Cerita Andre Onana soal Kariernya di Inter Milan: Geser Posisi Samir Handanovic, Bersaing dengan Mike Maignan

Kiper Manchester United, Andre Onana, bercerita mengenai kariernya selama semusim memperkuat Inter Milan.
Arief HadiArief Hadi - Sabtu, 08 Maret 2025
Cerita Andre Onana soal Kariernya di Inter Milan: Geser Posisi Samir Handanovic, Bersaing dengan Mike Maignan
Andre Onana (Getty Images)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Penjaga gawang asal Kamerun, Andre Onana, tidak menjalani karier terbaiknya dengan Manchester United yang sudah dibelanya sejak 2023. Baik itu di era Erik ten Hag hingga kini dengan Ruben Amorim, Onana tampil inkonsisten.

Onana acapkali jadi sasaran kritik karena kesalahan berbuah gol (error) di beberapa pertandingan, meski di beberapa laga lainnya ia juga sering membuat penyelamatan. Ditambah fakta Man United merekrutnya hingga 50 juta euro dari Inter Milan, sorotan kepadanya kian besar.

Selain itu, Onana (28 tahun) juga datang sebagai pengganti kiper yang sudah lama membela Man United, David De Gea. Perbandingan pun tak terelakkan dan kini dengan performa bagus De Gea dengan Fiorentina, sejumlah fans merindukannya dan terus mengkritik Onana.

Baca Juga:

Kabar Gembira, Andre Onana Bertekad Bertahan di Manchester United

Statistik Andre Onana di Manchester United: 2 Tahun, 12 Kesalahan Berbuah Gol

Dibandingkan dengan Andre Onana, Robert Sanchez Juga Sering Buat Blunder di Chelsea

Sorotan kepada Onana berbeda drastis dari masanya saat masih memperkuat Inter pada medio 2022-2023. Kariernya sebentar di sana namun bermakna spesial, mulai dari menggeser posisi Samir Handanovic hingga membawa Inter ke final Liga Champions pasca jadi juara Coppa Italia dan Piala Super Italia.

Belajar dari Mike Maignan

Andre Onana dan Mike Maignan (@PulseSportsNG)

Kepada Carre Podcast, Onana bercerita bagaimana ia menggeser posisi Samir Handanovic dari kiper utama Inter arahan Simone Inzaghi. Itu juga terjadi tak lepas dari 'peran' kiper AC Milan, Mike Maignan, yang memotivasinya untuk tampil lebih baik setelah rival sekota Inter itu juara Serie A.

"Ia (Maignan) adalah penjaga gawang yang sangat bagus dan orang yang sangat baik, seseorang yang sangat saya hargai," terang Onana.

"Kami menikmati bermain melawan satu sama lain beberapa kali, di Italia, di Liga Champions. Saya pernah mendengar tentangnya, ia pernah mendengar tentang saya, dan saya selalu berkata pada diri sendiri, 'Oke, ada persaingan yang serius'."

"Kami harus keluar sana dan saling mengalahkan, karena kami melupakan segalanya di lapangan. Jika ia memiliki permainan tendangan yang bagus, saya harus menunjukkan bahwa saya lebih baik. Jika ia melakukan penyelamatan yang bagus, saya harus menunjukkan bahwa saya lebih baik."

"Pertandingan terbaik adalah ketika saya tiba di Inter. Mike Maignan adalah penjaga gawang bagi rival kami. Ia memenangkan Scudetto, ia adalah juara Italia, penjaga gawang terbaik di Italia. Saya, saya tiba di Inter dan Simone Inzaghi berkata, 'Samir Handanovic akan menjadi penjaga gawang saya'."

"Saya tiba dan saya sudah merasa bimbang, sial. Saya tiba sebagai nomor dua."

"Mike, secara tidak langsung, dia menjadikan saya sebagai starter. Kami memainkan derby, Milan-Inter, dan saya berada di bangku cadangan. Sejak awal musim kami tidak cukup menang, itu agak sulit. Simone Inzaghi tidak senang, itu agak negatif, dan kemudian kami bermain melawan Milan."

"Kami kalah 2-3 dan Samir Handanovic tidak memainkan permainan yang brilian, tetapi Mike Maignan sangat hebat, dan rekan satu tim saya sudah mulai menekan, 'Kami harus membiarkannya bermain', jadi itu adalah pertandingan ini."

"Kami ingin melihat siapa yang terbaik, siapa Raja Milan. Dan dari sana, saya mulai bermain di Liga Champions. Saya bermain melawan Bayern, itu berjalan dengan baik, saya bermain melawan Barcelona," pungkas Onana.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Inter Inter Milan Andre Onana Manchester United Mike Maignan Samir handanovic

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Italia
Milan dan Inter Rebutan Striker Cagliari, Satu Tim Kini Lebih Unggul
Inter Milan dan AC Milan berebut striker muda Cagliari, Paul Mendy. Inter disebut lebih unggul, tetapi Cagliari belum berniat melepas sang striker.
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Milan dan Inter Rebutan Striker Cagliari, Satu Tim Kini Lebih Unggul
Inggris
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Eric Cantona mengkritik pandangan Sir Jim Ratcliffe soal imigrasi. Legenda Man United itu menilai sepak bola dibangun dari berbagai gelombang imigrasi.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Inggris
Dulu Barcelona Diejek, Sekarang Manchester United Jualan Rumput Stadion
Dulu Barcelona diejek karena menjual rumput Camp Nou, kini Manchester United melakukan hal serupa dengan potongan rumput Old Trafford.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Dulu Barcelona Diejek, Sekarang Manchester United Jualan Rumput Stadion
Inggris
Rumor Gabung Manchester United Tidak Penting untuk Full-back Newcastle United
Rumor Manchester United tidak memengaruhi Lewis Hall. Full-back Newcastle itu memilih bertahan dan meneken kontrak baru hingga 2031.
Arief Hadi - Rabu, 23 September 2026
Rumor Gabung Manchester United Tidak Penting untuk Full-back Newcastle United
Inggris
Kursi Manajer Manchester United Semakin Panas, Antonio Conte dan Julian Nagelsmann Jadi Kandidat
Manchester United mulai dikaitkan dengan Antonio Conte dan Julian Nagelsmann setelah Michael Carrick meraih hasil buruk. Siapa calon penggantinya?
Johan Kristiandi - Rabu, 23 September 2026
Kursi Manajer Manchester United Semakin Panas, Antonio Conte dan Julian Nagelsmann Jadi Kandidat
Inggris
Meski Baru Menang 2 Kali, Manchester United Tak Bisa Diremehkan
Manchester United baru meraih dua kemenangan dari tujuh laga musim ini. Matheus Cunha meminta publik tetap tenang dan tidak meremehkan Setan Merah.
Arief Hadi - Selasa, 22 September 2026
Meski Baru Menang 2 Kali, Manchester United Tak Bisa Diremehkan
Inggris
5 Pemain Tinggalkan Skuad Inggris, Termasuk Duo Manchester United
Lima pemain Inggris mundur jelang Nations League, termasuk Marcus Rashford dan Kobbie Mainoo. Thomas Tuchel memanggil dua pemain sebagai pengganti.
Arief Hadi - Selasa, 22 September 2026
5 Pemain Tinggalkan Skuad Inggris, Termasuk Duo Manchester United
Inggris
Michael Carrick Melempem, Antonio Conte Bisa Jadi Opsi Menarik untuk Manchester United
Manchester United baru menang sekali dalam tujuh laga. Di tengah tekanan kepada Michael Carrick, nama Antonio Conte mulai dikaitkan sebagai calon pengganti.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Michael Carrick Melempem, Antonio Conte Bisa Jadi Opsi Menarik untuk Manchester United
Italia
Miris, Suporter Juventus Membelakangi Lapangan saat Mengheningkan Cipta untuk Legenda Inter
Suporter Juventus di Curva Sud membelakangi lapangan saat penghormatan untuk legenda Inter, Sandro Mazzola. Juventus langsung buka suara.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Miris, Suporter Juventus Membelakangi Lapangan saat Mengheningkan Cipta untuk Legenda Inter
Inggris
Dapat Tudingan, Wasit Diyakini Tak Suka jika Manchester United Kalah
Fulham ditahan Manchester United 1-1. Alvaro Arbeloa menuding wasit cenderung memihak MU dan tak suka melihat Setan Merah kalah.
Arief Hadi - Senin, 21 September 2026
Dapat Tudingan, Wasit Diyakini Tak Suka jika Manchester United Kalah
Bagikan