Cerezo Osaka Jadi Pelabuhan Baru Diego Forlan
Cerezo Osaka Jadi Pelabuhan Baru Diego Forlan
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
Osaka- Petualangan karier sepak bola striker timnas Uruguay, Diego Forlan semakin lengkap. Setelah bersinar di liga-liga Eropa, dan kembali bermain di Liga Brasil bersama Internasional, kini Forlan akan memulai petualangan baru dengan bermain di Liga Jepang atau J-League bersama Cerezo Osaka.
Berita kepindahan striker berusia 34 tahun itu didapat dari akun Twitter pribadi milik Forlan, @DiegoForlan7, yang dipost kurang lebih 23 jam yang lalu. Forlan dikontrak oleh klub yang berbasis di kota Osaka itu hingga bulan Desember tahun ini. Pemain yang terkenal lihai dengan eksekusi tendangan bebas itu, hijrah ke Cerezo Osaka setelah memutus kontraknya dengan Internasional.
Kepindahan ini tentu membuat portofolio karier sepak bola Forlan semakin lengkap. Cerezo Osaka menjadi klub ketujuh Forlan selama 17 tahun menjadi pemain profesional. Forlan mengawali karier sepakbolanya pada musim 1996-1997 silam bersama klub asal Argentina, Independiente yang dibelanya hingga tahun 2001, dimana Forlan mencatat 91 kali main dengan 40 gol. Catatan ini pun membuat Manchester United kepincut dan memboyong Forlan pada tahun 2001 hingga tahun 2004. Hanya mencetak 17 gol dari 98 pertandingan, membuat Setan Merah melepas Forlan ke Villarreal pada tahun 2004.
Di Negeri Matador inilah, Forlan mencapai puncak dalam karier sepakbola. Tiga tahun membela Villarreal hingga tahun 2007, Forlan sukses memberi gelar Piala Intertoto UEFA pada Villarreal, menjadi topskorer La Liga musim 2004-2005 dan mengemas 59 gol dari 128 pertandingan. Atletico Madrid yang sedang mencari figur pengganti Fernando Torres yang hijrah ke Liverpool, akhirnya memboyong pemain berambut gondrong itu ke Vicente Calderon, kandang dari Ateltico Madrid pada tahun 2007.
Sinergisitas antara Forlan dan Los Rojiblancos itu pun membuahkan simbiosis mutualisme bagi keduanya. Empat tahun membela Atletico, Forlan mengemas 96 gol dari 196 penampilan, yang membuahkan gelar juara Liga Europa dan Piala Super Eropa pada tahun 2010, serta gelar El Pichichi (top skorer La Liga) musim 2008-2009 dengan 32 gol dari 36 pertandingan La Liga.
Karier Forlan yang sempat meredup akibat hijrah ke Inter Milan pada musim 2011-2012 lalu, dimana Forlan hanya mencetak dua gol dari 20 pertandingan, naik lagi ketika pindah ke Internacional, klub Serie A Brasil dengan mengemas 22 gol dari 49 pertandingan. Di timnas Uruguay, sosok kelahiran 19 Mei 1979 itu juga telah mencapai puncak kesuksesan. Mengoleksi 103 caps dan mencetak 36 gol, Forlan juga sukses membawa Uruguay juara Copa America 2011, dan membawa Uruguay finish di peringkat empat Piala Dunia Afrika Selatan 2010 dan Piala Konfederasi Brasil 2013 silam.
Di Negeri Matador inilah, Forlan mencapai puncak dalam karier sepakbola. Tiga tahun membela Villarreal hingga tahun 2007, Forlan sukses memberi gelar Piala Intertoto UEFA pada Villarreal, menjadi topskorer La Liga musim 2004-2005 dan mengemas 59 gol dari 128 pertandingan. Atletico Madrid yang sedang mencari figur pengganti Fernando Torres yang hijrah ke Liverpool, akhirnya memboyong pemain berambut gondrong itu ke Vicente Calderon, kandang dari Ateltico Madrid pada tahun 2007.
Sinergisitas antara Forlan dan Los Rojiblancos itu pun membuahkan simbiosis mutualisme bagi keduanya. Empat tahun membela Atletico, Forlan mengemas 96 gol dari 196 penampilan, yang membuahkan gelar juara Liga Europa dan Piala Super Eropa pada tahun 2010, serta gelar El Pichichi (top skorer La Liga) musim 2008-2009 dengan 32 gol dari 36 pertandingan La Liga.
Karier Forlan yang sempat meredup akibat hijrah ke Inter Milan pada musim 2011-2012 lalu, dimana Forlan hanya mencetak dua gol dari 20 pertandingan, naik lagi ketika pindah ke Internacional, klub Serie A Brasil dengan mengemas 22 gol dari 49 pertandingan. Di timnas Uruguay, sosok kelahiran 19 Mei 1979 itu juga telah mencapai puncak kesuksesan. Mengoleksi 103 caps dan mencetak 36 gol, Forlan juga sukses membawa Uruguay juara Copa America 2011, dan membawa Uruguay finish di peringkat empat Piala Dunia Afrika Selatan 2010 dan Piala Konfederasi Brasil 2013 silam.Posts
11.190
Berita Terkait
Ragam
5 Fenomena Pembunuh Raksasa Terbesar dalam Sejarah Piala FA
Memiliki nilai sejarah kuat dan juga sisi prestisius sebagai salah satu turnamen tertua, Piala FA juga kerapkali menghadirkan fenomena 'Pembunuh Raksasa'.
Arief Hadi - Sabtu, 10 Januari 2026
Spanyol
Meski Ruben Amorim Dipecat, Marcus Rashford Betah di Barcelona dan Enggan Kembali ke Manchester United
Pemecatan Ruben Amorim disinyalir tak mengubah niatan Marcus Rashford untuk bertahan di Barcelona, enggan kembali ke Manchester United.
Arief Hadi - Sabtu, 10 Januari 2026
Inggris
Tularkan Pengalaman sebagai Eks Pemain, Darren Fletcher Ingin Manchester United Juara Piala FA
Pelatih interim Manchester United, Darren Fletcher, ingin Red Devils berusaha segenap kekuatan untuk memenangi Piala FA.
Arief Hadi - Sabtu, 10 Januari 2026
Inggris
Soal Pemecatan Ruben Amorim, Legenda Klub Salahkan Direktur Sepak Bola Manchester United
Legenda Manchester United, Peter Schmeichel, tidak habis pikir dengan timing pemecatan Ruben Amorim dan menyalahkan Jason Wilcox, Direktur Sepak Bola.
Arief Hadi - Sabtu, 10 Januari 2026
Inggris
Ruben Amorim Pergi, Amad Diallo Sedih Kehilangan Sosok Ayah
Pemecatan Ruben Amorim oleh Manchester United menjadi sebuah keputusan yang sulit diterima oleh Amad Diallo.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 10 Januari 2026
Inggris
Luis Enrique Jadi Nama Baru di Bursa Pelatih Manchester United
Manchester United dikabarkan memasukkan Luis Enrique dalam daftar kandidat pelatih baru. Isu hengkang dari PSG bikin spekulasi kian panas.
Johan Kristiandi - Jumat, 09 Januari 2026
Inggris
Sam Allardyce Klaim Hanya Carlo Ancelotti yang Bisa Menyelamatkan Manchester United
Sam Allardyce menilai hanya Carlo Ancelotti yang mampu membenahi Manchester United. Ia menyoroti kualitas manajemen manusia sang pelatih.
Johan Kristiandi - Jumat, 09 Januari 2026
Inggris
Pilihan Mengerucut ke Dua Nama, Manchester United Sudah Tentukan Waktu Pengumuman Pelatih Baru
Manchester United dikabarkan mengerucutkan pilihan pelatih interim ke dua nama. Waktu pengumuman mulai terungkap usai laga akhir pekan.
Johan Kristiandi - Jumat, 09 Januari 2026
Italia
Berita Transfer Inter Milan: Juventus Ganggu Rencana Rekrut Tarik Muharemovic, Davide Frattesi Diincar Klub Inggris
Juventus mengganggu rencana Inter Milan merekrut Tarik Muharemovic. Sementara Davide Frattesi diminati Nottingham Forest dan Galatasaray.
Johan Kristiandi - Jumat, 09 Januari 2026
Italia
AC Milan Tidak Malu Mengakui Inter dan Napoli Lebih Kuat
AC Milan secara terbuka mengakui Inter Milan dan Napoli berada di level lebih tinggi musim ini. Pengakuan ini muncul usai Rossoneri gagal menang dan jarak di klasemen semakin melebar. Simak pernyataan lengkapnya!
Johan Kristiandi - Jumat, 09 Januari 2026