Cerita Striker Persija Marko Simic soal Nilai Pendidikan yang Melorot karena Sepak Bola

Marko Simic mengaku banyak mengorbankan banyak hal, salah satunya ialah pendidikan.
Hadi FebriansyahHadi Febriansyah - Rabu, 27 Mei 2020
Cerita Striker Persija Marko Simic soal Nilai Pendidikan yang Melorot karena Sepak Bola
Marko Simic. (BolaSkor.com/Hadi Febriansyah)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Bomber Persija Jakarta, Marko Simic menjadi salah satu pemain sepak bola yang sukses di Indonesia. Namun untuk mencapai kesuksesan tesebut, Simic mengaku mengorbankan banyak hal, salah satunya ialah pendidikan.

Penyerang asal Kroasia itu menyatakan bahwa dirinya sebenarnya salah satu siswa yang berpretasi di sekolah sebelum masuk ke dunia sepak bola. Bahkan tak jarang ia ikut dalam beberapa lomba mata pelajaran yang diikuti oleh sekolahnya.

Namun ketika ia sudah memilih sepak bola, prestasi di bidang akademiknya pun perlahan menurun. Alhasil ia menjadi murid yang kurang berpretasi di sekolah.

Baca Juga:

Shin Tae-yong Beri Instruksi kepada Pemain Timnas Indonesia U-19 saat Lebaran

Bek Senior Persija Ismed Sofyan Ceritakan Lebaran di Kampung Halaman

"Banyak hal yang saya lakukan demi sepak bola. Jujur, saya cukup bagus di sekolah. Beberapa kali ikut kompetisi antar sekolah seperti matematika, geografi, dan lainnya. Tapi, ketika saya beranjak dewasa fokus bermain sepak bola saya malah jadi peringkat paling bawah" kata Simic dikutip dari Youtube PersijaTV.

"Saat usia 14 tahun saya pindah Zagreb bersama orang tua dan mulai bermain di tim di kota itu. Seperti yang saya katakan sebelumnya saya lebih banyak pergi ke gimnasium di sekolah, padahal sekolah itu salah satu yang terbaik," jelasnya.

Kendati demikian, Marko Simic tetap bisa menyelesaikan pendidikannya. Bahkan ia diterima masuk universitas di Kroasia. Akan tetapi, ia memilih untuk bermain bersama klub di Rusia dan tidak memilih masuk universitas tersebut.

"Saya tetap bisa lulus dan menyelesaikan semuanya dan setelah itu saya bisa masuk universitas olahraga. Dan saya juga ditawari bermain di Rusia, jadi saya akhirnya memilih main sepak bola dibanding kuliah," ungkap Simic.

"Itu yang lucu dari sepak bola. Meski begitu kamu harus tetap memikirkan sekolah. Karena pendidikan di sekolah juga sangat penting untuk pesepak bola," pungkasnya.

Persija jakarta Liga 1 Marko Simic

Berita Terkait

Liga Indonesia
PSSI Kecam Keras Penyerangan Bus Persib U-18, Desak Polisi Tangkap Pelaku dan Beri Hukuman Berat
PSSI kecam keras aksi kekerasan terhadap bus Persib U-18 di Batang. Yunus Nusi desak polisi usut tuntas dan beri hukuman berat kepada pelaku.
Gazza Roosaryatama - Senin, 12 Oktober 2026
PSSI Kecam Keras Penyerangan Bus Persib U-18, Desak Polisi Tangkap Pelaku dan Beri Hukuman Berat
Liga Indonesia
The Jakmania Diserang di Tol Palikanci, Anggota Perempuan Jadi Korban
The Jakmania Cikampek diserang di Tol Palikanci saat pulang dari Bantul. Sejumlah anggota terluka, termasuk perempuan, PP The Jakmania minta kasus diusut.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Oktober 2026
The Jakmania Diserang di Tol Palikanci, Anggota Perempuan Jadi Korban
Liga Indonesia
Tim EPA U-18 Diserang Kelompok Suporter, Manajemen Persib Kecam Rivalitas Berubah Jadi Kriminal
Tim EPA Persib U-18 diserang di Rest Area Batang hingga bus rusak dan koper diduga dijarah. Manajemen Persib mengecam keras dan mendesak pelaku diproses hukum.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Tim EPA U-18 Diserang Kelompok Suporter, Manajemen Persib Kecam Rivalitas Berubah Jadi Kriminal
Liga Indonesia
Oknum Suporter Serang Bus Persib U-18, The Jakmania Buka Suara
The Jakmania mengecam keras penyerangan bus Persib U-18 dan kekerasan pada Jakmania Cikampek, serta dukung penuh pengusutan tuntas kepolisian.
Gazza Roosaryatama - Senin, 12 Oktober 2026
Oknum Suporter Serang Bus Persib U-18, The Jakmania Buka Suara
Liga Indonesia
Kronologi Tim EPA Persib Bandung Diserang di Rest Area Batang, Malam yang Mencekam
Rombongan EPA Persib diserang di Rest Area Batang KM 360. Bus rusak, koper dijarah, dan Media Officer Pandu Persada dilaporkan mengalami kekerasan fisik. Polisi turun tangan!
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Kronologi Tim EPA Persib Bandung Diserang di Rest Area Batang, Malam yang Mencekam
Liga Indonesia
Persija Kecam Keras Aksi Penyerangan Bus Persib U-18, Dukung Penuh Jalannya Proses Hukum
Persija Jakarta mengecam keras penyerangan bus Persib U-18 di Batang. Manajemen dukung penuh proses hukum dan tegaskan rivalitas ada di lapangan.
Gazza Roosaryatama - Senin, 12 Oktober 2026
Persija Kecam Keras Aksi Penyerangan Bus Persib U-18, Dukung Penuh Jalannya Proses Hukum
Klasemen
Klasemen Super League 2026/2027 hingga Pekan 4: Persija di Puncak, Persib di Mana?
Meta Description: Klasemen Super League 2026/2027 pekan ke-4: Persija Jakarta merebut puncak klasemen dengan 12 poin setelah menang 4-0 atas PSIM Yogyakarta.
Rizqi Ariandi - Minggu, 11 Oktober 2026
Klasemen Super League 2026/2027 hingga Pekan 4: Persija di Puncak, Persib di Mana?
Liga Indonesia
Shin Tae-yong Buka Suara soal Shayne Pattynama Tak Masuk Skuad Persija
Shin Tae-yong menjelaskan alasan Shayne Pattynama tidak dibawa Persija Jakarta saat menang 4-0 atas PSIM Yogyakarta.
Rizqi Ariandi - Minggu, 11 Oktober 2026
Shin Tae-yong Buka Suara soal Shayne Pattynama Tak Masuk Skuad Persija
Liga Indonesia
Shin Tae-yong Puas Persija Terkam PSIM dan Lanjutkan Tren Positif
Shin Tae-yong puji kerja keras pemain Persija Jakarta usai kalahkan PSIM. Penampilan Stjepan Loncar dinilai nyaris sempurna di babak kedua.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Shin Tae-yong Puas Persija Terkam PSIM dan Lanjutkan Tren Positif
Hasil akhir
Hasil Super League 2026/2027: Persija Pesta Gol ke Gawang PSIM, Persita Masih Belum Kalah
Tiga laga Super League 2026/2027 digelar bersamaan pada Sabtu (10/10) sore WIB. Persija benamkan PSIM, Persita lanjutkan teren positif, Arema dan Bhayangkara berbagi poin.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Hasil Super League 2026/2027: Persija Pesta Gol ke Gawang PSIM, Persita Masih Belum Kalah
Bagikan