Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Cerita Cristiano Ronaldo: Mabuk Pasca-Piala Eropa 2016 hingga Karier sebagai Pebisnis

Cristiano Ronaldo, megabintang Juventus, mengaku mabuk pasca merayakan keberhasilan Portugal raih titel Piala Eropa 2016.
Arief HadiArief Hadi - Jumat, 27 Desember 2019
Cerita Cristiano Ronaldo: Mabuk Pasca-Piala Eropa 2016 hingga Karier sebagai Pebisnis
Cristiano Ronaldo (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo, bercerita kepada DANZ mengenai beberapa momen menarik yang terjadi dalam kariernya. Termasuk ketika dia berhasil menjuarai Piala Eropa 2016 dan menjalani bisnis sampingan selain menjadi pesepakbola profesional.

Ronaldo, 34 tahun, telah 17 tahun menjalani karier sebagai pesepakbola profesional. Dalam kurun waktu tersebut Ronaldo telah meraih segalanya, baik di level kolektif via trofi bersama klub atau penghargaan individu.

Kesuksesan yang diraihnya seperti lima titel Liga Champions dan lima Ballon d'Or. Belum lagi sembilan tahun perjalanannya dengan Real Madrid (2009-2018) yang diwarnai dengan kesuksesan besar di era keemasaan Los Blancos.

Tidak hanya di level klub, Ronaldo juga sukses meraih dua titel dengan timnas Portugal melalui raihan titel Piala Eropa 2016 dan UEFA Nations League 2019. Mengenai perolehan titel Piala Eropa 2016, Ronaldo mengaku itu trofi terpenting dalam kariernya hingga ia merayakan keberhasilan meraihnya sampai mabuk.

Baca Juga:

Sudah Berusia 34 Tahun, Cristiano Ronaldo Masih Menjaga Ambisi Raih Sukses Besar

Cetak Dua Gol, Cristiano Ronaldo Kembali Torehkan Rekor

Bukti Kehebatan Cristiano Ronaldo: Terbang 2,56 Meter untuk Menyundul Bola

Cristiano Ronaldo

"Itu (Piala Eropa 2016) trofi terpenting dalam karier saya. Saya tertawa, saya menangis, saya jadi pelatih, saya mabuk selepas laga. Saya meminum segelas anggur dan saya sedikit mabuk. Hari itu spesial," kenang Ronaldo.

Sukses di sepak bola, Ronaldo juga menyiapkan tabungan untuk masa depannya jika gantung sepatu kelak. Salah satunya adalah membuat banyak tempat usaha dan mengembangkan brand CR7. Ronaldo mengaku telah menjadi pebisnis di tengah kesibukannya menjadi pesepakbola profesional.

"Dunia saya adalah sepak bola, tapi dunia di luar sepak bola juga penting bagi saya juga. Saya menjadi pebisnis, ini normal ketika Anda memulai sesuatu berbeda, di luar sepak bola, mereka melihat Anda dengan cara berbeda," tambah Ronaldo.

"Tentu saja, ini hal bagus, tapi saya benar-benar tak memedulikannya. Hal terpenting bagi saya masih tetap sepak bola," sambungnya.

Terakhir, mantan pemain Sporting Lisbon, Manchester United, dan Real Madrid, itu tak dapat membayangkan dirinya menjadi pelatih saat nanti pensiun. Namun, Ronaldo tak mau menutupi kans jadi pelatih di masa depan.

"Saya pikir tidak demikian (menjadi pelatih), jadi, saat ini saya akan mengatakan tidak, saya tak melihat diri saya sebagai pelatih. Tapi jangan pernah mengatakan tidak pernah," pungkas Ronaldo.

Breaking News Cristiano Ronaldo Juventus

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Italia
Batal Gabung Manchester United, Ederson Resmi Perpanjang Kontrak dengan Atalanta hingga 2031
Ederson resmi memperpanjang kontraknya bersama Atalanta hingga Juni 2031. Pengumuman tersebut disampaikan Atalanta melalui laman resmi klub.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 18 Juli 2026
Batal Gabung Manchester United, Ederson Resmi Perpanjang Kontrak dengan Atalanta hingga 2031
Piala Dunia
Bak Pandit Sepak Bola, Donald Trump Ikutan Kritik Taktik Thomas Tuchel
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mempertanyakan keputusan Thomas Tuchel mengubah pendekatan tim menjadi terlalu defensif saat sudah unggul.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 18 Juli 2026
Bak Pandit Sepak Bola, Donald Trump Ikutan Kritik Taktik Thomas Tuchel
Ragam
Fakta Unik Piala Dunia, Peraih Sepatu Emas Lebih Sering Gagal Juara
Sejak turnamen pertama digelar, hanya dua pemain yang berhasil meraih Sepatu Emas sekaligus membawa negaranya menjadi juara dunia.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 18 Juli 2026
Fakta Unik Piala Dunia, Peraih Sepatu Emas Lebih Sering Gagal Juara
Liga Indonesia
League Cup Mulai 3 November 2026, I.League Umumkan Kalender Kompetisi 2026-2027 Terbaru
Penantian panjang pecinta sepak bola tanah air soal kompetisi League Cup akhirnya terjawab. Turnamen tersebut akan bergulir 3 November 2026.
BolaSkor - Sabtu, 18 Juli 2026
League Cup Mulai 3 November 2026, I.League Umumkan Kalender Kompetisi 2026-2027 Terbaru
Piala Dunia
Final Piala Dunia 2026: Spanyol Harus Waspadai Statistik Mengerikan Argentina
Argentina datang ke final Piala Dunia 2026 bukan hanya dengan status juara bertahan, tetapi juga membawa statistik yang membuat lawan harus selalu waspada hingga peluit akhir berbunyi.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 18 Juli 2026
Final Piala Dunia 2026: Spanyol Harus Waspadai Statistik Mengerikan Argentina
Piala Dunia
Presiden Argentina Javier Milei Absen di Final Piala Dunia 2026, Pilih Pertahankan Ritual Pembawa Hoki
Presiden Argentina Javier Milei dipastikan tidak akan hadir langsung menyaksikan final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol yang berlangsung pada Senin (20/7) dini hari WIB.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 18 Juli 2026
Presiden Argentina Javier Milei Absen di Final Piala Dunia 2026, Pilih Pertahankan Ritual Pembawa Hoki
Ragam
Kilas Balik Piala Dunia: Ketika Debutan Kroasia Tampil Ngotot di Perebutan Peringkat Ketiga
Kroasia menandai debut mereka di Piala Dunia dengan merebut peringkat ketiga.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 18 Juli 2026
Kilas Balik Piala Dunia: Ketika Debutan Kroasia Tampil Ngotot di Perebutan Peringkat Ketiga
Piala Dunia
Final Piala Dunia 2026 Dibayangi Kabut Asap, Kualitas Udara Jadi Sorotan Jelang Spanyol vs Argentina
Jelang laga final Piala Dunia 2026 di New York, penyelenggara dihadapkan pada ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan di Kanada.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 18 Juli 2026
Final Piala Dunia 2026 Dibayangi Kabut Asap, Kualitas Udara Jadi Sorotan Jelang Spanyol vs Argentina
Ragam
5 Pertandingan Perebutan Peringkat Ketiga Paling Seru di Piala Dunia
Berikut lima pertandingan perebutan tempat ketiga paling seru yang pernah terjadi dalam sejarah Piala Dunia.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 18 Juli 2026
5 Pertandingan Perebutan Peringkat Ketiga Paling Seru di Piala Dunia
MotoGP
Mario Aji dan Veda Ega Riding di Jakarta Sambil Sapa Penggemar
Keseruan ini dimulai dari Hotel Artotel, Senayan, Jakarta Selatan hingga Anjungan Sarinah, Jakarta Pusat pada Jumat (17/7) sore WIB.
Tengku Sufiyanto - Jumat, 17 Juli 2026
Mario Aji dan Veda Ega Riding di Jakarta Sambil Sapa Penggemar
Bagikan