Chelsea 1-2 Brighton: The Seagulls Catat Kemenangan Bersejarah

Chelsea kalah 1-2 melawan Brighton & Hove Albion.
Arief HadiArief Hadi - Sabtu, 15 April 2023
Chelsea 1-2 Brighton: The Seagulls Catat Kemenangan Bersejarah
Chelsea 1-2 Brighton (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pekan 31 Premier League menghadirkan kejutan di markas Chelsea, Stamford Bridge, saat menjamu Brighton & Hove Albion, Sabtu (15/04) malam WIB. The Blues kalah 1-2 melawan Brighton dan menambah nestapa tim arahan Frank Lampard.

Di bawah arahan Lampard, Chelsea menelan tiga kekalahan beruntun dan tim kebobolan lima gol (hanya sekali mencetak gol). Bagi Brighton kemenangan itu bersejarah karena menjadi kemenangan pertama di markas Chelsea, di ajang liga, dalam sejarah 122 tahun Brighton.

Jalannya Pertandingan

Chelsea berusaha menemukan kembali cara untuk menang setelah empat laga beruntun tanpa kemenangan. Turun dengan taktik 4-3-3, Chelsea arahan Frank Lampard mengandalkan Christian Pulisic, Raheem Sterling, Mykhaylo Mudryk di lini depan.

Chelsea coba menekan dan hasilnya gol tercipta di menit 13. Conor Gallagher menerima bola dari Mudryk, melepaskan tendangan jarak jauh dan bola terdefleksi Lewis Dunk hingga mengecoh sang kiper, Robert Sanchez. 1-0 Chelsea unggul.

Baca Juga:

Puasa Gol Makin Panjang, Lini Depan Chelsea Jadi Sorotan

Mason Mount Dihujani Kritik, Frank Lampard Pasang Badan

Cuci Gudang Pemain Chelsea pada Bursa Transfer Musim Panas 2023

Keunggulan itu tidak membuat Chelsea semakin agresif menyerang untuk mencetak gol lagi, malah Brighton menaikkan intensitas serangan dan menggempur pertahanan Chelsea.

Tuan rumah cukup beruntung kiper mereka, Kepa Arrizabalaga, tampil bagus mengamankan peluang yang datang termasuk dari aksi solo run Kaoru Mitoma. Namun semakin lama bertahan pertahanan Chelsea pun akhirnya terbuka.

Pada menit 42, tiga menit setelah Danny Welbeck bermain menggantikan Evan Ferguson, Welbeck mencetak gol dengan tandukan kepalanya ketika menyambut umpan silang dari Pascal Gross. 1-1 kedudukan sama kuat.

Pertandingan di babak pertama berakhir sama kuat 1-1. Namun Chelsea bak bermain sebagai tim tamu melawan Brighton yang mengontrol permainan, yang dibuktikan dengan 67 persen penguasaan bola berbanding 33 persen tuan rumah.

Jalannya laga di babak kedua tak jauh berbeda dari babak pertama. Chelsea tetap bertahan dan Brighton mendominasi sampai angka 70 persen penguasaan bola, bahkan setelah Lampard memasukkan empat pemain sekaligus di menit 57.

Mateo Kovacic, Hakim Ziyech, Joao Felix, dan Reece James masuk bersamaan menggantikan Wesley Fofana, Enzo Fernandez, Christian Pulisic, dan Raheem Sterling.

Kendati Lampard memainkan pemain ofensif dan 'kaki' yang lebih segar dari bangku cadangan, permainan Chelsea tidak berubah dan Brighton melanjutkan permainan bagus mereka dan kesabaran mereka membuahkan hasil.

Pada menit 69 Julio Enciso, yang diturunkan di babak pertama menggantikan Joel Veltman, mencetak gol indah dengan tendangan keras dari luar kotak penalti usai menerima bola dari Solly March. Bola yang datang tidak dapat ditepis Kepa. 2-1 Brighton berbalik unggul.

Selepas keunggulan itu Brighton mengendurkan serangan dan bertahan menjaga keunggulan, ganti Chelsea menekan untuk mencetak gol yang dapat menyamakan kedudukan.

Akan tapi Chelsea tak memiliki kreativitas yang dapat membongkar pertahanan Brighton. Tak ayal serangan mereka mudah dimentahkan dan Chelsea frustrasi urung mencetak gol kembali. Pertandingan berakhir sampai enam menit tambahan waktu dan tidak ada lagi gol yang tercipta. Brighton menang 2-1 atas Chelsea.

Brighton sementara ini ada di urutan tujuh klasemen dengan 49 poin dari 29 pertandingan, sedangkan Chelsea berada di peringkat 11 klasemen dengan 39 poin dari 31 pertandingan.

Susunan Pemain

Chelsea (4-3-3): Kepa Arrizabalaga (c); Trevoh Chalobah, Wesley Fofana (Reece James 57'), Benoit Badiashile, Ben Chilwell; Conor Gallagher, Enzo Fernandez (Mateo Kovacic 57'), Denis Zakaria (Mason Mount 74'); Christian Pulisic (Hakim Ziyech 57'), Raheem Sterling (Joao Felix 57'), Mykhailo Mudryk.

Pemain Cadangan: Cesar Azpilicueta, Joao Felix, Pierre-Emerick Aubameyang, Mateo Kovacic, Hakim Ziyech, Marc Cucurella, Mason Mount, Reece James, Edouard Mendy.

Pelatih: Frank Lampard

Brighton & Hove Albion (4-2-3-1): Robert Sanchez; Joel Veltman (Julio Enciso 28'), Lewis Dunk (c), Adam Webster (Jan-Paul van Hecke 86'), Pervis Estupinan; Pascal Gross, Moises Caicedo; Solly March, Alexis Mac Allister, Kaoru Mitoma; Evan Ferguson (Danny Welbeck 39').

Pemain Cadangan: Danny Welbeck, Thomas McGill, Julio Enciso, Facundo Buonanotte, Andrew Moran, Odeluga Offiah, Deniz Undav, Jan-Paul van Hecke, Billy Gilmour.

Pelatih: Roberto De Zerbi

Chelsea Brighton Premier League

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Punya Tuntutan Besar, Manchester United Sanggup dan Berani Kontrak Antonio Conte?
Manchester United mengincar Antonio Conte sebagai pengganti Michael Carrick. Simak tuntutan transfer dan peluang Conte melatih Setan Merah.
Arief Hadi - Jumat, 23 Oktober 2026
Punya Tuntutan Besar, Manchester United Sanggup dan Berani Kontrak Antonio Conte?
Inggris
Main Call of Duty, Erling Haaland Ternyata Camper
Erling Haaland punya kebiasaan unik saat bermain Call of Duty. Bomber Manchester City itu mengaku memakai taktik camper yang dibenci banyak pemain.
Arief Hadi - Jumat, 23 Oktober 2026
Main Call of Duty, Erling Haaland Ternyata Camper
Inggris
Legenda Marah, Sebut Pemain-pemain Manchester United bak Bayi
Wayne Rooney mengkritik skuad Manchester United usai kalah 1-4 dari Como. Ia menyoroti sikap egois pemain dan kurangnya tanggung jawab.
Arief Hadi - Jumat, 23 Oktober 2026
Legenda Marah, Sebut Pemain-pemain Manchester United bak Bayi
Inggris
Michael Carrick Kian Terpojok, Manchester United Pantau Julian Nagelsmann
Man United menelan tujuh laga tanpa kemenangan dan kalah 1-4 dari Como. Apakah Julian Nagelsmann akan menggantikan Michael Carrick di Old Trafford?
Arief Hadi - Jumat, 23 Oktober 2026
Michael Carrick Kian Terpojok, Manchester United Pantau Julian Nagelsmann
Inggris
Benjamin Sesko Baru Bisa Main Februari 2027, Manchester United Cari Striker Baru?
Benjamin Sesko terancam absen hingga Februari 2027 akibat cedera. Simak dampaknya bagi Manchester United dan rencana mencari striker baru.
Arief Hadi - Rabu, 21 Oktober 2026
Benjamin Sesko Baru Bisa Main Februari 2027, Manchester United Cari Striker Baru?
Inggris
Akhirnya Berbicara, Erik ten Hag Ungkap Friksi dengan Cristiano Ronaldo di Manchester United
Erik ten Hag buka suara soal konflik dengan Cristiano Ronaldo di Manchester United, mulai dari masalah latihan hingga tuntutan kerja untuk tim.
Arief Hadi - Selasa, 20 Oktober 2026
Akhirnya Berbicara, Erik ten Hag Ungkap Friksi dengan Cristiano Ronaldo di Manchester United
Inggris
Laga Kandang di Premier League Meresahkan, Liverpool Ingin Kembalikan Magis Anfield
Liverpool belum menang di kandang pada Premier League musim ini. Andoni Iraola ingin mengembalikan magis Anfield saat menjamu Villarreal di Liga Champions.
Arief Hadi - Selasa, 20 Oktober 2026
Laga Kandang di Premier League Meresahkan, Liverpool Ingin Kembalikan Magis Anfield
Inggris
Januari 2027, Waktu yang Diberikan Manchester United kepada Michael Carrick?
Gary Neville memperingatkan Michael Carrick soal target lima besar. Jika Man United masih terpuruk pada Januari 2027, posisinya terancam.
Arief Hadi - Senin, 19 Oktober 2026
Januari 2027, Waktu yang Diberikan Manchester United kepada Michael Carrick?
Inggris
Efek Kejujuran Lisandro Martinez, Para Pemain Manchester United Dilarang Bicara ke Media
Aksi jujur Lisandro Martinez berbuntut panjang. Manajemen Manchester United kini melarang seluruh pemain melakukan wawancara dengan media.
Gazza Roosaryatama - Senin, 19 Oktober 2026
Efek Kejujuran Lisandro Martinez, Para Pemain Manchester United Dilarang Bicara ke Media
Inggris
Start Terburuk Sejak 1986, Michael Carrick Belum Menyerah Bangkitkan Manchester United
Man United bermain imbang 1-1 melawan Leeds dan mencatat start terburuk sejak 1986. Michael Carrick belum menyerah membawa tim bangkit.
Arief Hadi - Senin, 19 Oktober 2026
Start Terburuk Sejak 1986, Michael Carrick Belum Menyerah Bangkitkan Manchester United
Bagikan