dunia 2026: Panama Tertua, Pantai Gading Paling Muda
Tim mana yang memiliki skuad dengan rata-rata usia tertua dan termuda pada Piala Dunia 2026?
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Panama Tertua, Pantai Gading Paling Muda
Piala Dunia
Kyle Walker Ungkap 3 Pemain yang Seharusnya Dibawa Thomas Tuchel ke Piala Dunia 2026
Legenda Timnas Inggris dan Manchester City, Kyle Walker, mengungkapkan 3 pemain yang seharusnya dibawa Thomas Tuchel ke Piala Dunia 2026.
BolaSkor - Kamis, 04 Juni 2026
Kyle Walker Ungkap 3 Pemain yang Seharusnya Dibawa Thomas Tuchel ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Mimpi Besar Jepang: Piala Dunia 2026 Jadi Pijakan Menuju Target Juara 2050
Pada 2005, setelah dua kali tampil di Piala Dunia, Asosiasi Sepak Bola Jepang mamatok 2050 menjadi target untuk menjadi juara.
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Mimpi Besar Jepang: Piala Dunia 2026 Jadi Pijakan Menuju Target Juara 2050
Liga Indonesia
Setelah Allano Lima, Persija Jakarta Juga Berpisah dengan Maxwell Souza
Persija Jakarta secara resmi mengumumkan masa depan Maxwell Souza dan Allano Lima. Dua juru gedor andalan di musim lalu itu dilepas oleh Macan Kemayoran.
Rizqi Ariandi - Kamis, 04 Juni 2026
Setelah Allano Lima, Persija Jakarta Juga Berpisah dengan Maxwell Souza
Piala Dunia
4 Pelatih Pecatan Chelsea Bakal Adu Taktik di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 diramaikan oleh para pelatih yang pernah membesut tim yang sama, yakni Chelsea. Siapa saja mereka?
Rizqi Ariandi - Kamis, 04 Juni 2026
4 Pelatih Pecatan Chelsea Bakal Adu Taktik di Piala Dunia 2026
Bagikan