BolaSkor.com - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, tidak terlalu mempermasalahkan hasil imbang 1-1 melawan AC Milan dalam laga uji coba pramusim di Australia.
Menurutnya, pertandingan tersebut lebih penting sebagai sarana meningkatkan kondisi fisik dan mematangkan permainan tim jelang bergulirnya musim baru.
Inter sebenarnya sempat berada di atas angin setelah Federico Dimarco membawa Nerazzurri unggul lebih dulu.
Baca Juga:
Hasil AC Milan vs Inter Milan: Gol Penalti Selamatkan Rossoneri dari Kekalahan
Inter Milan Beralih ke Target Lama, Moussa Diaby Kembali Jadi Incaran
Namun, AC Milan berhasil menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti Christopher Nkunku pada menit ke-85, sehingga Derby della Madonnina berakhir tanpa pemenang.
Hasil ini menjadi imbang kedua beruntun Inter di pramusim setelah sebelumnya bermain seri saat menghadapi Manchester City.
Hasil Pramusim Bukan Prioritas

Meski demikian, Chivu menegaskan hasil pertandingan bukan prioritas utamanya saat ini.
Saya melihat banyak peningkatan. Para pemain bekerja sangat keras, dan pada fase ini hasil bukanlah hal yang paling penting dibanding pekerjaan yang sedang kami lakukan,
ujar Chivu, dikutip dari Football Italia.
Pelatih asal Rumania itu juga puas karena sejumlah pemain mendapatkan menit bermain yang dibutuhkan untuk mengembalikan ritme pertandingan.
"Beberapa pemain memperoleh menit bermain yang mereka perlukan. Kami juga senang dengan kualitas penampilan mereka, meski kami masih belum mencapai ketajaman terbaik," tambahnya.
Inter tak punya banyak waktu untuk beristirahat karena akan kembali menjalani laga pramusim menghadapi Juventus pada Sabtu (8/8).
Inter di Jalur yang Tepat
Chivu menilai timnya masih membutuhkan waktu untuk mencapai kondisi fisik yang ideal.
Ia mengakui Inter sempat kesulitan menghadapi tekanan tinggi yang diterapkan Milan, terutama saat membangun serangan dari lini belakang.
"Pada awal pertandingan kami sedikit kesulitan menemukan ruang, melakukan beberapa kesalahan saat membangun serangan, dan terlalu terburu-buru dalam beberapa situasi. Milan juga menyulitkan kami dengan pressing yang agresif," jelas Chivu.
Meski begitu, ia menilai anak asuhnya mampu menunjukkan perkembangan seiring berjalannya pertandingan.
"Setelah itu kami mulai menemukan celah untuk keluar dari tekanan lawan dan bermain lebih baik. Saat ini prioritas kami adalah meningkatkan kebugaran pemain, sambil tetap menjaga prinsip-prinsip taktik tim dan menambahkan beberapa aspek baru pada permainan yang sudah dibangun dalam beberapa tahun terakhir," kata Chivu.

