Curhat Raheem Sterling Usai Jadi Bek Sayap di Chelsea

Sterling sudah menjalani peran sebagai bek sayap pada dua laga terakhir Chelsea.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Selasa, 01 November 2022
Curhat Raheem Sterling Usai Jadi Bek Sayap di Chelsea
Raheem Sterling (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Raheem Sterling tampil sebagai bek sayap pada dua laga terakhir Chelsea. Pemain berusia 27 tahun itu pun curhat terkait posisi barunya ini.

Menjadi bek sayap memang sebuah pengalaman baru dalam karier Sterling. Meskipun ia memang sempat bermain di beberapa posisi berbeda.

Saat memulai karier di Liverpool, Sterling merupakan seorang sayap. Kelebihannya, ia bisa bermain di sisi kiri dan kanan dengan sama baiknya.

Setelah hengkang ke Manchester City pada musim panas 2015, Sterling berkembang menjadi pemain yang lebih lengkap. Ia juga mendapat kepercayaan tampil di posisi berbeda yaitu gelandang serang, penyerang lubang, hingga penyerang tengah.

Baca Juga:

Raheem Sterling Dapat Peringatan Jelang Piala Dunia 2022

Demi Piala Dunia 2022, Chelsea Kirim Dua Pemainnya ke Dubai

Respons Graham Potter Usai Chelsea Tumbang di Tangan Sang Mantan

Semua posisi tersebut bisa dijalani Sterling dengan relatif mudah. Meski berbeda-beda, perannya tetap membantu serangan.

Ketika pindah ke Chelsea pada musim panas lalu, Sterling juga diperkirakan akan menjadi senjata baru di tim asuhan Thomas Tuchel. Sang juru taktik dikenal sangat suka dengan pemain yang memiliki mobilitas tinggi.

Namun Tuchel harus lengser secara dini seiring serangkaian hasil buruk yang diraih Chelsea pada awal musim 2022-2023. Graham Potter kini ditunjuk sebagai penggantinya.

Kedatangan Potter membuat skema serangan Chelsea berubah dengan signifikan. Sterling pun turut menjadi korban dari perubahan ini.

Potter dikenal sebagai manajer yang mengandalkan formasi 3-5-2. Dalam skema ini, peran bek sayap sangat krusial.

Namun Potter tampaknya belum puas dengan performa sejumlah bek sayap yang dimiliki Chelsea. Sterling pun mendapat kesempatan menjalani peran tersebut pada laga kontra Brighton dan RB Salzburg.

Peran sebagai bek sayap ternyata memberikan dampak berbeda bagi Sterling. Ia mengaku cukup kesulitan menjalaninya karena kini harus ikut fokus bertahan.

"Ini adalah posisi yang sama sekali berbeda. Saya belum bermain di skema lima bek sebelumnya, tetapi itu adalah sesuatu yang diminta manajer untuk saya lakukan dan itu adalah sesuatu yang dengan senang hati saya lakukan," kata Sterling dilansir dari Daily Mail.

“Ketika kami menguasai bola, saya naik ke depan dan melebar, tetapi tentu saja Anda harus bertahan."

Dalam dua pertandingan menjadi bek sayap, Sterling membawa Chelsea meraih satu kemenangan dan satu kekalahan. Namun ia selalu ditarik keluar pada babak kedua.

Sterling mengaku cukup antusias untuk menjalani peran baru ini. Namun ia tak menampik lebih suka bermain lebih ke depan.

"Saya merasa posisi terbaik saya adalah pemain sayap, itu pasti. Semakin saya berada di dekat kotak penalti, semakin baik untuk diri saya sendiri," tambahnya.

“Namun manajer memiliki caranya bermain dan dia tidak menjalani pramusim penuh bersama kami. Saya lebih dari senang untuk memainkan posisi ini."

Raheem Sterling Chelsea Breaking News
Ditulis Oleh

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Posts

6.514

Berita Terkait

Inggris
Dominasi Tanpa Gol, Mikel Arteta Soroti Ketajaman Arsenal
Arsenal membuat cukup banyak peluang di laga melawan Nottingham Forest yang seharusnya bisa diselesaikan menjadi gol.
Yusuf Abdillah - Minggu, 18 Januari 2026
Dominasi Tanpa Gol, Mikel Arteta Soroti Ketajaman Arsenal
Inggris
Bawa Manchester United Bungkam Manchester City, Michael Carrick Ukir Catatan Spesial
Manchester United berhasil mengamankan tiga poin penting saat menjamu Manchester City dalam laga pekan ke-22 Premier League 2025-2026.
Yusuf Abdillah - Minggu, 18 Januari 2026
Bawa Manchester United Bungkam Manchester City, Michael Carrick Ukir Catatan Spesial
Inggris
Buang Banyak Peluang, Hasil Imbang Liverpool Serasa Kekalahan
Liverpool harus puas berbagi satu poin setelah ditahan imbang 1-1 oleh tim papan bawah Burnley di Anfield.
Yusuf Abdillah - Minggu, 18 Januari 2026
Buang Banyak Peluang, Hasil Imbang Liverpool Serasa Kekalahan
Italia
Kirim Tawaran Rekrut Jean-Philippe Mateta, Juventus Rayu dengan Klausul yang Mudah Aktif
Juventus dikabarkan serius memburu striker Crystal Palace, Jean-Philippe Mateta. Skema pinjaman, klausul tebusan, hingga peluang lolos Eropa membuat transfer ini menarik. Simak detailnya!
Johan Kristiandi - Minggu, 18 Januari 2026
Kirim Tawaran Rekrut Jean-Philippe Mateta, Juventus Rayu dengan Klausul yang Mudah Aktif
Italia
Juventus Tumbang di Kandang Cagliari, Spalletti Soroti Disiplin Pemain
Pelatih Juventus Luciano Spalletti mengingatkan timnya untuk segera berbenah dan memperbaiki diri.
Yusuf Abdillah - Minggu, 18 Januari 2026
Juventus Tumbang di Kandang Cagliari, Spalletti Soroti Disiplin Pemain
Jadwal
Link Live Streaming Real Sociedad vs Barcelona, Senin 19 Januari 2026
Jadwal laga tandang Barcelona melawan Real Sociedad pada pertandingan lanjutan LaLiga 2025-2026, di Reale Arena.
Yusuf Abdillah - Minggu, 18 Januari 2026
Link Live Streaming Real Sociedad vs Barcelona, Senin 19 Januari 2026
Inggris
Testimoni Pep Guardiola: Manchester United Lebih Hebat
Pep Guardiola mengakui keunggulan Manchester United usai derby Manchester di Premier League. Apa yang membuat Setan Merah tampil lebih efektif? Simak komentar lengkap sang pelatih!
Johan Kristiandi - Minggu, 18 Januari 2026
Testimoni Pep Guardiola: Manchester United Lebih Hebat
Inggris
Kesaksian Lisandro Martinez: Michael Carrick Tanamkan Mentalitas Pemenang
Lisandro Martinez buka suara soal perubahan mentalitas Manchester United usai derby melawan Manchester City. Apa kunci kebangkitan Setan Merah? Simak kesaksiannya di sini!
Johan Kristiandi - Minggu, 18 Januari 2026
Kesaksian Lisandro Martinez: Michael Carrick Tanamkan Mentalitas Pemenang
Italia
Superkomputer Prediksi Hasil AC Milan vs Lecce: Tiga Poin di Depan Mata Rossoneri
Superkomputer Opta merilis prediksi hasil AC Milan vs Lecce di Serie A. Persentase kemenangan Rossoneri mencolok, sementara peluang Lecce sangat kecil. Simak datanya!
Johan Kristiandi - Minggu, 18 Januari 2026
Superkomputer Prediksi Hasil AC Milan vs Lecce: Tiga Poin di Depan Mata Rossoneri
Spanyol
Kalah Lawan Cagliari, Juventus Catat Rekor Memalukan
Juventus menelan kekalahan mengejutkan dari Cagliari meski mendominasi penguasaan bola hingga 78 persen. Statistik mencengangkan, rekor memalukan, dan jadwal berat menanti Bianconeri.
Johan Kristiandi - Minggu, 18 Januari 2026
Kalah Lawan Cagliari, Juventus Catat Rekor Memalukan
Bagikan