Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo Satu Suara soal Aerodinamik
BolaSkor.com - Hingga saat ini MotoGP masih dihadapkan dengan permasalahan klasik. Tidak ada lagi keseruan dalam menikmati MotoGP karena kurangnya aksi overtaking.
Berbeda dibandingkan era keemasan para pembalap legenda, seperti Valentino Rossi, Casey Stoner, Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, dan Max Biaggi. Ketika itu aksi saling salip menjadi bumbu penyedap yang membuat publik terpana.
Kondisi ini diyakini Pedrosa akibat semakin majunya teknologi aerodinamik. Selain membawa dampak positif, nyatanya perangkat ini juga dapat memberikan efek negatif.
“Salah satu masalah yang saya lihat dalam hal overtaking, yang sulit dilihat dari luar, karena motor semakin cepat dan berat. Akibatnya sulit untuk digerakkan karena kecepatannya tinggi,” jelas Pedrosa, dilansir dari gpone.com.
“Dengan adanya beban dari perangkat aerodinamika sangat sulit menggerakkan motor. Hasilnya ruang yang tersedia di lintasan (untuk overtaking) semakin berkurang,” tambahnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Lorenzo. Rider yang dijuluki X-Fuera ini bahkan menyebut perangkat aerodinamika telah merusak keseruan MotoGP.
“Saya memang melihat hal positif karena ada lebih banyak persaingan, upaya melakukan overtaking, dan lebih banyak pembalap. Namun akan lebih terasa lebih menakjubkan tanpa adanya perangkat aerodinamika,” tutur Lorenzo.
Terkait hal ini, Lorenzo ingin petinggi MotoGP mengkaji ulang penggunaan perangkat aerodinamika. Jika diberikan wewenang penuh, peraih lima kali gelar juara dunia ini lebih memilih menghapus penggunaan perangkat tersebut.
Penulis: Bintang Rahmat
Andhika Putra
8.253
Berita Terkait
Link Streaming Persebaya Surabaya vs Malut United, Sabtu 10 Januari 2025
Ruben Amorim Pergi, Amad Diallo Sedih Kehilangan Sosok Ayah
Kapten Pelita Jaya Jakarta Prediksi Persija Menang Tipis di Bandung
Pep Guardiola Yakin Antoine Semenyo Bisa Cepat Beradaptasi di Manchester City
The Jakmania Datangi Latihan Persija, Rizky Ridho Janji Bawa Kemenangan dari Markas Persib
7 Fakta Menarik Charlton Athletic vs Chelsea: Dominasi Mutlak The Blues
Bruno Tubarao Sebut Rivalitas Persib-Persija Mirip Derby Vasco da Gama dengan Flamengo di Brasil
Kalahkan Jakarta Livin Mandiri 3-0, Bandung bjb Tandamata Awali Proliga 2026 dengan Meyakinkan
Ketika Pelatih Baru Chelsea Liam Rosenior Ciptakan Momen ala Jose Mourinho
Nostalgia - Rivalitas Satu Abad Persib Bandung vs Persija Jakarta