Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Cerita Si Cantik Ayu Sriartha Berjuang Jadi Pebasket Profesional

Bagaimana kisah perjuangan Ayu Sriartha?
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Rabu, 24 April 2019
Cerita Si Cantik Ayu Sriartha Berjuang Jadi Pebasket Profesional
Ayu Sriartha. (BolaSkor.com/Al Khairan Ramadhan)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Tak ada kesuksesan yang datang tanpa sebuah perjuangan. Hal inilah yang tergambar dalam perjalanan pebasket asal Gianyar, Dewa Ayu Made Siartha Kusuma. Kesuksesan ratu rebound Merpati Bali ini diraih dengan perjuangan bertahun-tahun.

Ayu Sriartha merupakan gadis Bali kelahiran 20 November 1998. Perjalanan basketnya dimulai saat Ayu duduk di bangku SMP. Dia tergabung dalam tim junior Merpati Bali yang bermarkas di Denpasar.

Perjuangan berat Ayu bukan dimulai saat latihan. Bahkan untuk menuju tempat latihan, Ayu harus menempuh perjalanan sejauh 30 kilometer menggunakan motor. Artinya dalam sehari latihan, Ayu menghabiskan waktu hampir dua jam di jalanan Gianyar-Denpasar.

"Seringkali belum latihan, saya sudah capek duluan di jalan. Tapi saya tidak pernah menyerah dengan kondisi itu. Apalagi orang tua memberikan dukungan penuh agar saya tetap di basket," kata Ayu saat berbincang dengan Bolaskor.com di Dixie Dining, Jogja.

Baca Juga: Zahra Muzdalifah: RA Kartini Sosok yang Menginspirasi Para Wanita di Indonesia

Ayu Sriartha
Ayu Sriartha. (BolaSkor.com/Al Khairan Ramadhan)

Potensi yang dimiliki Ayu membuatnya masuk tim Bali menuju kejuaraan nasional. Ayu memperkuat tim Bali dari kelompok umur 15 tahun, 16 tahun, 18 tahun hingga masuk tim Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Jawa Barat.

Ayu selalu dilirik bukan saja modal gigih dan teknik yang bagus. Untuk ukuran pabasket nasional, Ayu memiliki tinggi yang ideal, hampir menyentuh angka 180 sentimeter.

Saat dipanggil Timnas U-18 dalam kejuaraan FIBA Asia Championship U-18, Ayu langsung menjabat sebagai kapten tim. Sejak itulah karirnya terus menanjak, hingga dua musim terakhir jadi bagian Merpati Bali pada ajang Srikandi Cup.

Baca Juga: Tania Rasidi Menembus Batas dengan Semangat Kartini

Ayu Sriartha
Ayu Sriartha. (BolaSkor.com/Al Khairan Ramadhan)

"Perjalanannya tidak ingin sampai disini saja. Tahun ini saya punya keinginan membawa Merpati Bali jadi juara Srikandi Cup," tutur Ayu.

"Setelah itu pun saya terus fokus pada basket. Keberadaan Srikandi Cup sudah menjadi wadah bagi pebasket wanita untuk berkarier. Kini ada banyak perusahaan nasional yang menjadikan atlet basket sebagai karyawannya. Jadi saya akan fokus meraih prestasi di basket," imbuhnya.

Pada musim ini, Ayu sempat absen pada seri awal. Itu karena Ayu sedang fokus memulihkan cedera anterior cruciate ligament (ACL). Ayu sembuh pada momen yang tepat. Saat tampil pada pembuka playoffs Srikandi Cup 2019, Ayu tampil memukau.

Ayu membuat sembilan rebounds saat Merpati Bali mengalahkan Flying Wheel Makassar 80-47 di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, Universitas Islam Indonesia (UII), Senin (22/4/2019). Catatan itu menjadi yang tertinggi dalam laga ini. (Laporan Kontributor Al Khairan Ramadhan)

Breaking News Basket

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

MotoGP
Mario Aji dan Veda Ega Riding di Jakarta Sambil Sapa Penggemar
Keseruan ini dimulai dari Hotel Artotel, Senayan, Jakarta Selatan hingga Anjungan Sarinah, Jakarta Pusat pada Jumat (17/7) sore WIB.
Tengku Sufiyanto - Jumat, 17 Juli 2026
Mario Aji dan Veda Ega Riding di Jakarta Sambil Sapa Penggemar
Piala Dunia
Nimbus Si Kucing Ramal Pemenang Prancis vs Inggris
Nimbus, si kucing peramal Piala Dunia 2026, memprediksi Prancis akan mengalahkan Inggris pada perebutan tempat ketiga. Simak hasil ramalan, akurasi Nimbus, dan prediksi Superkomputer Opta.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Nimbus Si Kucing Ramal Pemenang Prancis vs Inggris
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Hasil Head to Head Prancis vs Inggris
Head to head Prancis vs Inggris jelang perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 menunjukkan keunggulan Les Bleus. Simak rekor pertemuan, hasil enam laga terakhir, dan statistik kedua tim sebelum duel di Miami.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Hasil Head to Head Prancis vs Inggris
Liga Indonesia
STY Buka Suara soal Masa Depan Andritany Ardhiyasa di Persija
Shin Tae-yong akhirnya angkat bicara soal absennya Andritany Ardhiyasa dari latihan Persija Jakarta. STY menyebut keputusan terkait sang kiper akan diumumkan resmi oleh klub.
Rizqi Ariandi - Jumat, 17 Juli 2026
STY Buka Suara soal Masa Depan Andritany Ardhiyasa di Persija
Indonesia
Bandung Seperti Paris, Gabriel Mutombo Nyaman Perkuat Persib
Bek anyar Persib Bandung asal Prancis, Gabriel Mutombo, mengaku terkesan dengan atmosfer tim, Bobotoh, dan kenyamanan Kota Bandung. Simak komentar lengkapnya usai menjalani latihan bersama Persib.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Bandung Seperti Paris, Gabriel Mutombo Nyaman Perkuat Persib
Piala Dunia
Superkomputer Opta Prediksi Skor Prancis vs Inggris: Les Bleus Tak Pulang dengan Tangan Hampa
Superkomputer Opta memprediksi Prancis lebih diunggulkan mengalahkan Inggris pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026. Simak persentase kemenangan, rekor kedua tim, dan prediksi skor pertandingan.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Superkomputer Opta Prediksi Skor Prancis vs Inggris: Les Bleus Tak Pulang dengan Tangan Hampa
Piala Dunia
Timnas Prancis Mager Menghadapi Inggris di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2026
Timnas Prancis dikabarkan kehilangan motivasi menghadapi Inggris pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026. Simak alasan Les Bleus enggan bermain, potensi rotasi Didier Deschamps, serta dampaknya bagi FIFA Ranking dan perburuan top skor.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Timnas Prancis Mager Menghadapi Inggris di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2026
Liga Indonesia
Frans Putros Angkat Kaki, Persib Aktifkan Mode Senyap Cari Pemain Baru
Persib Bandung membuka peluang merekrut pemain baru usai ditinggal bek Timnas Irak, Frans Putros. Pelatih Igor Tolic memastikan Maung Bandung masih aktif mencari pemain di bursa transfer.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Frans Putros Angkat Kaki, Persib Aktifkan Mode Senyap Cari Pemain Baru
Piala Dunia
Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Termahal Mencapai Rp538 Juta
Harga tiket final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina mencapai Rp538 juta untuk kategori pertama. Nilainya bahkan melampaui rata-rata harga tiket Super Bowl LVIII dan Final NBA 2026.
Rizqi Ariandi - Jumat, 17 Juli 2026
Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Termahal Mencapai Rp538 Juta
Piala Dunia
Daftar Peraih Peringkat Ketiga Piala Dunia dari 1930 hingga 2022: Jerman Paling Sering
Simak daftar lengkap peraih tempat ketiga Piala Dunia dari 1930 hingga 2022. Jerman menjadi negara dengan koleksi finis peringkat ketiga terbanyak dalam sejarah turnamen FIFA.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Daftar Peraih Peringkat Ketiga Piala Dunia dari 1930 hingga 2022: Jerman Paling Sering
Bagikan