De Gea Dianggap Bertanggung Jawab Kirim MU ke Liga Europa
BolaSkor.com - David De Gea tak luput dari kritik setelah Manchester United takluk 2-3 atas RB Leipzig pada matchday terakhir grup H Liga Champions 2020-2021. Kiper berkebangsaan Spanyol dianggap bertanggung jawab terkait gol ketiga lawan.
Dalam laga yang berlangsung di Red Bull Arena, Rabu (9/12) dini hari WIB, De Gea memang kembali turun mengawal gawang Manchester United. Ia sudah pulih dari cedera yang membuatnya absen saat bersua West Ham United, akhir pekan lalu.
Pengalaman De Gea memang dibutuhkan Manchester United untuk setidaknya mencuri satu poin di kandang Leipzig. Setan Merah memang hanya butuh hasil imbang untuk memastikan diri lolos ke fase gugur.
Baca Juga:
Hasil Laga-laga Liga Champions: MU Tersungkur di Jerman, Chelsea Imbang
Pemain Pinjaman Manchester City Kirim MU ke Liga Europa
Mantan Asisten Mourinho Panaskan Atmosfer Jelang Derby Manchester
Sayang, De Gea gagal mengemban tanggung jawab tersebut. Ia tak bisa mencegah tiga gol bersarang ke gawangnya.
Dua gol awal memang tak sepenuhnya salah De Gea. Namun pemain berusia 30 tahun itu pantas disalahkan untuk gol ketiga.
Gol ketiga Leipzig tercipta pada menit ke-69 lewat sontekan Justin Kluivert. Namun hal ini tak perlu terjadi andai komunikasi Harry Maguire dan De Gea berjalan baik saat mengantisipasi umpan silang.
Banyak orang menilai gol tersebut merupakan kesalahan Maguire. Namun Paul Scholes selaku legenda Manchester United justru menunjuk De Gea sebagai biang kerok.
"David de Gea memasukkannya (gol ketiga), dia takut dirinya terluka," kata Scholes kepada BT Sport. '
"Umpan silang tersebut seharusnya tidak melewati kotak penalti seperti itu. Sebagai seorang penjaga gawang, keluarlah dan jadikan diri Anda sebesar yang Anda bisa."
Respons De Gea memang terlihat agak lambat dalam memotong umpan silang tersebut. Padahal maguire sudah melepas bolanya untuk ditangkap.
De Gea kemudian juga membuang muka saat menahan sontekan Kluivert. Hal inilah yang membuat Scholes geram.
"Wajahnya mungkin akan hancur dan terluka, tapi dia (de Gea) memalingkan muka. Dia benar-benar membuat dirinya lebih kecil, yang merupakan kejahatan bagi kiper berpengalaman sepertinya," tambah Scholes.
Terlepas dari kesalahan itu, performa De Gea pada awal musim ini memang cukup mengkhawatirkan. Meski minim melakukan blunder, tapi ia sudah kebobolan 24 kali dari 14 laga.
Statistik tersebut seolah menjadi alarm bahaya bagi De Gea. Jika tak kunjung membaik, ia bisa kapan saja digeser Dean Henderson.
6.514
Berita Terkait
Klasemen Terkini Premier League 2025/2026: Arsenal Bercokol di Puncak, Manchester United Tetap Empat Besar
Wasit dan VAR Dipertanyakan, Malut United Merasa Dirugikan saat Lawan Persib
Eks Rekan Messi Dituntut Cepat Adaptasi untuk Bantu Persija Jakarta
Hector Souto Soroti Lini Depan Timnas Futsal Usai Raih Runner Up Piala Futsal Asia 2026
I Made Wirawan Turun Gunung Jadi Kiper Persib Bandung
Hasil Badminton Asia Championships 2026: Tim Putra dan Putri Indonesia Gugur di Semifinal
Indonesia Raih Runner Up Piala Asia Futsal 2026, Hector Souto: Saya Bangga Terhadap Pemain!
Manchester United 2-0 Tottenham: Kemenangan Pertama Sejak 2022, Bruno Fernandes Capai 200 Kontribusi Gol
Hasil Premier League: Arsenal dan Chelsea Menang, Aston Villa Tertahan
Hasil Super League 2025/2026: Persebaya Bungkam Bali United, Borneo FC Tempel Persib