David De Gea Respons Kritik Terkait Gaya Bermainnya

De Gea dianggap tak memiliki atribut untuk menjadi kiper modern.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Sabtu, 23 Juli 2022
David De Gea Respons Kritik Terkait Gaya Bermainnya
David De Gea (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - David De Gea tak tinggal diam mendengar gaya bermainnya dikritik banyak pihak. Kiper Manchester United itu siap menjawab keraguan tersebut.

Kualitas De Gea sebagai salah satu kiper terbaik dunia tak perlu diragukan. Melakukan penyelamatan gemilang sudah menjadi rutinitasnya.

Namun De Gea dianggap masih punya kekurangan. Hal yang dimaksud adalah kemampuannya untuk membangun serangan dari bawah.

Komponen tersebut kini menjadi sebuah kewajiban yang harus dimiliki kiper modern. Perkembangan sepak bola memang membuat peran seorang penjaga gawang tidak sekadar menghalau tembakan-tembakan lawan.

Baca Juga:

Pemain Terbaik Man United Tak Dipanggil Timnas Spanyol, Enrique Beberkan Alasannya

Curahan Hati David de Gea Usai Rasakan Metode Latihan Erik ten Hag

Betapa Intensnya Sesi Latihan Manchester United

De Gea dianggap tak memiliki kemampuan tersebut. Ini juga menjadi salah satu alasan dirinya tersisih dari Timnas Spanyol.

De Gea juga disebut akan kesulitan memenuhi kualifikasi kiper yang diinginkan manajer anyar Manchester United, Erik ten Hag. Juru taktik berkebangsaan Belanda itu juga mengandalkan penjaga gawang untuk memulai serangan.

De Gea membantah jika dianggap tak punya kemampuan untuk memulai serangan timnya. Tugas tersebut sudah ia jalankan sejak bergabung dengan Manchester United.

“Saya pikir saya sudah menunjukkannya. Jika Anda menonton pertandingan saya dengan tim nasional atau ketika kami bermain dengan Sir Alex di awal (kedatangan saya), Anda bisa melihatnya, jadi saya tidak perlu menunjukkannya kepada siapa pun," kata De Gea dilansir dari Daily Mail.

“Seperti biasa, saya akan tetap diam, tenang dan mencoba menunjukkan itu kepada tim dengan bermain dari belakang. Namun yang paling penting bagi saya adalah melakukan penyelamatan dan membantu tim.”

De Gea memang tak asal bicara. Akurasi umpan panjang pemain berusia 31 tahun tersebut memang cukup baik.

Hal itu terlihat dalam tiga laga uji coba pramusim yang sudah dimainkan Manchester United di bawah asuhan Ten Hag. De Gea memang menjalankan peran tersebut dengan cukup baik.

“Kami ingin membangun permainan dari belakang, saya siap memberikan opsi kepada para pemain untuk bermain dari belakang. Tentu saja, saya siap juga untuk memberikan bola-bola panjang," tutupnya.

David De Gea Manchester United Breaking News
Ditulis Oleh

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Posts

6.514

Berita Terkait

MotoGP
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati, Pedro Acosta Temani Marc Marquez
Pedro Acosta resmi menggantikan posisi Francesco Bagnaia di Ducati Lenovo dan akan menemani Marc Marquez hingga MotoGP 2028.
BolaSkor - Kamis, 25 Juni 2026
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati, Pedro Acosta Temani Marc Marquez
Klasemen
Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil dan Maroko Lolos 32 Besar, Skotlandia dalam Bahaya
Brasil menutup Grup C Piala Dunia 2026 sebagai juara grup, sementara Maroko mengamankan tiket ke babak 32 besar. Skotlandia belum menyerah dan masih menunggu peluang lolos lewat jalur peringkat tiga terbaik.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil dan Maroko Lolos 32 Besar, Skotlandia dalam Bahaya
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Terakhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Menjungkalkan Skotlandia, Maroko Bungkam Haiti
Brasil sukses menutup fase grup dengan kemenangan meyakinkan atas Skotlandia. Vinicius Junior tampil gemilang membawa Selecao menjadi juara Grup C, sementara Maroko mengamankan tiket ke babak 32 besar setelah menaklukkan Haiti.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Hasil Pertandingan Terakhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Menjungkalkan Skotlandia, Maroko Bungkam Haiti
Lainnya
Program Next Generation Hadir Sebagai Platform Pengembangan Atlet Muda Indonesia
Program ini jadi kabar baik bagi para atlet muda dari semua cabang olahraga di Indonesia dan Malaysia.
BolaSkor - Kamis, 25 Juni 2026
Program Next Generation Hadir Sebagai Platform Pengembangan Atlet Muda Indonesia
Prediksi
Prediksi dan Statistik Ekuador vs Jerman: Der Panzer Mencari Kesempurnaan
Prediksi Ekuador vs Jerman pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026. Der Panzer memburu kemenangan ketiga beruntun, sementara Ekuador masih berjuang menjaga peluang lolos ke babak 32 besar.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Ekuador vs Jerman: Der Panzer Mencari Kesempurnaan
Italia
Inter Milan Siap Lakukan Berbagai Cara demi Rekrut Nico Paz
Inter Milan terus memburu Nico Paz pada bursa transfer musim panas 2026. Namun, Real Madrid dan Como masih memegang peran penting dalam menentukan masa depan gelandang muda asal Argentina tersebut.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Inter Milan Siap Lakukan Berbagai Cara demi Rekrut Nico Paz
Liga Indonesia
Wagub Jabar Bocorkan Persib Rekrut Eks Real Madrid dan Ajax Amsterdam
Persib Bandung bersiap kembali membuat gebrakan dengan mendatangkan pemain-pemain level dunia ke Indonesia.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Wagub Jabar Bocorkan Persib Rekrut Eks Real Madrid dan Ajax Amsterdam
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Grup B Piala Dunia 2026: Swiss Juara Grup Usai Tekuk Kanada, Qatar di Dasar Klasemen
Hasil Piala Dunia 2026 Grup B: Swiss sukses menjadi juara grup usai mengalahkan Kanada, sementara Bosnia-Herzegovina menjaga asa lolos dan Qatar finis di dasar klasemen.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Hasil Pertandingan Grup B Piala Dunia 2026: Swiss Juara Grup Usai Tekuk Kanada, Qatar di Dasar Klasemen
Basket
Hasil Final IBL 2026: Pelita Jaya Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi
Kemenangan Pelita Jaya atas Bogor Hornbills di gim ketiga ini membuat skuad asuhan David Singleton hanya membutuhkan satu kemenangan lagi menuju gelar juara.
BolaSkor - Rabu, 24 Juni 2026
Hasil Final IBL 2026: Pelita Jaya Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi
Piala Dunia
Kevin De Bruyne Terang-terangan Kritik Permainan Belgia: Banyak Kesalahan Konyol
Kevin De Bruyne tidak menutupi rasa frustrasi. Ia menilai timnya masih terlalu sering melakukan kesalahan yang seharusnya bisa dihindari.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Kevin De Bruyne Terang-terangan Kritik Permainan Belgia: Banyak Kesalahan Konyol
Bagikan